Overclocking Review: Silicon Power XPower DDR3-2400 16GB (2x8GB) Kit

Kesimpulan

SILICONPOWER_2400_11

Usaha Silicon Power Xpower DDR3-2400 untuk mendesain sebuah memori beperforma tinggi yang overclockable bisa dibilang cukup berhasil. Meski nama SP agak jarang terdengar bagi pengguna enthusiast PC, namun konfigurasi DDR3-2400 CAS 11 yang ditawarkannya memiliki performa yang lebih dari cukup. Lebih mengejutkan lagi, adalah overclockability dari memori SP Xpower 2400 ini, dimana menjalankan konfigurasi DDR3-2800 saat dioverclock pun masih bisa dijalankan dengan stabil untuk penggunaan harian, selama voltase VDimm-nya naik sedikit ke 1.75V.

Hal yang menurut kami perlu diperhatikan saat mengoverclock memori ini adalah memperhatikan bagian ‘sub-timing’. Beberapa motherboard akan langsung memberikan sub-timing yang loose saat RAM mencapai kecepatan tinggi untuk menjaga kestabilan. Referensi mengenai timing lengkap yang kami gunakan di pengujian dapat Anda saksikan di halaman sebelumnya.

Berikut ini sedikit rangkuman beberapa karakteristik overclocking dari Silicon Power Xpower DDR3-2400 dari hasil pengujian kami:

  • Hynix MFR yang ada di modul memori kami cocok untuk diajak bermain pada frekuensi tinggi dan timing agak longgar. Meskipun demikian, timing pun harus dijaga saat meningkatkan frekuensi kerja, karena timing yang terlalu loose malah akhirnya menyebabkan performa rendah.
  • Sesuai poin kami di atas, nampaknya sweet spot CAS Latency untuk SP Xpower ada di angka 11 untuk kecepatan DDR3-2666 ke bawah, dan 12 untuk DDR3-2800. Konfigurasi DDR3-2400 optimal di CAS Latency 10, menggunakan CAS Latency 9 akan mengakibatkan sistem berulangkali gagal boot.
  • Pada kecepatan DDR3-2666 ke atas, TRCD sudah harus ada di angka 14. Penggunaan TRCD dan TRP di 13 pada kecepatan ini sulit untuk stabil.
  • Pada 1.65V, konfigurasi XMP(DDR3-2400 CL11) nampaknya sudah paling optimal untuk penggunaan sehari-hari, jika anda ingin mencoba overclocking, anda sebaiknya menggunakan VDimm 1.75V karena voltase ini menawarkan kestabilan lebih.

Meng-overclock RAM SP Xpower pada batas tertingginya(sekitar DDR3-2800 12-14-14-36) untuk harian pada VDimm 1.75V memang ‘hanya’ akan memberi tambahan kinerja sekitar 2-3% tergantung aplikasi. Namun, bagi anda yang menginginkan performa termaksimal, kami rasa berbagai konfigurasi di atas layak dicoba. Toh performa extra ini bisa anda dapatkan secara stabil dan ‘gratis’, bukan?

Silicon Power Xpower DDR3-2400 menawarkan performa yang memadai, dan juga pencapaian overclocking yang baik untuk kelas memori 16GB dual-channel Kit. Sayangnya saat ini, kami belum melihat Silicon Power seri Xpower DDR3-2400 didistribusikan di Indonesia, dan belum ada informasi harga resmi mengenainya (Akhir tahun 2014 lalu di luar, kami pernah menjumpai SP Xpower DDR3-2400 dijual dengan harga 200 USD). Sampai jumpa di review dan pembahasan overclocking kami yang selanjutnya, hanya di JagatReview!

 

 

 

 

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Bodi HyperX OMEN 15 Form Factor Clamshell Material Polikarbonat Warna…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Bodi ADVAN 360 G Form Factor 2-in-1 Convertible Jadi Laptop…
March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Bodi ADVAN Workmate Ultra Form Factor Clamshell atau laptop klasik…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Bodi Lenovo Legion Pro 5 Gen 10 Form Factor Clamshell.…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…