Peneliti Ciptakan Sepatu yang Dapat Hasilkan Listrik

Author
Ozal
Reading time:
January 24, 2015

Konsep Internet of Thing (IoT) atau semua produk yang bisa terhubung ke Internet, tampaknya telah menginspirasi tim peneliti asal Jerman. Mereka berhasil menciptakan sepasang sepatu yang dapat menghasilkan energi listrik sendiri, tanpa bantuan baterai. Litrik yang dihasilkannya bukan ditujukan sebagai produk self-defence, melainkan sebagai daya untuk chip yang dipasang di sepatu.

Sepatu

Energi listrik ini dihasilkan dari pengguna sepatu saat berjalan ataupun berlari. Teknologi ini mirip dengan jam tangan kinetik yang pertama kali dikembangkan Seiko. Terdapat dua tenologi di bagian tapaknya, yaitu shock harvester yang menghasilkan listik saat tumit menyentuh tanah dan swing harvester yang dihasilkan dari ayunan kaki.

Cara kerjanya cukup sederhana. Perangkat shock di tapak sepatu terdiri dari beberapa batang magnet yang dililit oleh kumparan kawat tembaga. Saat pengguna berjalan atau berlari, medan magnet yang bergerak melewati kumparan itu bakal menginduksi tegangan, lalu menghasilkan arus listrik.

Listrik yang dihasilkan sepatu tersebut memang dalam jumlah kecil, dengan output maksimal hanya empat miliWatt (mW) saja. Sebagai perbandingan, baterai di smartphone memerlukan otuput dari charger sebesar 2.000mW. Meski demikian, daya tersebut sudah cukup untuk menghidupkan sensor, pemancar nirkabel kecil, atau chip low-energu lainya lainnya.

“Kami telah mencoba memberi daya ke pemancar nirkabel dan sensor. Salah satu aplikasi perangkat ini yang sedang dikembangkan ialah navigasi dalam ruangan. Sedangkan sensor dapat mengukur akselerasi dan kecepatan kaki. Data dari sensor juga dapat mengukur jarak dan arah berjalan Anda.” kata Klevis Villi, salah peneliti di HSG-IMIT yang mengembangkan tekologi tersebut, dikutip dari BBC.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…
October 6, 2026 - 0

Review MSI Titan 18 HX Dragon Edition Draco Epic: Laptop Super Kencang Pengganti PC Desktop

Sudah nggak butuh PC Desktop kalau punya Laptop “Monster” yang…
October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Butuh laptop gaming yang cocok dipakai buat kerja sampai kuliah?…

Gaming

October 26, 2026 - 0

Genshin Impact 7.2 Hour of Ruin Satukan 7 Nation di Teyvat

Genshin Impact Version 7.2 Hour of Ruin bawa konflik yang…
October 26, 2026 - 0

Shadow of the Tomb Raider Rilis Mendadak di Switch 2

Shadow of the Tomb Raider: Definitive Edition rilis mendadak di…
October 26, 2026 - 0

Assassin’s Creed Black Flag Resynced Akhirnya Dapat New Game+

Setelah cukup lama diminta oleh pemainnya, Ubisoft akhirnya berikan mode…
October 26, 2026 - 0

Unreal Engine 5.8 Libatkan Microsoft untuk Atasi Stutter Shader di Game PC

Unreal Engine 5.8 merangkul Microsoft untuk hadirkan Advanced Shader Delivery…