Facebook Kembangkan Aplikasi untuk Oculus

Setelah diakuisisi Facebook dengan nilai $2 milyar tahun lalu, nampaknya produk Oculus akan segera bisa dinikmati publik. Dan tak hanya perusahaan pengembang yang mengumumkan telah membuat berbagai aplikasi untuk sistem virtual reality tersebut, Facebook pun ternyata juga tengah mengembangkan aplikasi khusus yang dibuat untuk bisa dijalankan di Oculus.
Hal tersebut diungkapkan Chris Cox, chief product officer Facebook ke situs Re/code. Cox menyebutkan bahwa raksasa jejaring sosial tersebut tengah mengerjakan aplikasinya sendiri untuk teknologi VR Oculus. Menurut Cox, virtual reality itu sangat keren dan Facebook tengah mengerjakan aplikasi untuk VR. Bisa disadari bahwa saat pengguna menggunakan teknologi virtual reality, maka yang dilihat adalah masa depan dan itu akan sangat mengagumkan. Dan saat pengguna menggunakan Facebook, maka yang dilakukan adalah mengirim beberapa pengalaman seperti mengirim foto, video dan pemikiran. Namun dengan menggunakan Oculus, pengalaman mengirim foto, video dan pemikiran tersebut akan menjadi gambar yang lebih penuh.
Dan kini meskipun Cox menyatakan bahwa terlalu dini untuk mengatakan tentang aplikasi apa itu, dan masih beberapa waktu lagi hingga aplikasi tersebut bisa diumumkan, Cox menyebut bahwa beberapa di antara aplikasi tersebut akan sangat simpel dibuat sehingga hampir semua orang bisa membuatnya.

Facebook sendiri jelas-jelas memiliki ambisi yang sangat besar untuk Oculus. Akuisisi teknologi VR Oculus sendiri dipimpin oleh vice president of engineering Cory Ondrejka yang sudah meninggalkan Facebook bulan Desember lalu. Saat Facebook membeli Oculus, Ceo Facebook, Mark Zuckerberg menyatakan bahwa dia melihat peluang di luar video game ke komunikasi, obat dan pendidikan. Dalam blognya Zuckerberg menulis bahwa virtual reality pernah menjadi impian dari fiksi ilmiah. Namun internet juga pernah menjadi sebuah mimpi begitu juga komputer dan smartphone.
Tetapi hal itu tidak berarti Facebook mengabaikan potensi hiburan dari VR. Bulan lalu saja startup milik Facebook meluncurkan anak perusahaan bernama Oculus Story Studio yang akan ditugaskan untuk memproduksi film dalam virtual reality. Oculus juga meluncurkan program video-watching untuk Rift yang disebut Oculus Cinema yang menempatkan user dalam sebuah bioskop.


















