Google Manfaatkan Angin untuk Tenagai Kantor Pusatnya

Author
Cerira
Reading time:
February 15, 2015
google-energy1

Tak hanya Apple yang berinvestasi dalam sumber energi alternatif. Raksasa Google pun ternyata melakukan hal yang sama. Namun jika Apple memilih untuk berinvestasi ke pembangkit listrik tenaga surya, maka Google memilih pembangkit listrik tenaga angin untuk memberikan sumber tenaga bagi kantor pusatnya di Mountain View.

Baru saja Google mengumumkan telah berinvestasi pada energi terbarukan ini. Sebuah kerjasama jangka panjang dengan sebuah perusahaan bernama NextEra Energy Resources akan memungkinkan perusahaan tersebut membangun kembali sebuah ladang angin di Altamont Pass California dan melengkapinya dengan turbin-turbin baru.  Google sendiri memperkirakan ladang angin tersebut akan mampu menyumbang listrik sebesar 43 megawatt pada tahun 2016 mendatang.

Wind-Farms-780x531

Google menjadi salah satu perusahaan besar yang berupaya keras untuk memberdayakan energi terbarukan dan berupaya memberi tenaga untuk pusat datanya dengan energi bersih dimana banyak di antaranya berlokasi di seluruh penjuru dunia. Bahkan belum lama ini Google sudah menurunkan dana sebesar $773 juta untuk membangun pusat data ‘hyper efficient’ di Belanda yang akan berlanjut ke negara lain salah satunya di Belgia.

Dan kesepakatan Google yang dilakukan dengan NextEra menjadi kesepakatan pertama untuk menyisihkan konsumsi energi untuk kantor pusatnya di California. Kesepakatan ini menyusul Apple yang mengumumkan kerjasamanya dengan perusahaan bernama First Solar untuk mengembangkan pembangkit listrik tenaga surya dan digunakan untuk menyokong kebutuhan listrik di kantor pusat dan beberapa tokonya yang berlokasi di California. Tak tanggung-tanggung, Apple menanamkan investasi sebesar $848 juta untuk kerjasama ini. Meski terdengar sedikit ada suasana kompetisi, namun nampaknya kedua perusahaan raksasa ini memang berkomitmen tinggi untuk mencari energi alternatif dan terbarukan untuk jangka panjang.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…
March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HP yang baru aja…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Ini Laptop Covertible paling terjangkau dari ADVAN untuk saat ini.…

Gaming

April 3, 2026 - 0

Shift Up Resmi Akuisisi Studio Milik Shinji Mikami, Unbound

Kreator Stellar Blade, Shift Up, resmi akuisisi penuh studio Unbound…
April 3, 2026 - 0

ARC Raiders Perbaiki Masalah “Late Spawn” Melalui Update Flashpoint

Setelah sekian lama menjadi keluhan pemain, ARC Raiders akhirnya perbaiki…
April 3, 2026 - 0

Rumor: Steam Deck 2 Diklaim Rilis 2028 Oleh Tech Insider

Valve dikabarkan menargetkan rilis Steam Deck 2 pada 2028, tetapi…
April 2, 2026 - 0

Patent Kontroversial Pokemon Milik Nintendo Ditolak Kantor Patent Amerika

Setelah cukup lama diproses, patent kontroversial Nintendo terkait summon monster…