[PR] Red Hat Luncurkan Red Hat Enterprise Virtualization 3.5 dengan Peningkatan Skalabilitas, Manajemen, dan Integrasi dengan OpenStack

Reading time:
February 16, 2015
Red Hat logo - Low Res

Red Hat Enterprise Virtualization menawarkan platform yang ideal baik untuk beban kerja tradisional maupun dengan cloud

JAKARTA, Indonesia – 16 Februari 2015 – Red Hat, Inc (NYSE: RHT), penyedia solusi open source terkemuka dunia, hari ini mengumumkan ketersediaan Red Hat Enterprise Virtualization 3.5. Perangkat ini memungkinkan perusahaan untuk menggunakan infrastruktur TI yang melayani beban kerja virtualisasi tradisional, dan pada saat yang sama membangun fondasi infrastruktur cloud kelas-perusahaan. Red Hat Enterprise Virtualization 3.5 memberikan layanan-layanan yang terstandarisasi untuk pekerjaan-pekerjaan penting dan menawarkan organisasi TI, kemungkinan yang lebih luas untuk penyediaan, konfigurasi dan pemantauan terhadap infrastruktur virtualisasi mereka, yang seluruhnya berbasis pada standar terbuka.

Red Hat adalah pemimpin yang diakui dalam skala dan kinerja beban kerja mesin virtual, dan Red Hat Enterprise Virtualization 3.5 memperluas kepemimpinan ini dengan dukungan empat terabyte (4 TB) memori per host, 4 TB vRAM, dan 160 vCPUs per mesin virtual.

Fitur-fitur baru yang penting pada Red Hat Enterprise Virtualization 3.5 meliputi:

  • Manajemen siklus hidup dan penyediaan host bare-metal melalui integrasi dengan Red Hat Satellite.
  • Perhitungan optimalisasi sumber daya melalui analisis canggih real-time lanjut yang terintegrasi dengan oVirt Optimizer. Hal ini memungkinkan pengguna untuk menemukan keseimbangan alokasi sumber daya yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka saat menyediakan mesin virtual baru.
  • Kinerja dan skalabilitas beban kerja yang diberikan melalui dukungan non-uniform memory access (NUMA), yang diperluas ke Host NUMA, Guest pinning dan Virtual NUMA. Hal ini memungkinkan pelanggan untuk menggelar beban kerja yang sangat skalabel dan tetap meningkatkan kinerja, dan meminimalkan overload sumber daya yang berhubungan waktu akses memori fisik.
  • Peningkatan dalam pemulihan bencana melalui penanganan domain penyimpanan yang ditingkatkan, memberikan dukungan untuk migrasi domain penyimpanan antara pusat data yang berbeda yang didukung oleh Red Hat Enterprise Virtualization, yang memungkinkan teknologi mitra untuk menyediakan kemampuan-kemampuan pemulihan situs.

Red Hat Enterprise Virtualization juga berfungsi sebagai fondasi ideal, baik untuk virtualisasi tradisional, maupun beban kerja dengan cloud yang sangat fleksibel yang dibangun pada OpenStack. Red Hat Enterprise Virtualization 3.5 mencakup fitur-fitur yang meningkatkan fondasi ini untuk beban kerja dengan cloud:

  • Integrasi dan layanan umum bersama dengan OpenStack Image Service (Glance) dan OpenStack Networking (Neutron), tersedia dalam bentuk Tech Preview, yang memungkinkan administrator untuk memecah silo dan untuk menggunakan sumber daya sekali di seluruh infrastruktur.
  • Instance types, menyatukan proses pengadaan mesin virtual baik untuk beban kerja virtual maupun dengan cloud.

Ketersediaan Red Hat Enterprise Virtualization

  • Sebagaipenawaranmandiri-RedHat EnterpriseVirtualization5-termasukHypervisordanManager untukbeban kerjaperusahaantervirtualisasiuntuk sistem operasi tamu yang didukung.
  • Sebagaipenawaran terpadu yang disebutRed Hat Enterprise Linux dengan Smart Virtualization, yang ditujukan untuk pelanggan yang ingin memaksimalkan manfaat dari infrastruktur tervirtualisasi mereka dengan beban kerja Linux. Penawaran ini menggabungkan inovasi, kinerja, skalabilitas, keandalan dan fitur keamanan Red Hat Enterprise Linux dengan kemampuan manajemen virtualisasi canggih dari Red Hat Enterprise Virtualization.
  • MelaluiRed Hat Cloud Infrastructure, sebuah solusi komprehensif yang mendukung organisasi dalam migrasi mereka dari virtualisasi datacenter tradisional ke cloud yang dimotori OpenStack. Red Hat Cloud Infrastructure adalah paket penawaran berlangganan yang meliputi Red Hat CloudForms, Red Hat Satellite, Red Hat Enterprise Linux OpenStack Platform, dan Red Hat Enterprise Virtualization.

Kutipan Pendukung

Jim Totton, vice president and general manager, Platforms Business Unit, Red Hat                               

“Karena lebih banyak perusahaan berusaha mendapatkan manfaat dari TI bimodal dalam lingkungan tervirtualisasi dan berbasis cloud mereka, Red Hat Enterprise Virtualization menawarkan komponen kunci dari infrastruktur yang siap mengakomodasi virtualisasi tradisional perusahaan seraya membangun fondasi bagi beban kerja dengan cloud enabled.”

Steven Bellistri, manager, IT, LDI Integrated Pharmacy Services

“Industri layanan kesehatan sedang mengalami perubahan besar yang mengharuskan kami mengadopsi bisnis baru dan persyaratan peraturannya secara cepat. Karena Red Hat Enterprise Virtualization dibangun berdasarkan standar-standar terbuka yang memungkinkan fleksibilitas dan inovasi dengan cepat, kami bisa dengan lebih cepat mengadopsi infrastruktur TI kami dan mengunakan layanan dengan stabil dan cepat ”

Lucas Harms, senior infrastructure engineer, Speed Commerce, Inc.

“Dengan Red Hat Enterprise Virtualization, kami dapat menggunakan penawaran yang stabil dan efisien yang menangani kebutuhan komputasi perusahaan kami, dan tetap bisa mengintegrasikan solusi cloud hybrid yang lebih luas melalui penggunaan teknologi-teknologi virtualisasi open source yang umum.”

Doug Matthews, vice president, Information Availability, Symantec

“Kerja sama yang berkelanjutan antara Symantec dan Red Hat memberikan pelanggan ketersediaan global tanpa hambatan untuk lingkungan TI bimodal mereka, baik kualitas layanan untuk aplikasi penting pada platform fisik Red Hat Enterprise Linux, atau Red Hat Enterprise Virtualization berdasarkan lingkungan OpenStack.

Sumber Tambahan

Menghubungi Red Hat

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 29, 2026 - 0

Sony Hadiahkan US$50 Ribu Untuk Hacker Penemu Komponen Jailbreak

Sony membayar hadiah US$50.000 untuk hacker yang melaporkan celah keamanan…
October 29, 2026 - 0

Epic Games Akan Latih AI Untuk Dukung Unreal Engine

Epic Games akan mengubah EULA Unreal Engine agar game yang…
October 29, 2026 - 0

Nintendo Switch 2 Lite Dikabarkan Pakai Chip Samsung yang Hemat Daya

Nintendo Switch 2 Lite dirumorkan memakai platform Samsung 8LPU+ yang…
October 29, 2026 - 0

Capcom Matikan Server Street Fighter V Demi Atasi Masalah Keamanan

Capcom matikan server Street Fighter V dan hentikan penjualan di…