Project Zero Banyak Dikritik, Google Akhirnya Berikan “Tambahan Waktu” untuk Developer

Reading time:
February 17, 2015

Shock therapy yang dijalankan Google untuk para developer melalui Project Zero, di mana mereka akan membuka informasi terkait bug dan celah keamanan dalam software, ternyata banyak mendapatkan kritik. Beberapa raksasa software terkemuka dunia, seperti Microsoft dan Apple, bahkan mengkritik Google karena merasa menjadi korban dari proyek tersebut. Menanggapi kritik tersebut, Google mencoba untuk memberikan “tambahan waktu” untuk developer dalam mengatasi masalah di software mereka.

searching for bug

Dalam beberapa bulan terakhir, Project Zero telah menginformasikan banyak masalah dalam software yang belum diselesaikan oleh developer dalam batas waktu 90 hari yang ditetapkan Google. Namun, perilisan informasi terkait masalah dalam software tersebut ternyata dianggap menyudutkan beberapa pihak, termasuk Microsoft dan Apple, karena rilis informasi tersebut dilakukan hanya beberapa saat sebelum update untuk mengatasi masalah hadir.

Menanggapi kritik atas Project Zero, Google berinisiatif untuk menghadirkan tambahan waktu 14 hari untuk pihak developer yang telah menyampaikan informasi terkait jadwal rilis update. Mereka tidak akan membeberkan detail dari masalah yang ada bila memang perbaikan untuk masalah tersebut telah siap dirilis oleh developer. Diharapkan, perubahan kebijakan ini tidak membuat developer merasa dipojokkan oleh Google.

Selain tambahan waktu tersebut, Google juga akan mencoba untuk memberikan waktu lebih bila deadline 90 hari yang telah ditetapkan jatuh di akhir pekan atau di hari libur. Mereka juga menegaskan bahwa mereka menyertakan beberapa proyek mereka sendiri di dalam pemantauan Project Zero, termasuk untuk sistem operasi Android. Sejauh ini, mereka juga menyatakan puas atas reaksi developer sehingga hampir semua masalah yang dibeberkan di Project Zero dapat diatasi.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…
February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Ini dia Laptop tipis dan ringan terbaru dengan prosesor “AMD…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…