Review ASUS ROG Matrix GTX 980 Platinum: Maxwell Super Premium dengan Kinerja Kencang!

Reading time:
February 5, 2015

Kesimpulan

ASUS kembali berhasil membawa GTX 980 ke level yang berbeda. Salah satu graphics card favorit kami dari segi penampilan tersebut memang kembali menawarkan performa yang lebih kencang lagi dari versi referencenya. Penggunaan warna hitam dan merah, serta LED indikator penggunaan pada sisi bagian samping graphics card tersebut, semakin menambah kesan gaming di graphics card tersebut. Belum lagi penambahan backplate serta heatsink yang berwarna hitam semakin menjadi nilai tambah untuk penampilan graphics card tersebut.


DSC09897

Memiliki clock speed dikisaran 10% lebih tinggi di atas nilai standar, ASUS ROG Matrix GTX 980 Platinum berhasil menampilkan performa hingga 13% lebih tinggi pada sesi pengujian kami. Graphics card tersebut mampu menjalankan game AAA di setting maksimum, disandingkan dengan resolusi 1080p. Anda juga dapat menggunakan graphics card tersebut di resolusi yang lebih tinggi lagi, misalnya saja resolusi 2560 x 1440 ataupun 4K. ASUS juga memberikan konfigurasi power lebih besar dari versi referencenya, yaitu 8+8 pin. Hal tersebut untuk menjaga kestabilan suplai daya graphics card Anda saat sedang melakukan overclock.

Untuk masalah durability, ASUS sudah melengkapi graphics card nya dengan komponen premium, seperti 10K Black Metallic Capacitors dan juga 14 phase Super Alloy Power yang diklaim mampu mengurangi noise sebanyak 30% dan juga ketahanan yang 5x lebih kuat daripada komponen biasa.

DSC09879

Pendingin yang disematkan juga cukup mumpuni menjinakkan panas dari sebuah GTX 980. Tercatat saat full-load, suhunya hanya berada di kisaran 79°C. ASUS sudah menyematkan fitur-fitur pendingin mereka, sebut saja DirectCU II yang telah menggunakan 5 buah heatpipe dengan ukuran 10 mm, dan juga CoolTech Fan yang membuat fan tersebut berputar sebaliknya saat dinyalakan beberapa saat, dan membuang debu yang terdapat pada heatsinknya. Namun, sayangnya, ASUS ROG Matrix GTX 980 Platinum belum menganut teknologi seperti yang dimiliki Strix, yaitu 0dB, yang membuat graphics card tersebut selalu menjalankan fan nya saat idle.

Terlepas dari kekurangan fitur 0dB tersebut, ASUS memberikan fitur overclocking yang jarang terdapat pada graphics card lain. Salah satu bagi para overclocker yang paling berguna yaitu Memory Defroster. Fitur tersebut akan sangat berguna jika Anda menggunakan graphics card tersebut untuk melakukan extreme overclocking menggunakan LN2. Saat kita melakukan hal tersebut, terkadang kita mendapati memory coldbug (memori beku/terlalu dingin) yang membuat graphics card tersebut terkadang berhenti bekerja. Memory Defrostrer akan membantu menjaga suhu memori dari graphics card dan menghindari coldbug.

ASUS juga memberikan tombol Safe Mode. Fungsi tombol tersebut sama seperti tombol Clear CMOS pada motherboard, yaitu mengembalikan clock dari graphics card tersebut ke nilai awal (default)

Berpenampilan menarik, kencang, dan juga memiliki fitur overclocking yang melimpah adalah beberapa kelebihan dari ASUS ROG Matrix GTX 980 Platinum. Bodi dari pendingin tersebut juga tidak terasa murahan. Fitur melimpah, penggunaan material pendingin yang baik dan juga komponen kelas atas menjadikan graphics card tersebut salah satu GTX 980 Premium yang ada di bumi ini. Tentu saja harga dari graphics card tersebut juga berada di kisaran Premium.

Jika Anda seorang gamer yang ingin mendapatkan salah satu GTX 980 terkencang dan juga ekslusif, atau Anda seorang die-hard overclocker yang menginginkan performa terbaik dari GTX 980, ASUS ROG Matrix GTX 980 Platinum mungkin dapat menjawab keinginan Anda. Oh iya, ASUS juga sedang mengadakan program warranty 3+1 tahun, sehingga total warranty yang didapatkan adalah 4 tahun, dan ASUS ROG MATRIX GTX 980 Platinum masuk kedalam program tersebut 🙂

  • Produsen : ASUS
  • Info : www.asus.com
  • Harga:
  • Distributor Indonesia : ASUS Indonesia
  • Telepon : (021) 601 8218
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 8, 2026 - 0

Review ASUS Vivobook S14 OLED (S5406SAL): Baterai Awet, Bodi Ringkas, Multitasking Lancar

Bodi ASUS Vivobook S14 OLED Form Factor Clamshell Material Logam…
July 7, 2026 - 0

2 Tahun Laptop Snapdragon: Makin Kencang atau Makin Mengecewakan?

Eh, kalian sadar tidak? Laptop Snapdragon X Series itu udah…
July 4, 2026 - 0

Laptop Windows RAM Cuma 8 GB? Bisa Buat Apa? feat. Infinix XBOOK 15

Harga RAM naik tinggi banget dan sepertinya susah turun dalam…

Gaming

July 9, 2026 - 0

Petisi Menentang Kebijakan Sony Terus Mendapatkan Dukungan Besar

Petisi "Don't Kill the Disc" terus mendapatkan dukungan besar sebagai…
July 9, 2026 - 0

Minecraft Ternyata Jadi Penopang Bisnis Xbox Selama Bertahun-Tahun

Laporan menyebut keuntungan Minecraft selama bertahun-tahun digunakan Xbox untuk membantu…
July 9, 2026 - 0

HoYo FEST 2026 Kembali Digelar di Asia Tenggara, Termasuk Jakarta

HoYo FEST 2026 digelar di Jakarta dan lima kota Asia…
July 8, 2026 - 0

Nintendo Ubah Desain Switch 2 di Eropa Mulai Musim Panas 2026

Nintendo akan menghadirkan Switch 2 versi baru di Eropa mulai…