Patek Philippe Tidak Tertarik Bikin Smartwatch
Setelah raksasa arloji mewah Swiss, Swatch dan Tag Heuer, mengumumkan minatnya untuk masuk ke pasar smartphone, banyak menduga, rival-rival brand-brand mewah lainnya juga bakal mengikuti jejaknya. Namun bagi penggemar produk jam tangah mewah Patek Philippe, sebaiknya tidak mengharapkan hal tersebut.

Dalam sebuah wawancara dalam sebuah acara yang diadakan di Swiss pekan ini, Patek Philippe mengungkapkan, tidak memiliki rencana memasuki pasar smartwatch. Jawaban ini sekaligus menepis rumor yang belakangan ini marak beredar bahwa setelah keberadaan Apple Watch edisi khusus dengan harga ribuan dolar, maka makin banyak merek mewah tertarik membuat smartwatch.
Bagi Patek Phillippe, seperti dikutip dari Reuters, mereka tetap akan mengerjakan produk yang sudah menjadi tradisi perusahaan sejak berdiri, membuat jam tangan konvensional dengan nilai seni yang bercita rasa tinggi.
“Ketika Anda membeli Patek Philippe, Anda membeli sepotong seni yang abadi. Ini seolah-olah Anda akan mengatakan kepada orang lain untuk tidak lagi membeli lukisan, melainkan layar TV yang dapat menampilkan gambar lukisan.” ungkap Chairman Patek Philippe Thierry Stern.
Ia menambahkan, konsumen kelas atas lebih menyukai memakai jam tangan konvensional, saat dipasangkan dengan pakaian formal, bukan smartwatch. Model “dress-watch” yang biasa dibuat oleh Patek Philippe dengan harga ribuan hingga ratusan ribu dolar itu, tidak akan tergantikan saat acara formal, sekalipun dipasangkan dengan model jam tangan sport non-smartwatch.
Jam tangan telah menjadi sebuah barang seni yang memiliki keabadian. Bagi penggemar, jam tangan bukan hanya untuk dirinya saja, namun juga dapat diwariskan secara turun-temurun hingga beberapa generasi. Inilah salah satu keunggulan yang tidak bisa digantikan oleh sebuah produk teknologi seperti smartwatch.












