Bermain DOTA 2 dengan VGA Gaming Murah!
Metode Pengujian

Setelah mencoba berbagai cara untuk mem-benchmark DotA 2, akhirnya kami menemukan sebuah metoda yang cukup mencerminkan permainan DotA 2 yang ‘berat’, yakni dengan cara memutar sebuah replay dari game terdahulu yang kami mainkan. Di sini kami mencoba memainkan beberapa game yang memiliki scene teamfight terberat, menyimpan replay-nya lalu memutar balik replay 45 menit ini untuk mem-benchmark sistem kami.

Berikut ini adalah video yang bisa lebih jelas menggambarkan prosedur pengujian kami:
Di scene tersebut terdapat beberapa hero yang mempunyai skill yang termasuk cukup ‘berat’ membebani GPU dan CPU. Sebut saja Invoker yang mengeluarkan beberapa skill seperti, Tornado, Meteor, EMP, dan Ice Path. Belum lagi Zeus yang mengeluarkan ultimate skill-nya yaitu Thundergod’s Wrath. Ultimate skill tersebut sering sekali menyebabkan penuruan framerate. Belum lagi terdapat beberapa hero yang mempunyai skill membelah diri seperti Meepo dan Anti Mage yang menggunakan item Manta Style yang semakin menambah jumlah objek yang ada. Oleh sebab-sebab di atas, kami rasa scene tersebut sudah cukup mewakili permainan DotA 2 yang bisa membebani PC modern.
Skenario Pengujian
Kami memulai benchmarking menggunakan tool FRAPS pada menit ke 30, lalu benchmark dijalankan selama kurang lebih 90 detik, benchmark dilakukan 5 (lima) kali. Pada pengujian kali ini kami masih mengambil data Minimum FPS dan juga Average FPS. Seperti yang kita tahu, minimum FPS sangat menentukan, mengingat adegan perang yang cukup intens, akan menurunkan FPS ke tingkat yang mungkin mengganggu. Bayangkan jika Anda sedang bertempur dan tiba tiba terjadi FPS Drop, Anda tidak akan dapat mengontrol hero Anda yang dapat menyebabkan kekalahan.. Jadi, untuk sebuah competitive scene, kami mengambil batas paling rendah pada 45 FPS.
Preset Grafis untuk Benchmark
Untuk mempermudah kami melakukan benchmark, kami masih menggunakan setting yang kami buat pada beberapa artikel yang lalu, 3 macam setting tersebut adalah”
1) Medium: Shadow & Texture quality diset pada ‘Medium’, beberapa efek grafis dinyalakan. Selengkapnya dibawah ini, *klik untuk memperbesar*

Contoh Screenshot – Medium Detail:

2) Maximum: Semua opsi visual dinyalakan, Shadow & Texture diset pada High. Anda bisa melihatnya dibawah ini, *klik untuk memperbesar*

Contoh Screenshot – Maximum Detail:

Jadi, kami akan melakukan semua pengujian pada dua ‘preset’ yang kami buat ini yaitu, medium, dan maximum, pada resolusi yang sama yakni 1280×720 dan 1360×768 . Resolusi ini kami pilih karena menggambarkan resolusi yang masih dipakai pada kebanyakan PC kelas menengah kebawah. Perlu diketahui juga, pada semua preset detail yang kami pakai, Vsync tetap diaktifkan untuk menghilangkan screen tearing yang sangat mengganggu.
- Bermain DOTA 2 Dengan VGA Murah!
- Metode dan Lingkup Pengujian
- Hasil Pengujian DOTA 2
- Kesimpulan













