Bermain DOTA 2 dengan VGA Gaming Murah!

Reading time:
April 28, 2015

Metode Pengujian

DotA2_Test

Setelah mencoba berbagai cara untuk mem-benchmark DotA 2, akhirnya kami menemukan sebuah metoda yang cukup mencerminkan permainan DotA 2 yang ‘berat’, yakni dengan cara memutar sebuah replay dari game terdahulu yang kami mainkan. Di sini kami mencoba memainkan beberapa game yang memiliki scene teamfight terberat, menyimpan replay-nya lalu memutar balik replay 45 menit ini untuk mem-benchmark sistem kami.

version
Versi DOTA 2 yang kami gunakan

 

 

 

Berikut ini adalah video yang bisa lebih jelas menggambarkan prosedur pengujian kami:

Di scene tersebut terdapat beberapa hero yang mempunyai skill yang termasuk cukup ‘berat’ membebani GPU dan CPU. Sebut saja Invoker yang mengeluarkan beberapa skill seperti, Tornado, MeteorEMP, dan Ice Path. Belum lagi Zeus yang mengeluarkan ultimate skill-nya yaitu Thundergod’s Wrath. Ultimate skill tersebut sering sekali menyebabkan penuruan framerate. Belum lagi terdapat beberapa hero yang mempunyai skill membelah diri seperti Meepo dan Anti Mage yang menggunakan item Manta Style yang semakin menambah jumlah objek yang ada. Oleh sebab-sebab di atas, kami rasa scene tersebut sudah cukup mewakili permainan DotA 2 yang bisa membebani PC modern.

Skenario Pengujian

Kami memulai benchmarking menggunakan tool FRAPS pada menit ke 30, lalu benchmark dijalankan selama kurang lebih 90 detik, benchmark dilakukan 5 (lima) kali. Pada pengujian kali ini kami masih mengambil data Minimum FPS dan juga Average FPS. Seperti yang kita tahu, minimum FPS sangat menentukan, mengingat adegan perang yang cukup intens, akan menurunkan FPS ke tingkat yang mungkin mengganggu. Bayangkan jika Anda sedang bertempur dan tiba tiba terjadi FPS Drop, Anda tidak akan dapat mengontrol hero Anda yang dapat menyebabkan kekalahan.. Jadi, untuk sebuah competitive scene, kami mengambil batas paling rendah pada 45 FPS.

Preset Grafis untuk Benchmark

Untuk mempermudah kami melakukan benchmark, kami masih menggunakan setting yang kami buat pada beberapa artikel yang lalu, 3 macam setting tersebut adalah”

1) Medium: Shadow & Texture quality diset pada ‘Medium’, beberapa efek grafis dinyalakan. Selengkapnya dibawah ini, *klik untuk memperbesar*

Set_MEDs

Contoh Screenshot – Medium Detail:

SS_2MEDs

2) Maximum: Semua opsi visual dinyalakan, Shadow & Texture diset pada High. Anda bisa melihatnya dibawah ini, *klik untuk memperbesar*

Set_MAXs

Contoh Screenshot – Maximum Detail:

SS_3MAXs

Jadi, kami akan melakukan semua pengujian pada dua ‘preset’ yang kami buat ini yaitu, medium, dan maximum, pada resolusi yang sama yakni 1280×720 dan 1360×768 . Resolusi ini kami pilih karena menggambarkan resolusi yang masih dipakai pada kebanyakan PC kelas menengah kebawah. Perlu diketahui juga, pada semua preset detail yang kami pakai, Vsync tetap diaktifkan untuk menghilangkan screen tearing yang sangat mengganggu.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Bodi ASUS Zenbook S16 OLED Form Factor Clamshell Material Ceraluminum…
March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Bodi HyperX OMEN 15 Form Factor Clamshell Material Polikarbonat Warna…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Bodi ADVAN 360 G Form Factor 2-in-1 Convertible Jadi Laptop…
March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Bodi ADVAN Workmate Ultra Form Factor Clamshell atau laptop klasik…

Gaming

March 27, 2026 - 0

Microsoft Tampilkan Jajaran Game 3rd Party Via Xbox Partner Preview Maret 2026

Microsoft gelar Xbox Partner Preview pada Maret 2026 ini, guna…
March 27, 2026 - 0

Nintendo Dikabarkan Akan Kurangi Produksi Console Switch 2

Akibat performa penjualan yang tidak mencapai target di AS, Nintendo…
March 27, 2026 - 0

PlayStation Akan Hapus Branding PSN Pada September 2026

Sony berencana untuk menghapus nama PlayStation Network (PSN) secara bertahap…
March 27, 2026 - 0

Nintendo Switch 2 Akan Punya Harga Berbeda Untuk Game Digital & Fisikal

Game digital dan fisikal di Nintendo Switch 2 secara resmi…