Bermain DOTA 2 dengan VGA Gaming Murah!
Kesimpulan
Bermain DOTA 2 akan menyenangkan bila didukung dengan hardware yang mumpuni. DOTA 2 sendiri tergolong game yang tidak terlalu berat, tetapi DOTA 2 membutuhkan minimal 45 FPS untuk kenyamanan di tingkat kompetitif. Oleh karena batas minimal 45 FPS ini, meracik PC untuk DOTA 2 menjadi sedikit tricky. Hasil tes di atas diharapkan dapat mengurangi sedikit kerumitan dalam menyusun sistem untuk DOTA 2.
Pilih dengan Bijak
Untuk setting medium pada resolusi 1280×720, IGP Intel HD Graphics 4400 mampu menangani DOTA 2 dengan baik. Untuk kelas VGA murah sendiri, GT 630 DDR3 dan GT 730 DDR3 untuk NVIDIA, serta R7 240 DDR3 untuk AMD adalah pilihan bijak. Di kualitas tampilan yang sama dengan resolusi 1360×768, kemampuan dari VGA peserta tes kali ini dalam menangani DOTA 2 bisa dikatakan masih berada di rentang yang sama.
Beralih ke setting paling tinggi yang disediakan DOTA 2, terlihat beberapa graphics card sudah mulai tidak mampu mencapai minimum 45 FPS. Pada resolusi 1280×720, HD 7730 dari AMD adalah VGA minimum yang dapat Anda pakai agar bermain DOTA 2 nyaman dengan kualitas terbaik. Lanjut ke resolusi yang lebih tinggi, yaitu 1360×768, HD 7730 dan GT 640 DDR5 mungkin menjadi pilihan minimum agar Anda mampu bermain dengan nyaman.
Dua VGA “termahal dari yang termurah”, R7 250 dan GT 740, tidak memiliki masalah sama sekali ketika menjalani pengujian DOTA 2 kali ini. BIla dana Anda cukup untuk membeli salah satu dari dua VGA itu, kami sangat merekomendasikan Anda untuk membelinya. Namun, bila dana masih belum mencukupi, sesuaikan pilihan Anda dengan pembahasan kami sebelumnya.
Dari data di atas, kita jadi dapat mengambil kesimpulan DOTA 2 akan berjalan baik pada resolusi 1280×720 jika skor graphics Cloud Gate mencapai 7000. Di bawah 7000 poin, Anda akan mendapatkan pengalaman yang kurang menyenangkan, mulai dari agak tidak nyaman hingga sangat tidak nyaman. Sedangkan pada resolusi 1360×768, disarankan agar menggunakan graphics card yang memiliki nilai poin Cloud Gate 8500 hingga 9000 poin.
So, semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda yang ingin membangun sebuah sistem untuk DOTA 2. Sampai ketemu di artikel kami selanjutnya ya 😉















