Twitter Luncurkan Tool Curator

Twitter merupakan salah satu media sosial yang paling banyak digunakan sebagai ajang promosi. Meski minim kata, namun akurasi media ini cukup ampuh. Itulah mengapa Twitter banyak dipilih oleh berbagai media baik skala besar maupun kecil, cetak, elektronik, hingga online sebagai sarana menghadirkan berita yang ingin disampaikannya kepada follower. Dan untuk mempermudah penggunaan Twitter untuk segmen tersebut, Twitter meluncurkan sebuah tool baru yang disebut Curator dimana tool ini menjadi cara baru untuk menampilkan tweet pilihan dengan mudah dan akurat.
Curator merupakan layanan gratis yang memungkinkan organisasi media, penerbit dan organisasi penyiaran untuk mengidentifikasi, menyaring dan menampilkan tweetnya serta video Vine pada piranti apa saja secara real-time. Tool ini dimaksudkan sebagai alat untuk mempermudah pencarian dan menyaring dengan tepat apa yang tengah dicari follower dan juga memungkinkan tweet dengan mudah dimasukkan ke dalam beberapa format termasuk televisi, website dan aplikasi mobile.

Tool ini akan melayani industri media dan bisa digunakan untuk menunjukkan tren dan konsensus umum pada sebuah isu seperti yang tengah berlangsung. Komponen fitur yang real time akan membedakannya dari tool analisis yang lain yang biasanya butuh waktu yang lebih lama untuk memberikan hasil. Pada intinya, Curator didesain untuk orang-orang yang bekerja di industri media dan ke depannya untuk industri lain, bisa menerima rentetan data dari jaringan Twitter dalam rangka untuk meng-highlight konten terbaik untuk pembaca dan penonton mereka sendiri.
Dengan Curator, Twitter menawarkan sejumlah tool filter yang memungkinkan penerbit dan perusahaan siaran untuk menciptakan pertanyaan yang sederhana atau pun sangat kompleks yang bisa membantu mereka menelusuri konten khusus atau tren terkini. Sebagai contoh, sebuah organisasi berita bisa memilih menggunakan produk ini untuk menunjukkan reaksi penontonnya secara real-time selama acara siaran tengah berlangsung, atau juga lembaga pemerintah bisa menampilkan feed Twitter bersamaan dengan pidato streaming livenya.
Sebelumnya Curator telah diumumkan saat konferensi di London awal tahun ini namun belum tersedia untuk umum. Sebelumnya produk ini masih dalam format beta dan baru diuji coba oleh beberapa organisasi seperti kantor walikota NYC dan jaringan termuka di Itali, Mediaset. Dan kini Curator sudah tersedia dan bisa digunakan oleh semua organisasi media.
Bagi Twitter sendiri, dengan meluncurkan tool ini akan membantu Twitter untuk membuat kontennya bisa dibagikan ke lebih banyak tempat dan membuat brand Twitter menjadi lebih mudah dijangkau. Curator juga memberikan kesempatan potensial untuk menunjukkan kepada para investor bahwa khalayak Twitter tidak terbatas hanya pada pemilik akun Twitter saja.
















