Review Raijintek Triton: Watercooling AIO dengan Rasa Watercooling Custom

Reading time:
May 28, 2015

Hasil Pengujian

Suhu yang tercantum dalam grafik adalah suhu rata-rata dari seluruh core selama benchmark berlangsung dan idle time.

Intel Core i7 4790K Default [4,0 GHz/4.2 GHz (4 Cores Turbo) @1,15V]

Raijintek Triton Default performance

Pada saat melakukan pengujian performa pendinginan watercooling Raijintek Triton dengan prosesor Intel Core i7 4790K, berjalan pada kecepatan standart tanpa di-overclock. Watercooling Raijintek Triton ini mampu menahan suhu panas prosesor yang digunakan pada kisaran suhu 61.75 oC atau lebih dingin 25.75 oC dibandingkan dengan heatsink bawaan Intel yang suhunya sudah berada di kisaran 87.5 oC saat full load. Sedangkan pada saat kondisi idle, watercooling ini mampu mendinginkan prosesor pada suhu 28.75 oC atau lebih dingin 2 oC dibandingkan dengan heatsink bawaan Intel yang suhu prosesor-nya berada di 30.75 oC.

Tidak puas dengan konfigurasi kecepatan fan auto saja, kami kembali menguji kemampuan pendinginan watercooling Raijintek Triton ini dengan konfigurasi fan berkecepatan penuh untuk mengetahui performa maksimal watercooling ini dalam mendinginkan prosesor Intel Core i7 4790K yang kami. Pada pengujian menggunakan konfigurasi fan berkecepatan penuh (2600 RPM) ini hanya memberikan sedikit peningkatan performa pendinginan pada watercooling ini, dimana suhu panas prosesor hanya mengalami penurunan sebesar 1~1,25 oC saja untuk suhu kondisi Idle dan Full-load.

Raijintek Triton 52
Waterblock Raijintek Triton ini dilengkapi dengan lampu LED putih di dalam reservoir-nya.

Dengan memaksa kecepatan fan pendingin radiator berjalan pada kecepatan maksimum, performa pendinginan watercooling Raijintek Triton ini memang meningkat +- 1 oC lebih dingin dibandingkan performa pendinginan pada saat menggunakan konfigurasi kecepatan fan auto. Bahkan peningkatan yang hanya +- 1 oC ini harus dibayar dengan kebisingan yang dikeluarkan oleh fan berkecepatan penuh yang sudah tergolong cukup mengganggu untuk penggunaannya di ruangan tertutup.

Saat menggunakan konfigurasi kecepatan fan auto, fan pendingin radiator ini berputar pada kecepatan berkisar +- 1000RPM pada saat kondisi prosesor idle dan suara fan-pun hampir tidak dapat didengar di ruangan sunyi sekalipun. Sedangkan pada saat prosesor mendapatkan beban kerja penuh dan suhu panas prosesor mulai meningkat mendekati 60 oC, fan pendingin radiator ini mulai berputar lebih cepat tanpa peningkatan tingkat kebisingan yang signifikan dan terasa masih cukup nyaman digunakan pada ruangan tertutup yang sunyi.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Bodi ASUS Zenbook S16 OLED Form Factor Clamshell Material Ceraluminum…
March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Bodi HyperX OMEN 15 Form Factor Clamshell Material Polikarbonat Warna…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Bodi ADVAN 360 G Form Factor 2-in-1 Convertible Jadi Laptop…
March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Bodi ADVAN Workmate Ultra Form Factor Clamshell atau laptop klasik…

Gaming

March 27, 2026 - 0

Biaya Development Game AAA Diklaim Kini Butuh Minimal $300 Juta

Laporan baru sebutkan biaya minimal untuk mengembangkan game AAA saat…
March 26, 2026 - 0

Ramadan GG War Mobile Legends: Bang Bang: Cara Dapat WDP Harga Rp1 dan Kesempatan Menang 10.000 Diamonds!

Bulan Ramadan sering menjadi momen hadirnya berbagai aktivitas dan program…
March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…