Saingi US, Rusia Berhasil Bikin Prosesor Pertamanya

Reading time:
May 12, 2015

Untuk menghilangkan ketergantungan chip prosesor dari US (United State), yaitu Intel dan AMD, Rusia selaku negara yang dikenal sebagai egara tirai besi akhirnya berhasil merilis prosesor pertama mereka berbasis arsitektur rancangan mereka yang diberi nama Elbrus 4C. Prosesor ini buatan Rusia ini dikembangkan sejak akhir tahun lalu di bawah naungan MCST (Moscow Centre of SPARC Technologies). Selain itu, Elbrus 4C dirancang untuk kebutuhan komputasi harian dan juga keperluan server.

Russia
Elbrus 4C dirancang dengan mengusung dua instruksi set Very Long Instruction Word dan Scalable Processor Architecture atau disebut SPARC. Seperti diketahui, Intel dan AMD merupakan pengembang paten dari teknologi x86. Untuk menyiasatinya hal tersebut, pihak Rusia menggunakan emulasi x86 sehingga dapat menjalankan sistem operasi Linux.

Spesifikasi prosesor dari Elbrus 4C sebenarnya tidak terlalu spesial. Prosesor tersebut mengusung 4 core dengan memiliki kecepatan 800MHz dan dibuat dengan fabrikasi 65nm. Sedikit mengejutkan pada waktu pengujiannya, Elbrus 4C yang digabungkan dengan AMD Radeon 6970 2GB dan RAM 2GB DDR3, mampu menjalankan game DOOM 3 pada resolusi 1080p dengan frame rate yang tidak terlalu buruk mengingat bahwa prosesor ini memiliki kecepatan cukup rendah. Perlu diketahui bahwa game tersebut membutuhkan minimal prosesor berkecepatan 2GHz.

MCST yang bertanggung jawab akan project prosesor ini, menjanjikan kompatibilitas untuk platform lainnya seperti Windows. MCST juga akan menjualnya dalam bentuk mini tower dan board mini ITX, dan disertakan dengan 4 port USB, SATA  dan PCI Express berikut dengan Gigabit Ethernet.

mini

Saat ini, MSCT juga tengah mengembangkan Elbrus 8-C yang memiliki 8 Core prosesor untuk kepentingan server. Prosesor tersebut nantinya akan memiliki kecepatan 1,3GHz yang dirancang dengan fabrikasi 28nm. Bila semua rencana ini berjalan baik, Rusia perlahan akan menanggalkan ketergantungannya pada  Chip prosesor asal Amerika Serikat.

Disamping lebih ekonomis, prosesor buatan Rusia sendiri tentu akan berimbas akan jaminan tingkat keamanan negara pada server-server penting, dimana pihak Rusia mencurigai adanya celah keamanan yang ada pada prosesor asal US.

Untuk harga dan ketersediaannya, pihak Rusia belum memberikan keterangannya secara resmi, ada kemungkinan prosesor tersebut akan hadir di tahun ini, dan jika kita melihat spesifikasi yang disandangnya, tampaknya tidak akan teralalu mahal.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HP yang baru aja…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Ini Laptop Covertible paling terjangkau dari ADVAN untuk saat ini.…
March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…