BlackBerry Bakal Hadirkan Perangkat Berbasis Android!

BlackBerry dilaporkan akan menghadirkan perangkat terbaru jelang akhir tahun ini. Namun perangkat terbaru dari BlackBerry ini dijamin bakal cukup mengejutkan berbagai pihak, karena sang produsen berniat akan menggunakan sistem operasi besutan Google, yaitu Android.
Rencana yang akan dilakukan oleh BlackBerry ini diungkap oleh salah seorang sumber asal BlackBerry yang tidak mau disebutkan namanya. Ia berujar bahwa, langkah yang dilakukan oleh BlackBerry untuk menghadirkan perangkat baru berbasis Android, merupakan strategi bisnis baru yang diambil perusahaannya agar mampu bertahan. Selain itu, hal tersebut juga diharapkan agar BlackBerry dapat fokus dalam melakukan pengembangan software dan Device Management.
Sayangnya kabar ini belum terungkap dengan rinci, perangkat berbasis Android model apa yang akan dihadirkan oleh Android, apakah berupa smartphone atau tablet. Namun salah satu sumber lainnya menyatakan, perangkat berbasis Android yang akan dihadirkan BlackBerry berupa smartphone dengan model slider.
Model tersebut akan menggabungkan layar sentuh dan keyboard fisik yang merupakan ciri khas milik BlackBerry. Selain itu, BlackBerry pun rencananya akan turut menyertakan beberapa fitur yang sudah dipatenkan pada sistem operasi BlackBerry 10, untuk dimasukkan ke perangkat Android barunya nanti.
Kehadiran perangkat berbasis Android dari BlackBerry tentunya bakal menjadi taruhan perusahaan dalam menghadapi persaingan smartphone sudah semakin sengit. John Chen, selaku CEO BlackBerry sebelumnya sempat mengumumkan bahwa ia memiliki rencana untuk mengubah bisnis perusahaannya agar memperoleh keuntungan yang signifikan.
Sebelumnya, BlackBerry sempat berkolaborasi dengan Samsung dalam memghadirkan tablet bernama SecuTablet yang menggunakan OS berbasis Android atau BB 10 OS yang telah dimodifikasi. Selain itu, BlackBerry juga telah meluncurkan layanan mobilitas enterprise terbaru bernama BES12. Layanan tersebut diklaim dapat memudahkan organisasi dalam membangun dan menyebarkan layanan baru untuk perangkat mobile menjadi lebih cepat dan juga cukup fleksibel.
Sumber: Reuters

















