Didesak Taylor Swift, Apple Janjikan Kejelasan Royalti di Apple Music

Author
Irham
Reading time:
June 24, 2015
1

Taylor Swift menjadi satu artis yang namanya paling di depan dalam memperjuangkan hak-hak para artis dan musisi untuk perihal royalti dari layanan musik digital. Terutama dalam kasus layanan musik streaming, Taylor Swift sangat mengecam pengelola layanan semacam Spotify dan Apple Music yang baru-baru ini dirilis Apple, menyatakan bahwa layanan musik streaming sangat merugikan para arits dan musisi. Gerah dengan keadaan tersebut, Taylor Swift telah menuliskan surat terbuka untuk Apple agar meninjau ulang kebijakan layanan musik streaming agar dapat mensejahtertakan para pekerja seni musik lebih baik.

Diketahui dari WallStreet Journal bahwa Apple masih belum menentukan secara pasti mengenai jumlah pembagian royalti dari layanan musik tersebut. Namun Apple telah mempertimbangkan akan akan memberikan pembayaran royalti yang lebih besar dibandingkan Spotify. Tidak signifikan, yaitu 71,5% dibandingkan pembagian royalti sebesar 70% di Spotify.

Pada layanan Spotify, pelanggan membayar sebesar 99 cent perbulan dan pada masa promosi menghasilkan royalti setengah dari  jumlah royalti normal. Dan untuk layanan bebas advertise, ada biaya tambahan sebesar 20%. Dari jumlah pelanggan Spotify sebesar 60 juta , 45 juta diantaranya menggunakan layanan ad-free. Belum lagi untuk para musisi yang ingin mendapatkan layanan premium, harus lagi membayar sebesar 10 USD perbulannya. Spotify membayarkan biaya royalti tersebut di bulan Desember silam, dengan menggelontorkan dana hanya sekitar 25 juta USD yang dibayarkan pada artis, musisi, produser dan semua pihak mengalirkan lagu mereka melalui Spotify. Pembayaran yang dilakukan Spotify pun baru dilakukan setelah perusahaan tersebut mendapatkan keuntungan finansial.

Apple memastikan akan tetap membayar royalti secara penuh, meskipun dalam tiga bulan tahap percobaan layanan streaming musik tersebut secara gratis. Apple telah menyediakan modal 193 miliar USD untuk mengembangkan layanan musiknya tersebut, sebagai jaminan kejelasan royalti bagi para musisi.

Apapun yang dilakukan Taylor Swift, sebenarnya hanya ingin mendesak perusahaan agar memberi kejelasan sistem royalti yang ada. Jangan sampai ada lagi kekecewaan terjadi seperti yang dialaminya bersama Spotify, dimana dirinya begitu dirugikan karena pembayaran royalti yang dianggap tidak sesuai perjanjian. Tapi apapun yang dijanjikan oleh Apple, Taylor Swift tetap tidak mengijinkan album ‘1989’ miliknya tersedia di Apple Music. Bukan hanya Taylor Swift, Avicii pernah mengaku bahwa dirinya hanya dibayar sekitar 4000 USD oleh spotify untuk single “Wake Me Up” miliknya.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…
March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HP yang baru aja…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Ini Laptop Covertible paling terjangkau dari ADVAN untuk saat ini.…

Gaming

April 3, 2026 - 0

Shift Up Resmi Akuisisi Studio Milik Shinji Mikami, Unbound

Kreator Stellar Blade, Shift Up, resmi akuisisi penuh studio Unbound…
April 3, 2026 - 0

ARC Raiders Perbaiki Masalah “Late Spawn” Melalui Update Flashpoint

Setelah sekian lama menjadi keluhan pemain, ARC Raiders akhirnya perbaiki…
April 3, 2026 - 0

Rumor: Steam Deck 2 Diklaim Rilis 2028 Oleh Tech Insider

Valve dikabarkan menargetkan rilis Steam Deck 2 pada 2028, tetapi…
April 2, 2026 - 0

Patent Kontroversial Pokemon Milik Nintendo Ditolak Kantor Patent Amerika

Setelah cukup lama diproses, patent kontroversial Nintendo terkait summon monster…