Hands-On Review IP-Com W45AP

Reading time:
June 18, 2015

Kebutuhan akan wireless network dewasa ini terus meningkat, baik itu di rumah, kantor, hingga tempat-tempat umum. Pengelola bangunan pun kini harus mempertimbangkan untuk menyediakan akses WiFi, baik tertutup ataupun terbuka, untuk pengguna bangunan mereka. Hal itu membuat produsen perangkat jaringan banyak menyediakan produk dengan desain sederhana yang bisa langsung terintegrasi dengan bagian-bagian bangunan sehingga terlihat rapi ketika digunakan dan tetap memberikan kemampuan maksimal.

IP-Com W45AP - 01

IP-Com, perusahaan yang baru masuk ke Indonesia ini merupakan salah satu produsen perangkat jaringan yang turut menggarap pasar perangkat untuk digunakan di dalam bangunan tersebut. Mereka memiliki banyak sekali varian perangkat jaringan, terutama wireless access point, yang cocok ditempatkan di berbagai bagian bangunan. Salah satunya adalah wireless access point W45AP yang akan kami bahas dalam artikel ini.

Paket Penjualan

IP-Com W45AP - 02

Access Point W45AP dikemas IP-Com dalam kemasan boks dengan desain standar, tidak dengan desain fancy seperti kebanyakan produk jaringan yang ada saat ini. Hal itu cukup wajar mengingat perangkat ini lebih ditujukan untuk kelas perusahaan pengelola bangunan yang mana memang tidak membutuhkan desain kemasan fancy untuk menarik pengguna. IP-Com sendiri menegaskan bahwa produk ini lebih ditujukan untuk penggunaan di gedung perkantoran, universitas, hotel, dan lain sebagainya. Walaupun begitu, memang tidak tertutup kemungkinan perangkat ini digunakan untuk jaringan di tempat tinggal.

Berikut ini adalah perlengkapan yang disertakan IP-Com untuk produk W45AP ini:

  • Adapter daya
    IP-Com W45AP - 05
  • Kabel Ethernet
  • Quick Start Guide
    IP-Com W45AP - 04
  • Mounting Kit untuk menempatkan W45AP di langit-langit bangunan
    IP-Com W45AP - 07
    IP-Com W45AP - 06

IP-Com W45AP

Sang produsen, IP-Com, memang mendesain perangkat ini sebagai sebuah ceiling access point, sehingga cocok ditempatkan di langit-langit bangunan. Mounting yang disediakan memang telah mendukung hal tersebut. Secara ukuran, perangkat ini memiliki ukuran yang tidak terlalu besar dengan bobot yang cukup ringan.

IP-Com W45AP - 09
IP-Com W45AP

Berdasarkan informasi dari situs resmi IP-Com, dan juga informasi di kemasan, W45AP menggunakan network processor 533 MHz dari Broadcomm dan mendukung WiFi B/G/N di frekuensi 2.4 GHz. Access point ini mendukung data rate maksimal hingga 300 Mbps. Sedang untuk jangkauan yang baik, IP-Com menggunakan power amplifier yang dapat memasok transmission power hingga 400 mW.

Sisi atas perangkat dihiasi oleh sebuah LED indikator status perangkat dan juga cetakan logo IP-Com. LED indikator dari perangkat ini akan berkedip hijau saat perangkat hidup. Bisa dikatakan karena hanya ada satu LED indikator, pengguna mungkin akan sedikit kesulitan melakukan troubleshooting saat perangkat ini tidak beroperasi dengan baik.

IP-Com W45AP - 10
Port Gigabit Ethernet di bagian belakang perangkat. Tombol reset berada di lubang di sisi samping yang terlihat di bagian kanan bawah foto.

Di bagian belakang perangkat, pengguna akan menemukan dua port, yaitu Gigabit Ethernet dan port daya. Posisi dari kedua port tersebut telah disesuaikan untuk pemasangan di langit-langit. Sayangnya, ketika kami mencobanya, posisi port yang berada di sisi yang berlawanan justru menurut kami menyulitkan pemosisian kabel saat pemasangan.

IP-Com W45AP - 11
Port power terletak berseberangan dengan port Gigabit Ethernet di sisi belakang perangkat.

Untuk tombol pendukung operasional perangkat, hanya terdapat satu tombol “reset” yang terletak di lubang di bagian samping. Posisi tombol itu sendiri sedikit menjorok ke dalam, sehingga pengguna harus menggunakan alat tambahan untuk menjangkaunya. Hal ini tentu agak menyulitkan terutama bila W45AP diposisikan di langit-langit yang cukup tinggi. IP-Com juga tidak memberikan tombol pendukung operasional lain, misalnya tombol WPS atau tombol WiFi On/Off.

IP-Com juga memberikan dukungan untuk PoE (Power over Ethernet) di access point yang satu ini. Penggunaan PoE tentu saja dapat membantu pengguna dalam instalasi perangkat, karena tidak perlu memasang dua kabel ke bagian belakang access point. Sayangnya, dalam paket penjualan W45AP ini, IP-Com tidak menyertakan adapter PoE, sehingga pengguna harus membelinya secara terpisah untuk memanfaatkan fitur PoE.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…

Gaming

April 20, 2026 - 0

Eks Karyawan Ubisoft Halifax Sepakati Deal Kompensasi Dari Serikat Pekerja

Setelah penutupan Ubisoft Halifax yang kontroversial, serikat pekerja CWA Canada…
April 19, 2026 - 0

Chief People Officer Epic Games, Monika Fahlbusch, Resmi Tinggalkan Perusahaan

Executive Officer HR di Epic Games, Monika Fahlbusch, resmi hengkang…
April 19, 2026 - 0

Iron Galaxy Kembali Lakukan PHK Demi Sesuaikan Perubahan Iklim Industri

Iron Galaxy kembali melakukan pemangkasan karyawan di tengah perubahan besar…
April 19, 2026 - 0

Developer Replaced Bantah Tudingan Gamenya Dibuat Gunakan AI

Kesalahpahaman soal istilah “AI-based” membuat REPLACED dituduh gunakan generative AI,…