Razer Bersiap Akuisisi Ouya

Author
Cerira
Reading time:
June 13, 2015
1200px-OUYA-Console-set-h-1080x675

Produsen konsol game Ouya akan menjual perusahaannya. Dan menurut sebuah sumber yang bisa dipercaya, kemungkinan besar Ouya akan menawarkan diri ke produsen produk game lainnya, yakni Razer. Kedua perusahaan tersebut saat ini dikabarkan tengah melakukan diskusi-diskusi yang berkaitan dengan akuisisi tersebut.

Disebutkan bahwa saat ini kedua perusahaan tengah berdiskusi. Kesepakatan belum selesai namun disebutkan bahwa keduanya telah membicarakan tentang pemindahan para staf Ouya. Menurut nara sumber, nilai akuisisi yang akan diperoleh Ouya dari Razer nantinya adalah sebesar $10 juta. Latar belakang penjualan itu sendiri dikabarkan untuk menutup hutang Ouya sehingga jika Razer bisa memberikan dana tersebut, tentunya Razer akan jadi pemilik Ouya. Dalam pernyataannya, Razer menyatakan dukungannya pada Ouya namun tidak memberikan verifikasi atau menyangkal bahwa mereka tengah bersiap menjadi pemegang saham.

Platform Ouya sendiri jelas-jelas sangat menarik bagi Razer dimana Ouya kini memiliki lebih dari 1.124 game Android termasuk sejumlah game ekslusif. Akuisisi ini juga bisa menjadikan Razer menjadi menonjol dibanding microconsole lainnya seperti Fire dari Amazon dan set-top-box Shield dari Nvidia yang belum lama ini diperkenalkan. Saat ini platform pengembangan Ouya juga tercatat sudah digunakan oleh lebih dari 40.000 developer.

Menurut juru bicara Razer, mereka senantiasa mendukung Ouya khususnya dalam pekerjaan membangun platform terbuka untuk Android gaming di ruang tamu dan pemberdayaan para pengembang, khususnya pengembang indie, di seluruh dunia. Namun pihak Razer tidak mengomentari pada spekulasi atau rumor yang beredar dan akan menjelaskannya saat mereka memiliki informasi substansif yang bisa dibagi.

Kiprah Ouya sendiri menggebrak saat perusahaan tersebut mengumumkan konsol video gamenya di situs kampanye Kickstarter pada tahun 2012. Ouya menjanjikan untuk membawa kemudahan dalam pembuatan game untuk smartphone dan tablet ke layar yang lebih besar. Itu seharusnya menjadi pengganti layar yang lebih lebar untuk memainkan game mobile dibanding di tablet yang tidak memiliki kontroler dan koneksi ke televisi. Ouya berharap konsolnya yang berbentuk kubus tersebut bisa mengubah hal tersebut dan bisa menghadirkan produk yang ditenagai dengan komponen high-end yang sama dengan yang menjalankan tablet, juga dengan versi kustomisasi dari software Android milik Google.

Perpindahan Ouya ke Razer juga dinilai bisa menghadirkan dorongan dalam investasi untuk platform Ouya dan pirantinya. Ouya sendiri belum bisa berkompetisi dengan Roku atau Apple dalam hal iklan, serta terbatas jangkauan dan kesadaran di antara konsumennya. Kemungkinan toko software aplikasi Ouya akan ditambahkan ke set-top-box milik Razer.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…
March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HP yang baru aja…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Ini Laptop Covertible paling terjangkau dari ADVAN untuk saat ini.…

Gaming

April 3, 2026 - 0

Shift Up Resmi Akuisisi Studio Milik Shinji Mikami, Unbound

Kreator Stellar Blade, Shift Up, resmi akuisisi penuh studio Unbound…
April 3, 2026 - 0

ARC Raiders Perbaiki Masalah “Late Spawn” Melalui Update Flashpoint

Setelah sekian lama menjadi keluhan pemain, ARC Raiders akhirnya perbaiki…
April 3, 2026 - 0

Rumor: Steam Deck 2 Diklaim Rilis 2028 Oleh Tech Insider

Valve dikabarkan menargetkan rilis Steam Deck 2 pada 2028, tetapi…
April 2, 2026 - 0

Patent Kontroversial Pokemon Milik Nintendo Ditolak Kantor Patent Amerika

Setelah cukup lama diproses, patent kontroversial Nintendo terkait summon monster…