BlackBerry Bakal Berhenti Bikin Smartphone?

BlackBerry tampaknya masih belum berdaya dalam menghadapi persaingan smartphone saat ini. Perusahaan asal Kanada tersebut masih terus menerima laporan akan menurunnya penjualan berbagai seri smartphone-nya yang ada di beberapa negara.
Melihat potensi penjualan smartphone-nya yang terus anjlok, BlackBerry dikabarkan bakal berhenti memproduksi smartphone. John Chen, selaku CEO BlackBerry sempat menyatakan bahwa, “Jika perusahaan belum juga mampu menghasilkan uang dari penjualan smartphone dengan segera, kemungkinan kami harus keluar dari permainan ini“.
Pada kuartal terbaru ini, BlackBerry menerima laporan penjualan smartphone-nya yang menurun dari tahun ke tahun hingga 31 persen atau sekitar USD 263 juta. Pihak perusahaan pun sempat melakukan pemotongan harga pada dua produk terbaru pada April lalu, di antaranya BlackBerry Passport dan BlackBerry Classic. Sayangnya hal tersebut masih belum cukup membantu meningkatkan penjualan.
BlackBerry sebenarnya memiliki beberapa rencana dalam meningkatkan bisnis penjualannya, dimana salah satu rencananya adalah akan menghadirkan ponsel berbasis Android. Selain itu, BlackBerry juga belum lama ini melakukan perjanjian dengan melakukan akuisisi pada sebuah perusahaan bernama AtHoc.
Melalui proses akuisisi tersebut, BlackBerry akan memperkuat jaringan komunikasi yang lebih aman dan dapat digunakan pada perangkat berbasis iOS, Android, PC dan komputer Mac atau di display digital, radio, IP phones, dan lainnya. Selain itu, smartphone milik BlackBerry yang disinyalir menggunakan sistem operasi Android dengan nama model “Venice” dan “Praha” yang sempat muncul di beberapa media, diharapkan dapat segera hadir dalam waktu dekat serta mampu meningkatkan bisnis penjualannya.
Sumber: T3













