Microsoft WearDrive: Teknologi Baru untuk Efisiensi Wearable

Reading time:
July 14, 2015

Daya tahan baterai dan komsumsi daya adalah faktor penting pada sebuah wearable maupun smartphone. Meskipun banyak peningkatan yang ada dalam fitur efisiensi komsumsi daya, tapi kenyataan di dunia nyata masih banyak yang belum diterapkan. Namun baru-baru ini Microsoft menemukan cara bagaimana meningkatkan daya tahan baterai pada wearable seperti smartwatch menggunakan teknologi miliknya yang bernama WearDrive.

WearDrive adalah research program yang dinamakan oleh Microsoft dengan cara mengkombinasikan RAM, Bluetooth, dan Wi-Fi untuk melakukan offload perintah dari Wearable ke smartphone. Wearable yang menggunakan metode komsumsi daya efisien akan memberikan perintah yang sama kepada smartphone sehingga komsumsinya akan menjadi lebih rendah

Waearable

Ukuran baterai adalah tantangan tersendiri untuk perangkat Wearable karena baterai besar berarti lebih berat dan baterai berat bukan solusi untuk wearable, dan baterai ukuran besar juga sama, kita membicarakan Smartwatch yang dipakai dilengan tentunya kita tidak punya banyak ruang untuk ukuran lengan manusia”  Begitu ujar Anirudth Badam yang merupakan salah satu tim researcher WearDrive Microsoft.

Yang cukup mengejutkan, para tim pengembang tersebut melakukan pengujiannya bukan pada platform Windows Phone, melainkan Android. Ternyata pengujian ini membuahkan hasil yang sangat baik. Hasil pengujian memperlihatkan perangkat smartwatch Android mengkonsumsi daya sangat efisien, yaitu 3x lebih hemat dari pemakaian standard umumnya. Sementara untuk komputasi dan proses sendiri yang semuanya dilaksanakan oleh smartphone sehingga perangkat wearable memperoleh peningkatan performa 9x lipat dari biasanya. sementara imbas dari baterai smartphone akan hal ini hampir sama sekali tidak ada!

cc

Sistem ini juga dirancang dapat bekerja layaknya jam tangan pada umumnya sehingga tidak harus berdekatan dengan perangkat smartphone, tapi dapat kembali Pair ketika memang smartphone berada dalam jangkauan. Ini berarti memungkinkan pengguna melakukan aktivitas lain seperti berolahraga atau kegiatan aktivitas ringan lainnya tanpa harus repot membawa smartphone bersamaan.

Untuk saat ini Microsoft masih mengganggap penemuan ini sebagai kategori “Research Project” dan sama sekali belum merencanakan untuk menerapkannya pada produk mereka Microsoft band, setidaknya bukan dalam waktu dekat ini. Tetapi mereka berharap teknologi ini dapat diterapkan diperangkat wearable pada umumnya, baik produk Microsoft maupun Android

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…
February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Ini dia Laptop tipis dan ringan terbaru dengan prosesor “AMD…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…