Program Anti-Spam GMail Kini Lebih Pintar

Reading time:
July 11, 2015

Pengkategorian suatu pesan sebagai spam atau bukan adalah hal yang cukup merepotkan bagi penyedia layanan email. Satu pengguna bisa memiliki pandangan yang berbeda terkait spam dengan pengguna yang lain. Perbedaan itu terkadang membuat penentuan mana pesan yang seharusnya dikategorikan sebagai spam menjadi sulit. Namun, Google tengah mencoba untuk memperbaiki hal tersebut.

gmail

Google mencoba membenahi ini dari dua sisi, yaitu dari sisi pengirim pesan dan penerima. Sisi penerima tentu saja menjadi fokus, karena penerima pesanlah yang banyak memilah-milah mana pesan yang dianggap sebagai spam dan mana yang bukan. Sementara dari sisi pengirim, Google kini mencoba menyediakan penjabaran terkait apakah bulk mail yang dikirim dianggap penerimanya sebagai spam atau tidak.

Untuk membantu pengirim pesan, Google memperkenalkan Postmaster Tool yang dapat digunakan oleh pengirim bulk mail yang telah disetujui oleh Google untuk mendapatkan hasil analisa kiriman pesan. Pihak pengirim akan mendapatkan beberapa informasi yang diharapkan dapat membantu mereka dalam menyusun pesan. Diharapkan, dengan tool ini, pihak pengirim pesan akan mengetahui perilaku dari para penerima sehingga bisa menghindari hal-hal yang justru merugikan kedua belah pihak.

Sementara untuk sisi penerima, Google mencoba memperbaiki kebiasaan sang penerima dalam pengkategorian spam. Nantinya, dengan sistem yang telah diperbaiki, suatu pesan akan diperlakukan secara berbeda untuk setiap pengguna. Program anti-spam nantinya akan terus belajar dari kebiasaan-kebiasaan pengguna dan diharapkan dapat memblokir pesan yang tidak diinginkan yang sesuai dengan masing-masing pengguna.

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…

Gaming

April 20, 2026 - 0

ARC Raiders Ubah Sistem Expedition, Timbulkan Pro Kontra di Komunitas

Embark Studios ubah sistem Expedition di ARC Raiders, menggantinya dengan…
April 20, 2026 - 0

Eks Karyawan Ubisoft Halifax Sepakati Deal Kompensasi Dari Serikat Pekerja

Setelah penutupan Ubisoft Halifax yang kontroversial, serikat pekerja CWA Canada…
April 19, 2026 - 0

Chief People Officer Epic Games, Monika Fahlbusch, Resmi Tinggalkan Perusahaan

Executive Officer HR di Epic Games, Monika Fahlbusch, resmi hengkang…
April 19, 2026 - 0

Iron Galaxy Kembali Lakukan PHK Demi Sesuaikan Perubahan Iklim Industri

Iron Galaxy kembali melakukan pemangkasan karyawan di tengah perubahan besar…