Swedia Mulai Masukan Gaming ke Beberapa Sekolah

Reading time:
August 15, 2015

Dibalik Pro dan Kontra efek video game untuk kaum pelajar yang kerap menjadi perdebatan di banyak negara, Swedia memberanikan diri sebagai salah satu negara pertama di Eropa yang memberlakukan gaming sebagai salah satu mata pelajaran standar layaknya mata pelajaran sekolah lainnya. Sebenarnya Swedia mulai merintis gaming sebagai salah satu subjek mata pelajaran resmi sekolah sejak awal tahun, Sweden Arlanda High School, yang merupakan sekolah pertama yang mempraktekkan hal ini.

Dengan berkembangnya eSports sebagai ajang pertarungan skill para profesional di bidang game, tak heran apabila Korea Selatan sebagai pelopor yang pertama kali menerima pelajar sebagai layaknya atlit di sekolah sejak tahun lalu, membuat negara lain seperti Swedia memberlakukan hal yang sama pada materi pendidikan mereka. “Kami akan buktikan bawa mitos tentang gaming buruk itu tidak benar dan kami disini mencoba merangkul keterampilan dan bakat mereka“, begitu ujar Magnus Alehed yang menjabat kepala sekolah yang memberlakukan mata pelajaran gaming pada sekolahnya.
Gamer 1
Swedia akan memberlakukan materi pelajaran gaming ini layaknya mata pelajaran lainnya, dimana siswa masuk ke kelas dan berlatih memainkan DOTA 2 atau League Of Legends. Guru untuk bidang ini memang diambil dari gamer professional yang memang sudah dikenal di E-sport. Perlu diketahui, Swedia juga sebagai negara kedua di dunia yang sangat menghargai kaum gamer, tak heran banyak organisasi game online resmi ternama berasal dari negara ini. Sejauh ini sudah ada tiga sekolah di Swedia yang mendidik siswanya berlatih, belajar bagaimana
menjadi seorang gamer yang baik.
Esports_Tournament_Prize_Amounts_1998–2014

Dengan berkembangnya eSport yang kian popular di seluruh dunia dan industri game online yang berkembang semakin pesat, bukan tidak mungkin murid-murid ini akan menjadi sukses menjadi gamer professional berbakat yang tentunya menjamin masa depan mereka layaknya seorang yang mempunyai gelar Dokter atau Insinyur. Mungkin sebentar lagi akan ada gelar untuk lulusan sekolah game. Pastinya Fenemona ini akan mejadi acuan banyak negara lain untuk membuat Gaming sebagai salah satu subjek yang tidak bisa dipandang dari satu sisi negatif saja.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

August 11, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 535: Harga Terjangkau Tapi Sekencang Apa?

Ini Laptop Gaming terjangkau dan terbaru dari Axioo, dengan GPU…
August 6, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 16 Valorant Edition: Desain Keren, Performa Kenceng, Suhu Super Adem!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HyperX, yang berkolaborasi dengan…

Gaming

August 27, 2026 - 0

Windows 11 Siapkan Kendali Memori Untuk Tingkatkan GPU Gaming

Windows 11 siapkan fitur kendali untuk unified memory, mampu prioritaskan…
August 27, 2026 - 0

Gamescom 2026: Trailer Game Pada Opening Night Live

Malam pembukaan Gamescom 2026 hadir dengan membawa 55 trailer game…
August 27, 2026 - 0

Blizzard Hadirkan Overwatch Rush, Game Mobile Seru yang Siap Rilis di Indonesia

Blizzard hadirkan hero shooter Overwatch Rush, game mobile seru yang…
August 27, 2026 - 0

Trailer Petit Planet di Gamescom 2026 Pamerkan Cozy Life di Antara Bintang

Trailer Petit Planet di Gamescom 2026 memperlihatkan aktivitas cozy dan…