Pemerintah Australia Terapkan Pelajaran Coding di Sekolah Dasar

Reading time:
September 24, 2015

Tidak dapat dipungkiri, perkembangan teknologi canggih saat ini sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari semuanya yang seakan sudah terhubung pada perangkat genggam kita. Fenemona ini disadari oleh banyak negara salah satunya Australia. Negara ini menyadari bahwa diperlukan perubahan pada pendidikan di era abad 21 dan pentingnya memasukkan kurikulum baru. Akhirnya pemerintah Australia memasukkan mata pelajaran Coding pada kurikulum yang saat ini diketahui sama pentingnya dengan pelajaran geografi dan sejarah.

Pemerintah Australia tengah giat menambahkan beberapa kurikulum baru yang berfokus pada science dan teknologi serta engineering dan matematika. Ini juga merupakan bagian dari program Menteri Pendidikan Australia, Christopher Pyne yang sebentar lagi akan berpindah jabatan sebagai Menteri Industri, inovasi dan Science.

Coding kids

 

Kurikulum yang hampir sama, juga pernah diajukan Bill Shourten awal tahun ini. Akan tetapi disaat itu Perdana Menteri Australia, Tony Abbott tidak menyetujuinya. Waktu itu bahkan Tony Abbott berkomentar sinis akan program ini “Memasukkan mata pelajaran Coding pada sekolah dasar, apakah semua anak berusia 11 tahun akan bekerja?”

Akhirnya semua ini telah berubah, Pemerintah Australia sendiri bahkan berniat akan mengucurkan dana AUD 12 juta untuk kurikulum baru ini. “Kurikulum berkelas dan seimbang dengan perkembangan sangat dibutuhkan saat ini oleh Negara kami terutama untuk mendukung produktivitas dan sektor ekonomi untuk saat ini dan masa depan“, Ujar Christoper Pyne.

Coding
Dengan program baru ini yang juga terhubung dengan sekolah musim panas yang fleksibel diharapkan dapat membawa angin baru bagi siswa sehingga menjadi karakter yang siap menghadapi tantangan dan pekerjaan di masa depan yang menuntut teknologi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 6, 2026 - 0

Review MSI Titan 18 HX Dragon Edition Draco Epic: Laptop Super Kencang Pengganti PC Desktop

Sudah nggak butuh PC Desktop kalau punya Laptop “Monster” yang…
October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Butuh laptop gaming yang cocok dipakai buat kerja sampai kuliah?…
September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Ini adalah laptop thin and light terbaru dari Axioo yang…
September 23, 2026 - 0

Review ADVAN Air Neo: ADVAN Punya Laptop Super Ringan?

Ini adalah laptop Ultra Thin – Ultra Light terbaru dari…

Gaming

October 9, 2026 - 0

GMK TriggerKey Hadirkan Tombol WASD Mechanical Yang Bisa Atur Titik Aktuasi

GMK hadirkan keycap TriggerKey, memungkinkan gamer mengatur titik aktuasi WASD…
October 9, 2026 - 0

NVIDIA RTX Spark Buka Pre-order, Klaim Mampu Gaming 100+ FPS di 1440p

NVIDIA mulai membuka pre-order untuk platform RTX Spark, menawarkan kemampuan…
October 9, 2026 - 0

SteelSeries & KontrolFreek Hadirkan Jajaran Periferal Bertema Fortnite

SteelSeries dan KontrolFreek meluncurkan lini periferal tematik Fortnite berisi headset,…
October 9, 2026 - 0

PUBG Black Budget Resmi Dibatalkan Setelah 2 Kali Playtest

PUBG: Black Budget resmi dibatalkan oleh Krafton setelah game extraction…