Microsoft Akan Kembangkan Smartphone Multi OS?

Reading time:
October 10, 2015

Setelah meraih sukses dengan Windows 10, sistem operasi terbaru mereka, Microsoft tampaknya menginginkan kesuksesan yang sama pada bisnis smartphone mereka, yang belakangan ini bersusah payah mendapatkan market share di pasar smartphone. Memang, perangkat dari Microsoft sendiri tampak kewalahan menghadapi Android dan iOS. Menanggapi tantangan ini, dikabarkan bahwa Research and Development Microsoft yang berpusat di Redmond, Washington, Amerika Serikat mempunyai terobosan baru untuk meraih pasar.

Menurut berbagai sumber, pihak Microsoft tengah bekerja intensif dengan berbagai OEM untuk mempersiapkan ROM khusus untuk perangkat Android, di mana ROM ini menawarkan pilihan OS yang hendak dipakai. Walaupun terlihat sebagai kabar yang masih mengambang, kebenaran dari pengembangan perangkat ini mungkin bisa terlihat dalam waktu dekat ini. Badan resmi yang mengurusi paten di Amerika Serikat membenarkan bahwa pihak Microsoft memang sudah memegang paten untuk perangkat mobile dengan Multi OS

OS

Paten ini juga dikabarkan akan mempunyai boot loader dengan pilihan multi OS dalam bentuk compressed file, sehingga ketika pilihan ditentukan dan OS diInstall, pilihan OS lain akan terhapus otomatis. Uniknya Microsoft juga memberikan pilihan lain, yaitu pilihan OS akan tetap ada dalam partisi terpisah, di mana ini akan memungkinkan user berpindah OS satu ke lainnya. Keleluasaan boot dengan berbagai pilihan OS akan dimungkinkan dengan paten ini. Sepertinya Microsoft cukup jeli menciptakan ROM untuk beragam perangkat sehingga terdapat keleluasaan pada OEM untuk memilih ROM yang tepat bagi perangkat mereka.

Windows

Secara teori memang Microsoft tengah merencanakan sesuatu yang besar pada pruduk smartphone mereka. Hanya saja, seberapa sukses di pasaran nantinya masih menjadi pertanyaan besar dan tentunya pro dan kontra akan tetap ada. Android memang banyak memberikan keleluasaan akan hal ini, bahkan dikabarkan beberapa OEM dari China secara native sudah memberikan unlock boot pada perangkat mereka. Namun, dengan ciri khas Microsoft yang selalu membuat software mereka bersifat  “user friendly ” bagi pengguna perangkat yang ada membuat hal ini bisa menjadi kunci sukses mereka kembali mendapatkan tempat di pasar smartphone dunia.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…
February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Ini dia Laptop tipis dan ringan terbaru dengan prosesor “AMD…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…