Review Mini PC Desktop Gaming: ZOTAC ZBOX EN860

Reading time:
October 29, 2015

Sistem gaming desktop umumnya kita jumpai memiliki bodi besar sehingga memakan banyak ruang dimanapun pemiliknya menempatkan. Tidak hanya itu, peningkatan ukuran bodi juga sejalan dengan meningkatnya bobot sistem gaming desktop sehingga menyulitkan saat ingin dipindahkan. Motherboard dan graphics card dengan faktor bentuk mini-ITX memang menjadi salah satu jalan keluar bagi pengguna dalam membangun sistem gaming desktop dengan ukuran lebih ringkas dan bobot lebih ringan. Akan tetapi siapa menyangka jika sistem gaming desktop dapat dikecilkan lebih jauh lagi tanpa perlu mengorbankan terlalu jauh baik dari sektor performa maupun fitur.

ZOTAC ZBOX EN860 On Action

Sambutlah ZOTAC ZBOX EN860!!! Siapa menyangka di dalam kotak dengan ukuran 188 x 188 x 51 mm tersebut tersimpan prosesor Intel Core i 4th Generation berbasiskan arsitektur CPU Haswell. tidak sampai disitu saja, prosesor tersebut dipadukan dengan graphics card mobile NVIDIA GTX 800M Series berbasiskan arsitektur GPU Maxwell 1st Generastion. Tidak sampai disitu saja, ZOTAC ZBOX EN860 tidak luput untuk menyediakan konektivitas dan fitur lengkap layaknya sistem gaming desktop modern lainnya. Ingin tahu lebih lanjut mengenai performa sistem gaming desktop baik di aplikasi harian maupun game dan fitur apa saja yang dibenamkan ZOTAC untuk memanjakan penggunanya? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Spesifikasi ZOTAC ZBOX EN860

Processor Intel Core i5 4210U (Base 1,7 GHz/Turbo Boost 2,7 GHz)
Motherboard Intel 8-Series Chipset-based
Memory Support Up to 16 GB @1600 MHz DDR3L (Dual Channel Configuration)
Graphics GeForce GTX 860M 2 GB GDDR5
Storage Support 2,5 Inch Storage (Up to SATA III 6Gbps)
Wireless 802.11a/b/g/n/ac & Bluetooth V4.0 (by Intel Wireless-AC 3160)
USB 2.0/1.1 0
USB 3.0/2.0 1 (Front) 1 (Top) 2 (Rear)
eSATA/USB 3.0 Combo 0
Display Port 1
HDMI 1
DVI 1
D-Sub 1 (via DVI to D-Sub Converter)
Ethernet/RJ-45 2 (RealTek RTL8168/8111)
Audio In/Out Headphone Jack & Microphone Jack
Optical Drive N/A
Operating System Support Windows 7/8/8.1/10 (Tested on Windows 8.1)
Dimensions (mm) 188 x 188 x 51 (Leght x Width x Height)
[toggles class=”yourcustomclass”]
[toggle title=”Turbo Boost Clock Speed” class=”in”]ZOTAC ZBOX EN860 CPUZ 02[/toggle]
[toggle title=”Idle Clock Speed”]ZOTAC ZBOX EN860 CPUZ 01[/toggle]
[/toggles]
ZOTAC ZBOX EN860 ditenagai prosesor Intel Core i5 generasi empat berbasiskan arsitektur CPU Haswell. PC gaming dengan bodi mungil tersebut menggunakan model Core i5 4210U dimana huruf U menandakan penggunaan prosesor hemat daya Intel Ultra Low Voltage Series dengan nilai TDP (Thermal Design Power) sebesar 15 Watt. Prosesor tersebut merupakan tipe dual core dan dilengkapi teknologi Hyper-Threading sehingga mampu mengerjakan empat proses komputasi sekaligus dalam sekali jalan. Prosesor tersebut memiliki nilai base clock speed sebesar 1,7 GHz dan dapat naik lebih tinggi lagi secara otomatis hingga mencapai 2,6 GHz berkat teknologi Turbo Boost 2.0. Tentu saja tingginya nilai Turbo Boost 2.0 clock speed tersebut dapat dicapai pada saat sejumlah kondisi terpenuhi seperti temperatur, penggunaan daya, beserta jumlah penggunaan thread/core.
ZOTAC ZBOX EN860 CPUZ 03
ZOTAC mengombinasikan prosesor mobile tersebut dengan motherboard berbasiskan chipset Intel 8-Series tipe H.
ZOTAC ZBOX EN860 CPUZ 04
Pihak distributor mengirimkan ZOTAC ZBOX EN860 dengan dua keping memori/RAM SO-DIMM DDR3 di dalamnya. Setiap keping memori/RAM memiliki kapasitas 4 GB dengan kecepatan 1333 MHz. ZOTAC ZBOX EN860 sendiri memiliki potensi dukungan memori/RAM dengan kapasitas hingga 16 GB (8 GB per keping) dan kecepatan 1600 MHz.
ZOTAC ZBOX EN860 GPUZ
ZOTAC ZBOX EN860 ditenagai unit pengolah grafis GeForce GTX 860M. Graphics card NVIDIA berbasiskan arsitektur GPU Maxwell 1st Generation tersebut dilengkapi memori dengan kapasitas sebesar 2048 MB dengan tipe memori GDDR5 dan memiliki memory bus sebesar 128-bit. Chip GPU GM107 memiliki kecepatan kerja 1020 MHz dan dapat naik lebih tinggi lagi secara otomatis hingga 1097 MHz berkat teknologi GPU Boost 2.0. Sementara itu chip memori Samsung memiliki kecepatan kerja sebesar 5012 MHz (efektif).
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HP yang baru aja…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Ini Laptop Covertible paling terjangkau dari ADVAN untuk saat ini.…
March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…