Review NAS Western Digital MyCloud DL4100
Penggunaan Sebagai NAS

DL4100 dilengkapi dengan fitur konfigurasi otomatis oleh Western Digital. Secara standar, saat pertama kali dijalankan, NAS ini akan menawarkan beberapa opsi ke pengguna, kemudian NAS akan mengkonfigurasi dirinya sesuai pilihan pengguna. Fitur otomatis ini tentu akan membantu untuk pengguna yang tidak ingin repot dalam melakukan berbagai konfigurasi di NAS ini.


Secara umum, tampilan dari dashboard yang disertakan untuk kontrol dan konfigurasi NAS ini memiliki desain yang mirip dengan apa yang kami jumpai di seri MyCloud lain, seperti MyCloud EX2 dan EX4. Hanya saja, bila di seri sebelumnya dashboard yang disertakan diberi warna dasar abu-abu, di DL4100 ini, dashboard diberi warna putih yang membuatnya terlihat lebih cerah.

NAS DL4100 ini memiliki 4-bay storage, sehingga pilihan penggunaan keempat HDD yang terpasang tentunya akan lebih banyak dari NAS 2-bay. Western Digital menyediakan opsi JBOD, Spanning, RAID 0, RAID 1, RAID 5, dan RAID 10. Opsi seperti ini bisa dikatakan umum dijumpai di NAS 4-bay. Tidak terdapat opsi penggunaan khusus yang ditambahkan Western Digital di DL4100 ini.
Akses ke shared folder di NAS ini bisa diatur berdasarkan user ataupun group. Pengguna NAS ini juga bisa mengatur apakah user-user tertentu bisa mengakses isi dari suatu shared folder atau tidak melalui panel kontrol masing-masing user. Terdapat juga opsi akses lewat cloud ke data-data di NAS ini melalui fitur MyCloud.

Fitur ISO Mount juga disediakan oleh Western Digital di NAS ini, sehingga pengguna bisa langsung menampilkan isi dari sebuah file ISO dalam bentuk shared folder di NAS ini. Sayangnya, opsi untuk menggunakan fitur ini tidak terlihat langsung dari struktur menu. Western Digital “menyembunyikan” fitur ini di bagian Setting – Utilities.
Satu hal yang kami rasakan ketika mencoba melakukan berbagai konfigurasi standar di NAS ini, struktur menu yang digunakan oleh Western Digital terasa kurang mendukung kemudahan penggunaan. Berbagai fitur yang sebaiknya ditempatkan di menu tersendiri justru digabungkan ke dalam menu lain, sehingga berpotensi membingungkan pengguna. Tampaknya, langkah penyederhanaan menu yang dilakukan Western Digital agak kurang berhasil di dashboard DL4100 ini. Selain itu, di versi yang kami gunakan, respon dashboard dari DL4100 kadang terasa sangat lambat.
Fitur Tambahan untuk Bisnis

Karena ditujukan untuk kelas bisnis, NAS DL4100 ini disebut oleh Western Digital dilengkapi dengan fitur yang mendukung kebutuhan penggunaan di lingkungan perkantoran. Selain fitur manajemen user dan group untuk akses data di dalamnya, dukungan untuk bisnis juga ditampilkan dalam bentuk kemampuan perluasan kapasitas dengan menggunakan daisy chaining, alias menggabungkan kapasitas volume penyimpanan data dari beberapa NAS dengan saling menghubungkannya melalui Ethernet. Tidak ketinggalan, NAS ini juga mendukung fitur iSCSI yang memungkinkan pemanfaatan volume NAS ini oleh NAS atau perangkat lain dalam jaringan lokal.

Kemampuan backup juga disertakan oleh Western Digital ke dalam NAS ini. Opsi backup yang tersedia terbagi ke dalam backup isi dari storage eksternal atau kamera ke dalam NAS ini, serta backup isi dari NAS ini ke NAS dalam jaringan lokal atau ke cloud. Opsi semacam ini memang cukup umum ditemukan di NAS yang beredar saat ini, terutama yang ditujukan untuk kebutuhan kantoran yang umumnya berhubungan dengan keamanan data-data penting.
Western Digital juga menyediakan kemampuan komunikasi dengan UPS, baik dengan basis USB maupun Ethernet. Resource Monitor juga tersedia untuk melihat aktivitas dari NAS ini. Terdapat juga dukungan untuk Active Directory dan Distributed File System untuk kebutuhan sharing data dalam perusahaan.
Fitur Tambahan Lain
Kemampuan lebih juga dihadirkan oleh Western Digital di NAS ini dalam bentuk beberapa aplikasi tambahan. Sebagian dari aplikasi yang disediakan memang juga bisa dijumpai di NAS lain di kelas serupa, seperti Dropbox, phpMyAdmin, dan Transmission. Khusus untuk Transmission, aplikasi ini bisa dipilih sebagai alternatif untuk P2P Download yang telah disediakan oleh Western Digital. Sedang untuk fungsi web server, walaupun terdapat beberapa CMS seperti Joomla, phpBB, dan WordPress, Western Digital tidak menyediakan kontrol untuk Apache, sehingga pengguna mungkin akan kesulitan mengkonfigurasi dan memanfaatkan web server ini di luar dari CMS yang disediakan.

Fitur HTTP Download dan FTP Download juga tersedia, sehingga pengguna bisa langsung memanfaatkan NAS ini untuk menangani download file, tanpa perlu menyalakan PC. Media Server juga tersedia, dalam bentuk DLNA Server dan iTunes Server. Berdasarkan info di situs resmi Western Digital, terdapat juga Plex Media Server yang seharusnya bisa dipasang ke NAS ini. Hanya saja, pengguna harus melakukan instalasi secara manual karena opsi download untuk aplikasi tersebut tidak tersedia.

Western Digital juga menyediakan aplikasi yang cukup menarik, Acronis True Image 2015, yang umum digunakan untuk membuat image dari sistem dalam storage dan mengkopinya ke media lain. Tersedia juga aplikasi pendukung surveillance, Milestone, dengan dua lisensi gratis. Anti-Virus Essential juga siap melindungi data-data di dalam NAS ini dari ancaman malware.












