Review PowerColor Devil R9 390X

Reading time:
October 9, 2015

Kemasan Produk & Paket Penjualan

Polor_Devil_R390X_frontbox

 

Polor_Devil_R390X_Backbox
Kemasan dari PowerColor Devil R9 390X selalu hadir dengan desain yang spesial dan berbeda dari seri-seri PowerColor lainnya. Kelengkapan apa saja yang tersedia di dalam paket penjualannya? Berikut daftar lengkapnya:

Polor_Devil_R390X_Dokumentasi Polor_Devil_R390X_Kelengkapan

 

Beserta graphics card-nya, PowerColor juga menyertakan:

  • 1x CD Driver
  • 1x Quick Guide
  • 1x 6-Pin to 8-Pin Converter
  • 1 Set Mounting Screw for Radiator
Polor_Devil_R390X_MousePadBonus

PowerColor juga menyediakan bonus sebuah mouse pad berukuran besar dalam paket penjual graphics card ini.

Graphics Card

 

Polor_Devil_R390X_Full

Biasanya Devil series hadir dengan desain yang “gahar” dan tampak berotot. Namun Devil R9 390X sedikit terlihat berbeda. Meski tetap terlihat gagah, sistem pendingin hibrida yang digunakannya kali ini membuat tampilannya sedikit lebih “ramah”, berbeda dari Devil Series sebelumnya. Kesan graphics card Devil Series yang biasanya bertema hitam merah tak lagi hadir di graphics card ini. Hanya ada tema hitam silver dengan branding “Devil” yang mencolok. Penampilan eksklusif sekaligus unik dari PowerColor Devil R9 390X 8 GB juga disokong penggunaan komponen pilihan berkualitas tinggi. Salah satunya seperti penggunaan komponen VRM Multi Phases (6+1+1 Phases). Komponen ini mampu menghadirkan suplai daya listrik menuju GPU menjadi lebih efisien dan stabil serta diklaim mampu menghadirkan performa dan juga efisiensi dari graphics card tersebut. PowerColor juga menanamkan Platinum PowerKIT yang mana ini merupakan komponen-komponen yang tertanam dalam graphics card seperti MOSFET PowIRstage buatan International Rectifier yang mampu menangani arus listrik hingga 50 Amper atau 2,5x lipat lebih baik daripada MOSFET konvensional. Tidak sampai disitu saja, PowerColor juga menggunakan chip Digital PWM untuk pengaturan suplai daya listrik lebih presisi dan stabil sekaligus meningkatkan efisiensi hingga 90%. Tidak ketinggalan, PowerColor Devil R9 390X 8 GB juga dibekali komponen solid capacitor dan choke berkualitas sehingga durabilitas graphics card semakin maksimal.

Polor_Devil_R390X_Closer

 

Kehadiran sistem pendingin hibrida membuat profil graphics card ini cukup tinggi. Meski graphics card ini hanya menghabiskan dua buah slot ekspansi pada casing, hadirnya sistem pendingin hibrida pada graphics card ini membuat ukuran bodinya lebih tebal dari PowerColor PCS+ R9 390X. Namun, ukurannya yang lebih pendek mempermudah Anda saat akan memasangnya di casing yang sempit. Info dari situs resmi Power Color menyatakan bahwa ukuran graphics card ini adalah 285 x 140 x 63mm.

Polor_Devil_R390X_Fan Polor_Devil_R390X_RadiatorFan

Sistem pendingin hibrida Devil R9 390X dari PowerColor ini menggunakan satu buah fan berukuran 90 mm untuk mendinginkan komponen yang tersemat pada PCB graphics card ini seperti voltage regulation modules (VRM). Sedangkan pada radiator sistem pendinginnya tersemat kipas berdiameter 12 cm untuk membuang panasnya. Meski kipas yang disematkan pada radiatornya bukanlah kipas sekelas Gentle Typhoons, kipas ini tetap berhasil menjaga suhu graphics card ini. Jika Anda masih tak puas dengan performa kipasnya, Anda dapat menggantinya dengan mudah dengan kipas yang berkualitas lebih baik. Berikut suhu saat kami mengujinya di Unigine Heaven 4.0 yang tergolong “menyiksa” GPU di resolusi 4K dengan kualitas Extreme.

PowerColor Devil R9 390X

  • Full-load : 52 °C (fan speed: Auto @20%)
  • Idle : 30 °C (fan speed: Auto @20%)

Sistem pendingin hibrida yang ditawarkan graphics card ini benar-benar sukses menjaga suhu GPU Radeon R9 390X-nya. Angka maksimal di 52 °C akan membuat Anda merasa aman berlama-lama saat memainkan game AAA dengan resolusi dan detil tertinggi.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Bodi ADVAN Workmate Ultra Form Factor Clamshell atau laptop klasik…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Bodi Lenovo Legion Pro 5 Gen 10 Form Factor Clamshell.…
March 16, 2026 - 0

Review Acer Swift X 14 AI 2026: Tipis, Ringan, Kenceng Buat Gaming, Editing Video dan Desain 3D!

Bodi Form Factor Clamshell atau laptop klasik Material Keseluruhan bodinya…
February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Bodi ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA) Form Factor Clamshell Material…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…