Review Film The Good Dinosaur

Reading time:
November 29, 2015
THE GOOD DINOSAUR - Pictured (L-R): Momma, Poppa, Arlo, Buck, Libby. ©2015 Disney•Pixar. All Rights Reserved.

Di pelajaran sekolah, mungkin Anda pernah diberitahu bahwa jutaan tahun lalu sebelum dihuni oleh manusia, Bumi ini dihuni oleh berbagai hewan raksasa yang kerap disebut sebagai “dinosaurus”. Namun karena berbagai bencana dan salah satunya meteor yang jatuh ke planet ini, maka dinosaurus pun telah punah dan kini menjadi fosil bersejarah. Tapi, bagaimana jika seandainya meteor tersebut ternyata tidak jadi jatuh ke Bumi dan membumihanguskan spesies dinosaurus ini?

The Good Dinosaur mengisahkan bagaimana ratusan juta tahun lalu, alih-alih jatuh ke Bumi ternyata meteor tersebut hanya “numpang lewat”, sehingga spesies dinosaurus pun masih hidup bahkan jutaan tahun berikutnya. Yang cukup unik, di film ini dinosaurus seolah digambarkan sebagai “manusia” yang memiliki keluarga serta memiliki pekerjaan seperti misalnya seorang pemilik pertanian.

THE GOOD DINOSAUR

Terdapat Henry dan Ida, pasangan dinosaurus jenis Apatosaurus yang memiliki sebuah pertanian dan dikaruniai tiga anak dinosaurus yang bernama Libby, Buck, dan Arlo. Berbeda dengan dua kakaknya, Arlo memiliki sifat penakut. Untuk bisa mengatasi rasa takut tersebut, sang ayah pun kemudian memberikan semangat sekaligus pekerjaan kepada Arlo untuk menjaga lumbung jagung mereka yang kerap dicuri oleh maling yang tidak diketahui asal-usulnya. Dalam penjagaannya, Arlo berhasil menangkap maling tersebut yang ternyata adalah seorang anak manusia gua. Tidak tega, Arlo pun membebaskannya sehingga ayahnya menyuruh Arlo untuk memburunya bersama, tetapi sebuah petaka jatuh karenanya.

Setelah petaka tersebut, Arlo menemukan kembali si maling dan mengejarnya, hanya untuk jatuh ke sungai dan pergi mengalir jauh dari rumahnya. Dalam upaya untuk bisa kembali ke rumah, Arlo pun akhirnya terpaksa bertualang bersama si manusia gua, Spot, serta menemukan beragam jenis dinosaurus lain yang baik maupun jahat. Mampukan Arlo dan Spot bisa menemukan kembali rumah mereka?

Kualitas Animasi Tinggi, Plot Cerita Biasa Saja

Fmp-good-dinosaur_612x380

Disney Pixar sudah tidak diragukan lagi kemampuannya untuk bisa menampilkan segi visual memukau. Sepanjang film, penonton disuguhkan beragam pemandangan indah, mulai dari gunung, lembah, peraian, hingga padang rumput. Seolah, beragam pemandangan tersebut adalah nyata ada di dunia aslinya. Setiap pemandangan dan visual lainnya memiliki detil yang tidak kalah baiknya, penonton bisa melihat seperti apa kulit serta sisik yang dimiliki oleh Arlo, begitu juga bercak-bercak yang terdapat dalam muka Spot. Dalam film ini, nampaknya Disney Pixar seperti hendak memamerkan kemampuan dan keahlian mereka dalam mengemas segi visual dan animasi.

THE GOOD DINOSAUR (L-R) Arlo and Spot. ©2015 Disney•Pixar. All Rights Reserved.

Animasi tingkat tinggi, sayangnya plot kisah terasa begitu standar cenderung biasa saja. Memang, penyampaian pesan dan emosi dalam film ini disederhanakan karena target penontonnya memang lebih kuat untuk anak-anak. Walau begitu, seperti kebanyakan film anak-anak, premis “yang baik mengalahkan yang jahat” atau “percaya diri untuk bisa menghadapi tantangan” terasa sangat kuat di sini sehingga film terasa tidak jauh berbeda dengan film anak-anak lainnya karena plot kisah sejenis ini kelewat umum digunakan. Walau begitu The Good Dinosaur sendiri masih bisa dinikmati oleh orang dewasa sekalipun karena penyampaian pesan yang sederhana tersebut. Tidak ada salahnya untuk mengajak buah hati Anda untuk menonton The Good Dinosaur bersama-sama, mengingat pesan yang disampaikan juga cukup berguna sebagai bahan pembelajaran anak-anak.

THE GOOD DINOSAUR – SEEING THE LIGHT — An Apatosaurus named Arlo makes an unlikely human friend in Disney•Pixar’s “The Good Dinosaur.” Directed by Peter Sohn, “The Good Dinosaur” opens in theaters nationwide Nov. 25, 2015. ©2015 Disney•Pixar. All Rights Reserved.

Tanggal rilis: 26 November 2015
Genre: Animasi
Durasi: 100 menit
Sutradara: Peter Sohn
Pengisi suara: Raymond Ochoa, Jack Bright, Sam Elliott, Anna Paquin, A. J. Buckley, Jeffrey Wright, Frances McDormand, Steve Zahn
Studio: Walt Disney Pictures, Pixar Animation Studios

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…

Gaming

April 16, 2026 - 0

Diablo 4 Lord of Hatred Muncul di Rating Game Indonesia Untuk Switch

Diablo 4: Lord of Hatred muncul pada website game rating…
April 16, 2026 - 0

PS Plus April 2026 Hadirkan Horizon Zero Dawn Remastered & The Crew Motorfest

Sony umumkan jajaran game yang akan hadir di PS Plus…
April 16, 2026 - 0

Starfield Dapatkan Rating Untuk Nintendo Switch 2 di Taiwan

Starfield mendadak muncul pada sistem rating game di Taiwan untuk…
April 16, 2026 - 0

Fable Dapatkan Bantuan Tim Cinematic Blizzard Dalam Pengembangannya

Pimpinan Xbox sebut ada keterlibatan tim cinematic dari Blizzard di…