Collectors Showcase : Ariesta Yoga Pratama

Author
ToyKepo
Reading time:
December 14, 2015

Kali ini Toykepo berkesempatan untuk berbincang-bincang dengan Ariesta Yoga Pratama, salah satu admin komunitas Saint Cloth Myth Indonesia atau yang lebih populer disebut SCMI. Tanpa berbasa-basi lagi, langsung saja kita simak perbincangan serunya.

Sebagai permulaan  bisa memperkenalkan diri, nama dan profesi, serta latar belakang anda?
Nama lengkap Ariesta Yoga Pratama, saya berasal Malang, Jawa Timur. Tetapi saat ini berdomisili di DKI Jakarta. Latar belakang pendidikan saya adalah Teknik Elektro spesialisasi Telekomunikasi di Univ. Brawijaya angkatan 2002. Saat ini saya bekerja di Lemhannas (Lembaga Ketahanan Nasional) RI sejak 2009 hingga saat ini sebagai Staff Teknis Informatika terutama dalam tindakan preventif sebagai bagian dari ketahanan nasional.
AYP_12
Sepertinya anda sudah cukup lama berkecimpung dalam hobi mengoleksi mainan. Sejak kapan anda menekuni hobi yang satu ini?
Dulu pertama kali saya mengenal hobi koleksi mainan ini adalah sekitar tahun 1999. Waktu itu saya masih bersekolah tingkat SMA di Malang. Saat itu, passion dan intensitas mengoleksi belum seperti saat ini. Awalnya saya adalah pehobi model-kit militer khususnya pesawat tempur. Saya mulai tertarik dengan action figure tahun 2007, awalnya hanya iseng coba membeli Gashapon Saint Seiya. Karena di Malang waktu itu masih cukup sulit untuk mendapatkan koleksi mainan. Terutama wishlist action figure saya, salah satu alternatifnya adalah saya melengkapi koleksi mainan melalui transaksi online. Hal tersebut kadang membuat saya berpergian menuju Surabaya untuk mendapatkan wishlist saya. Kemudian pada akhir tahun 2009 saya hijrah ke Jakarta, saya merasa disinilah surganya mainan karena disini apapun bisa saya dapatkan, terutama wishlist yang susah saya dapatkan di Malang dulu. Preferensi koleksi saya adalah Saint Cloth Myth, diecast mobil dengan skala yang variatif, model militer, SHFiguarts ataupun figure-figure Pokemon, dan juga Model Kit Gundam.

AYP_01

Apa figure pertama, terfavorit, dan yang paling berkesan bagi anda selama mengoleksi action figure selama ini?
Figure pertama yang saya beli adalah Gashapon Saint Agaruma vol.1-4. Kemudian figure terfavorit selama mengoleksi mainan adalah SCM EX Sagittarius Aiolos. Lalu untuk yang paling berkesan adalah SCM Reguler Pisces karena waktu itu saya baru pertama kali pergi ke Jakarta. Waktu itu agendanya adalah saya masih melaksanakan ujian pertama untuk masuk di Lemhannas. Pada saat itu saya sedang ketagihan Gashapon, jadi passion lagi membara hehehe. Lalu ada seorang teman yg memberikan info salah satu toko mainan di Jakarta Utara, tepatnya di Kelapa Gading. Jadi pada saat itu tahun 2009 jaringan bis Transjakarta belum menjangkau Boulevard Kelapa Gading. Karena saya takut tersasar, maka saya telusuri jalan menuju toko mainan tersebut sembari bertanya kepada orang-orang disepanjang jalan. Akhirnya setelah sampai di toko tersebut, saya punya keinginan untuk memiliki figure bertemakan Saint Seiya selain gashapon yang pertama kali miliki. Dan keinginan saya tercapai ketika saya melihat SCM Reguler Pisces, yang kebetulan adalah zodiac saya. Ada rasa kebanggaan tersendiri ketika saya berhasil membeli SCM tersebut.
AYP_02
Sebenarnya apa mendorong atau mempengaruhi anda untuk terus mengoleksi mainan?
Yang pertama adalah kenangan masa kecil, dulu untuk mendapatkan mainan sangat sulit, karena ketersediaan barang dan kuantitas barang yang tidak sebanyak dan saat ini.
Yang kedua adalah koleksi karena saya benar-benar menyukai figure yang saya koleksi.
AYP_04
Nah ini salah satu pertanyaan yang mungkin cukup sulit, kira-kora sampai kapan anda tetap mengoleksi mainan?
Sebenarnya tidak bisa diprediksi, karena saya akan tetap mengoleksi mainan, sampai saya merasa bosan dan cukup. Karena saya pribadi selama masih senang dan masi memiliki kemampuan untuk membeli koleksi mainan insya allah saya akan tetap lanjut. Tetapi untuk kedepannya saya akan membatasi diri untuk cukup mengoleksi SCM saja.
AYP_06
Beralih ke pertanyaan selanjutnya, apa arti khusus koleksi mainan bagi anda pribadi?
Karena ada sebuah kebanggaan untuk mengoleksi para tokoh idola masa kecil, karena dulu hanya bisa punya keinginan untuk mengoleksi tapi saat ini saya punya mainannya yang bisa saya mainkan dan nikmati. Ada prestise yang saya rasakan dalam mengoleksi mainan seperti yang saya lakukan saat ini.
AYP_09
Setelah menekuni hobi koleksi mainan sejak dulu hingga saat ini, sudah tentu mas Yoga punya banyak cerita suka dan duka yang dialami. Mungkin bisa dibagikan kepada para pembaca kita?
Sukanya adalah kepuasan tersendiri, ada prestise karena memiliki dan mendapatkan koleksi mainan, serta karena hasrat dan keinginan terpenuhi. Dukanya adalah dua kata, DUIT ABIS hahahaha.
AYP_05
Sebagai seseorang yang cukup lama berkecimpung dalam hobi koleksi mainan, mungkin mas Yoga bisa sedikit berbagi tips & trik perawatan mainan?
Karena untuk mendapatkan barang koleksi ini tidak mudah. Koleksi mainan menurut saya adalah refleksi atau cerminan pemilik/kolektornya. Jadi ada baiknya diperlakukan sepantasnya. Kalau saya pribadi memperlakukan mainan seperti saya menjaga diri, karena saya menghargai perjuangan saya untuk mendapatkan koleksi mainan itu sendiri.
AYP_08

Bagaimana pandangan atau opini pribadi mas Yoga mengenai dunia koleksi mainan secara keseluruhan saat ini?
Kalau saya perhatikan, perkembangannya sangat pesat. Tidak seperti jaman dulu yang pilihannya sedikit. Saat ini banyak sekali lini baru yang rilis. Tetapi menurut saya ini bukan hal yang buruk, karena kita semakin selektif untuk memilih mainan apa saja yang pas dengan kantong masing-masing. Ini adalah era yang buruk bagi kolektor dengan banyak wishlist. Karena jumlah tiap kloter rilis itu sangat banyak, dan mau tidak mau pastinya kolektor harus rela untuk hanya membeli sebagian kecil dari wishlistnya.
AYP_10
Sebagai penutup mungkin mas Yoga punya sedikit pesan untuk para pembaca Toykepo?
Jangan terlalu mengikuti hasrat sesaat yang berlebih, bahasa kekiniannya, “Lapar Mata”.
Sebaiknya kita sebagai kolektor harus lebih menghargai koleksi mainan kita dengan sewajarnya, karena koleksi tersebut bagaimanapun adalah hasil jerih payah kita.
Selain itu diperlukan juga kebijaksanaan dalam kegiatan koleksi mainan tersebut, supaya tidak berlebihan dan malah jadi cepat bosan. Itu saja terima kasih.

Tadi perbincangan kita dengan Ariesta Yoga Pratama, salah seorang admin Saint Cloth Myth Indonesia – SCMI yang juga kolektor yang cukup veteran. Terima kasih atas waktu dan kesempatan yang diberikan untuk sesi ngobrol barengnya.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…
February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Ini dia Laptop tipis dan ringan terbaru dengan prosesor “AMD…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…