Mudah Belajar Coding Lewat Ajang ‘Hour of Code’

Microsoft bekerjasama dengan Code.org untuk mengajak masyarakat, terutama siswa dan guru, agar dapat mempelajari dasar-dasar coding dengan cara yang menyenangkan. Sepuluh ribu guru, ratusan siswa, orangtua, dan anggota komunitas berpartisipasi untuk belajar coding dalam acara Hour of Code yang diselenggarakan pada 7-13 Desember 2015 di berbagai lokasi di Jakarta.
Melalui Hour of Code,, para peserta diajak mengenal coding dengan cara baru yaitu dengan aktivitas permainan. Para peserta diminta menyelesaikan 14 level permainan, dimana pada setiap level-nya mereka harus menavigasi karakter, menambang, membuat kerajinan, dan menjelajah dalam dunia 2D Minecraft. Source Code disusun menggunakan program editor visual berbasis blok (block-based visual). Sehingga pengguna hanya perlu menyusun blok-blok berisi kode yang harus disesuaikan dengan logika program. Melalui Tutorial Minecraft, partisipan mendapatkan pengalaman baru dan menyenangkan untuk belajar coding layaknya bermain.

Esther Sianipar, selaku Citizenship and Community Affair Support Manager Microsoft Indonesia, berharap Hour of Code dapat meningkatkan akses anak-anak dan pengajar terhadap teknologi. Coding merupakan ‘pintu’ untuk proses penciptaan berbasis teknologi komputer. “Dengan memperkenalkan coding melalui cara yang menyenangkan, kami berharap banyak talenta bidang teknologi bermunculan di Indonesia,” ungkapnya.
Hour of CodeTM merupakan inisiatif global yang dilaksanakan serentak di 180 negara dan diikuti oleh lebih dari 100 juta siswa dengan Tutorial Minecraft yang diterjemahkan ke dalam 40 bahasa. Selain menawarkan pengalaman belajar coding dengan cara berbeda, Hour of Code juga mengajak publik untuk menjadi fasilitator dalam acara ini. Sehingga dapat meningkatkan ketertarikan kalangan muda untuk mempelajari ilmu coding.














