Penetrasi Smartphone Apple di China Mulai Melambat

Reading time:
January 28, 2016

Tahun 2016 ini diprediksi akan menjadi tahun yang berat bagi Apple, terutama untuk penjualan smartphone mereka. Beberapa negara yang selama ini menjadi basis penjualan produk mereka, seperti Amerika Serikat, Kanada, dan Jepang, disebut mulai melambat dalam mengadopsi produk smartphone baru mereka. Hal itu diperburuk lagi dengan mulai lambatnya penetrasi smartphone mereka di negara yang disebut sebagai basis baru penjualan iPhone, China.

apple-iphone-6s-3d-touch

Apple sendiri menyebutkan bahwa China merupakan pasar yang sangat potensial, terutama karena masih tingginya jumlah pengguna smartphone 3G dari kalangan menengah ke atas di negara tersebut. Sayangnya, kurang baiknya keuangan di negara tersebut membuat penetrasi smartphone baru Apple, iPhone 6s dan iPhone 6s Plus, menjadi melambat. Hal ini diperkirakan akan berdampak pada melambatnya peningkatan penjualan smartphone mereka di tahun 2016 ini, dimulai dari kuartal pertama ini.

Terlepas dari prediksi tersebut, Apple tetap menyatakan akan serius menggarap pasar China. Terbukti, mereka tetap melanjutkan pembukaan beberapa gerai resmi di negara tersebut, hingga mencapai 40 gerai di pertengahan tahun nanti. Hal itu dilakukan Apple karena mereka memprediksi pasar smartphone di China akan kembali membaik, bahkan jauh lebih baik dari sebelumnya.

Di tahun 2015 lalu, berdasarkan pernyataan Tim Cook, China menjadi salah satu pasar penting bagi Apple, terutama untuk produk iPhone mereka. Penjualan yang tinggi di negara tersebut membantu Apple mencatat rekor baru. Namun, untuk tahun 2016 ini, bisa jadi Apple tidak bisa menikmati rekor penjualan baru karena pasar yang sedikit melemah di beberapa basis penjualan mereka.

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…

Gaming

April 25, 2026 - 0

Update Besar Slay the Spire 2 Picu Gelombang Review Negatif

Kehadiran update besar untuk Slay the Spire 2 justru memicu…
April 25, 2026 - 0

Xbox Fokus Perkuat Game Pass Dengan Tekankan Harga dan Fleksibilitas

Xbox tetapkan Game Pass sebagai prioritas layanan utama, dengan fokus…
April 24, 2026 - 0

Avalanche Studios Buka Rekrutmen untuk Proyek Game AAA Baru

Kreator dari seri Just Cause, Avalanche Studios, membuka rekrutmen untuk…
April 24, 2026 - 0

Xbox Tinggalkan Branding Microsoft Gaming & Siap Evaluasi Eksklusivitas

Xbox resmi kembali ke branding lama mereka, sambil siapkan untuk…