Hands-On Review Monitor: BenQ XL2411Z
Penggunaan

Untuk mencicipi kemampuan BenQ XL2411Z kami langsung menjalankan sejumlah judul game andalan kami dan tidak lupa refresh rate monitor ini kami atur di angka 144 Hz. Untuk sebuah LCD monitor dengan panel tipe TN (Twisted Nematic), BenQ XL2411Z ternyata sanggup menghasilkan reproduksi warna tergolong baik walaupun memang tidak sebaik panel tipe IPS. Kami menemukan sedikit gejala kemerahan saat LCD monitor menampilkan warna putih meskipun menurut kami tidak terlalu mengganggu. Sementara itu, pergeseran sedikit pada sudut pandang mata terhadap monitor ternyata tidak langsung membuat pergeseran warna secara signifikan tetapi bertahap. BenQ XL2411Z sendiri diklaim memiliki viewing angle hingga sudut 170° untuk arah kanan dan kiri dan 160° untuk atas dan bawah. Tampaknya BenQ memberikan perhatian sangat serius dalam pemilihan panel TN untuk produk ini. Sementara itu dengan tingkat refresh rate lebih tinggi daripada frame rate pada game ternyata membuat gejala image tearing hampir tidak kami temukan selama sesi pengujian. Tentu saja dengan response time hanya sebesar 1 ms kami tidak menemukan gejala image ghosting selama sesi bermain game.
Monitor stand pada BenQ XL2411Z memang menjadi nilai lebih tersendiri. Dikombinasikan dengan bobot 6 kg, proses pengaturan posisi layar untuk menyesuaikan dengan posisi kami saat bermain dapat dilakukan dengan mudah. Bahkan LCD monitor ini tidak banyak bergoyang pada saat sesi pengaturan berlangsung. Proses pemasangan kabel terasa agak sulit sampai kami memutar terlebih dahulu layar pada posisi potrait.
Menu

Menu pertama yang muncul saat pengguna menekan tombol pada sisi kanan bawah layar. Cukup membingungkan untuk pertama kali karena hanya terdapat logo tanpa penjelasan.

Logo paling kiri pada menu digunakan untuk mengakses fitur Blur Reduction untuk mengurangi gejala motion blur pada saat bermain game pada mode 2D, sehingga membuat mata menjadi lebih nyaman saat memandang layar.
[toggles class=”yourcustomclass”]
[toggle title=”Picture Mode” class=”in”]
[toggle title=”Picture Mode”]
[/toggles]
Logo nomor dua dari kiri pada menu digunakan untuk mengakses menu Picture Mode.

Logo nomor tiga dari kiri pada menu digunakan untuk mengakses menu Display Mode.
[toggles class=”yourcustomclass”]
[toggle title=”Main Menu” class=”in”]
[toggle title=”Main Menu”]
[toggle title=”Main Menu”]
[toggle title=”Main Menu”]
[toggle title=”Main Menu”]
[toggle title=”Main Menu”]
[/toggles]
Logo nomor empat dari kiri pada menu digunakan untuk mengakses Main Menu untuk pengaturan monitor lebih lengkap.
Picture Mode
- Standard: Cocok untuk pemakaian pada aplikasi sehari-hari
- Movie: Cocok digunakan untuk menonton video
- Photo: Cocok digunakan untuk melihat gambar tidak bergerak
- sRGB: Cocok untuk desain dengan reproduksi warna mendekati perangkat kamera, printer, dan lainnya
- Eco: Mode hemat daya listrik
- FPS1 & FPS2: Cocok digunakan pada saat memainkan game dengan genre FPS (First Person Shooting)\
- RTS: Cocok digunakan pada saat memainkan game dengan genre RTS (Real-time Strategy)
- Gamer1 | Gamer2 | Gamer3: Parameter pengaturan pada profile ini dapat diubah sesuai dengan preferensi pengguna
[toggles class=”yourcustomclass”]
[toggle title=”Standard” class=”in”]
[toggle title=”Movie”]
[toggle title=”Photo”]
[toggle title=”sRGB”]
[toggle title=”Eco”]
[toggle title=”FPS1″]
[toggle title=”FPS2″]
[toggle title=”RTS”]
[toggle title=”Gamer1″]
[toggle title=”Gamer2″]
[toggle title=”Gamer3″]
[/toggles]
[toggles class=”yourcustomclass”]
[toggle title=”Standard” class=”in”]
[toggle title=”Movie”]
[toggle title=”Photo”]
[toggle title=”sRGB”]
[toggle title=”Eco”]
[toggle title=”FPS1″]
[toggle title=”FPS2″]
[toggle title=”RTS”]
[toggle title=”Gamer1″]
[toggle title=”Gamer2″]
[toggle title=”Gamer3″]
[/toggles]
Konsumsi Daya
Pengujian konsumsi daya dilakukan menggunakan power meter yang dihubungkan pada kabel power monitor. Pengujian daya dilakukan pada mode Standard dan Eco pada menu Picture Mode.
- Picture Mode – Standard: 30,3 Watt
- Picture Mode – Eco: 15,2 Watt
Pada Eco Mode penggunaan listrik monitor sukses dipangkas hingga separuh Standard Mode tetapi dengan pengurangan pada tingkat kecerahan layar.














