John McAfee Siap Makan Sepatunya Jika Tak Mampu Bobol Sistem Enkripsi iPhone

Buntut dari penolakan Apple membantu FBI membongkar data dari iPhone 5c milik teroris yang beraksi di San Bernardino pada 2 Desember 2015 lalu tampaknya telah menyita perhatian beberapa kalangan publik. Pendiri perusahaan anti-virus ternama McAfee, John McAfee adalah salah satunya. McAfee dikabarkan telah menawarkan diri untuk membantu FBI membongkar sistem enkripsi iPhone 5c milik sang teroris tersebut untuk mengetahui informasi yang terdapat di dalamnya.
McAfee merasa yakin dapat membobol sistem enkripsi dari iPhone 5c milik teroris tersebut. McAfee yang memiliki tim hacker yang dianggapnya cukup andal merasa mampu untuk membobol sistem enkripsi dari iPhone hanya dalam waktu tiga minggu. Bahkan ia berjanji akan memakan sepatunya secara live di TV jika sistem enkripsi dari iPhone 5c tersebut tidak berhasil dibobol.
Awal dari permasalahan ini dikarenakan Apple menolak permintaan FBI dalam melakukan investigasi ke ponsel iPhone 5c milik teroris yang melakukan penembakan di fasilitas disabilitas di San Bernardino, California pada 2 Desember 2015 lalu. Sang teroris pun tewas dalam tragedi baku tembak dengan polisi.
Pihak FBI pun mencoba mencari informasi tambahan melalui iPhone 5c milik teroris dengan menebak kata sandi dari ponsel tersebut sebanyak 10 kali namun hasilnya gagal. Hal tersebut menyebabkan fungsi auto-erased dari ponsel tersebut telah aktif secara otomatis, sehingga pihak FBI pun mencoba meminta bantuan kepada Apple.
Alasan penolakan Apple karena ingin melindungi hak privasi pengguna produk Apple lainnya dengan tidak membuka pintu sistem keamanan yang diinginkan FBI. Tim Cook sempat berujar, “Teknisi kami telah bekerja keras dalam membangun sebuah sistem enkripsi yang kuat di dalam iPhone untuk melindungi para konsumen. Ironisnya mereka diminta untuk melemahkan sistem enkripsi yang sudah kami bangun dengan susah payah“. Akankah McAfee mampu membobol sistem enkripsi dari iPhone tersebut?
Sumber: BGR














