Mengenal Sejarah Action Figure

Author
ToyKepo
Reading time:
February 15, 2016

Dari artikel kita sebelumnya mengenai jenis-jenis collectible toys, kita tahu salah satu jenis mainannya adalah Action Figure. Kali ini kita akan membahas sejarah dan mengenal Action Figure lebih dalam lagi.

Action Figure pertama kali dikenalkan oleh Hasbro pada tahun 1964. Saat itu creative director Hasbro, Stan Weston dan Dan Levine, mengembangkan figure 12 inchi yang diinspirasi dari fim tahun 1945 berjudul “ The Story of G.I. Joe”. Figure ini dibuat dengan point artikulasi di tubuhnya agar bisa dipose sesuka hati. Karena keistimewaannya ini mainan ini dinamakan Action Figure.

Action Figure G.I. Joe tanpa kostum (sumber Google image)
Action Figure G.I. Joe tanpa kostum (sumber google image)

Selain artikulasi, Action Figure G.I. Joe yang lebih ditujukan untuk anak laki-laki ini, juga menyediakan berbagai kostum army yang bisa disesuaikan dengan selera konsumen. Konsep ini diadaptasi dari boneka Barbie buatan Mattel, yang lebih popular di kalangan anak perempuan.

gijoe45th
Varian G.I. Joe (sumber Google Image)

Action Figure G.I. Joe ini sangat populer pada era itu. Banyak perusahaan mainan yang membeli lisensi ini, untuk membuat lini sendiri atau pun mengembangkannya.
Pada tahun 1970an, Takara salah satu perusahaan mainan Jepang yang memegang lisensi ini, mengembangkan versi kecil dari Action Figure dengan ukuran sekitar 3 sampai 5 inchi. Mainan ini diberi nama Microman dan dirilis pada tahun 1974. Microman ini lalu di adaptasi ke Amerika dengan nama Micronauts oleh Mego.

Micronauts (sumber Google image)
Micronauts (sumber Google image)

Inovasi Microman membuat trend baru pada dunia mainan. Action Figure yang tadinya berukuran besar bisa diadaptasi menjadi relative lebih kecil. Mego yang pada saat itu memegang lisensi komik superhero Marvel dan DC, mengadaptasi Micronauts menjadi karakter-karakter super hero ini.

Figure superhero buatan Mego (sumber Google image)
Figure superhero buatan Mego (sumber Google image)

Tahun 1980-an adalah era emas kartun di TV. Action figure dari serial kartun He-man, Thundercats, dan Silverhawks, Teenage Mutant Ninja Turtles. Bertebaran di pasaran untuk memuaskan anak-anak pada era tersebut. Action Figure ini pun dilengkapi dengan berbagai macam aksesoris yang dijual terpisah.

Seri lengkap He-Man, mimpi tiap anak yang hidup ada era tersebut (sumber Google image)
Seri lengkap He-Man, mimpi tiap anak yang hidup ada era tersebut (sumber Google image)

Di era ini juga, kartun Jepang yang identik dengan robot yang dapat berubah seperti Transformers, mulai banyak dikenal. Takara yang melihat trend ini merilis lini Micro Change, dimana sebuah object bisa berubah menjadi robot. Di sisi lain Hasbro mengadaptasi Micro Change ini dengan lini Takara Diaclone yang menjadi lini Transformers yang kita kenal sekarang.

optimus-prime-base
Optimus Prime Base Diaclone (sumber Google image)

 

Pada era sekarang nama Action Figure sudah bukan milik Hasbro saja, sudah banyak perusahaan mainan yang mengembangkan dan merilis mainan dengan kategori Action Figures, sebut saja Bandai dengan SHF-nya, Good Smile Company dengan Figma, Hot Toys, Medicom, dan masih banyak lagi. Karakternya pun sudah semakin beragam, dari karakter animasi, film, sampai karakter video game. Perlu diingat perkembangan ini juga menggeser peran Action Figure yang tadinya hanya dipandang sebagai mainan anak-anak. Sekarang banyak Action Figure yang dibeli untuk dikoleksi oleh remaja dan orang dewasa.

Sumber: Wikipedia.com

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 16, 2026 - 0

Review Dell Pro 14 Essential: Dell Bikin Laptop Bisnis Terjangkau? Performanya Gimana?

Dell jualan laptop bisnis terjangkau di Indonesia? Iya, kalian gak…
July 14, 2026 - 0

Review Lenovo IdeaPad Pro 5a (14AGP11): Desain Makin Mewah, Bodi Kokoh, Performa Mantap!

Kalau denger laptop dengan nama “Pro”, apa yang ada di…
July 8, 2026 - 0

Review ASUS Vivobook S14 OLED (S5406SAL): Baterai Awet, Bodi Ringkas, Multitasking Lancar

Nyari laptop yang baterainya tahan seharian? Kalian harus tonton pembahasan…
July 7, 2026 - 0

2 Tahun Laptop Snapdragon: Makin Kencang atau Makin Mengecewakan?

Eh, kalian sadar tidak? Laptop Snapdragon X Series itu udah…

Gaming

July 16, 2026 - 0

Sony Terancam Gugatan Rp7,4 Triliun Akibat Keputusan Tinggalkan Disc

Sony menghadapi gugatan USD 457 juta di Belanda setelah keputusan…
July 16, 2026 - 0

ASUS ROG Jual RTX 5090 Termahalnya, Apa yang Ditawarkan?

ASUS resmi membanderol graphics card ASUS ROG Astral RTX 5090…
July 16, 2026 - 0

Dibuat Sepenuhnya dengan AI, Game Capybara Ini Menangkan USD 25.000

Developer iOS memenangkan USD 25.000 lewat game Capybara yang dikembangkan…
July 16, 2026 - 0

AMD Rilis Hardware Edisi Khusus VALORANT, Sayangnya Tidak Dijual Bebas

AMD memperkenalkan hardware edisi terbatas VALORANT VCTCN 2026, tetapi seluruh…