Direct Release: Universal Robots, Perusahaan Pembuat Robot Terbesar di Denmark

Reading time:
March 3, 2016

Raih Pertumbuhan Pendapatan Sebesar 91 Persen

Laporan Keuangan Universal Robots yang baru-baru ini dipublikasikan memastikan potensi pertumbuhan industri robot yang sangat besar.

Dengan pendapatan yang mencapai 418 juta krona Denmark (sekitar USD 61.65 juta) di tahun 2015, perusahaan yang bermarkas di kota Odense ini membukukan pertumbuhan sebesar 91 persen dibandingkan dengan tahun 2014, serta menunjukkan kinerja laba bersih perusahaan yang cemerlang: laba sebesar 65,4 juta krona Denmark (sekitar USD 9.65 juta) sebelum pajak.

Jakarta, Indonesia, 3 Maret 2016 – American Teradyne memicu kegemparan yang cukup luar biasa saat mereka membayar lebih dari USD 285 juta untuk membeli seluruh saham perusahaan Universal Robots yang berbasis di kota Odense ini pada musim semi 2015. Harga yang dibayarkan untuk perusahaan Denmark dengan 150 karyawan ini mencerminkan ekspektasi terhadap tingkat pertumbuhan yang signifikan di industri robot, terutama di pasar baru untuk robot-robot tipe inovatif yang disebut robot-robot kolaboratif atau cobots, yaitu robot-robot berbiaya rendah, mudah dijalankan dan diprogram, yang bekerja berdampingan dengan para pekerja produksi untuk meningkatkan kualitas dan meningkatkan efisiensi proses manufaktur. Universal Robots berada di balik penemuan cobot pertama di dunia.

Unversal Robot

Cobot pertama terjual di bulan Desember 2008, dan di tahun 2015 pasar ini diperkirakan bernilai USD 100 juta. Pasar cobot diperkirakan oleh beberapa analis akan mencapai nilai lebih dari USD 3 miliar di tahun 2020. Oleh karena itu, perusahaan pelopor dari Denmark ini telah mengamankan posisi sangat kuat Teradyne sebagai pemilik mereka, di segmen yang tumbuh pesat ini.

Pendapatan Universal Robots senilai 418 juta krona Denmark (sekitar USD 61.65 juta) di tahun 2015 setara dengan pertumbuhan sebesar 91 persen dibandingkan dengan tahun 2014, serta setara dengan pertumbuhan sebesar 233 persen dibandingkan dengan tahun 2013. Total laba sebelum pajak sebesar 65,4 juta krona Denmark (sekitar USD 9.65 juta) merupakan pertumbuhan sebesar 122 persen dibandingkan dengan tahun 2014. Hal ini berarti perusahaan pembuat robot tersebut telah meningkatkan pendapatan dan mengurangi biaya per robot, dan dengan demikian memiliki kinerja yang lebih efisien di tahun 2015 dengan pertumbuhan laba yang melebihi peningkatan pendapatan.

Sejak tahun 2012, rata-rata penjualan tahunan Universal Robots telah meningkat sekitar 75 persen. Seluruh lengan-lengan robot diproduksi di Odense, dan robot-robot tersebut dijual melalui 200 distributor dengan 45 persen penjualan di Eropa, 30 persen di Amerika, serta 25 persen di Asia pada tahun 2015.

Pemilik perusahaan Denmark dengan kemampuan finansial yang besar ini pun telah siap untuk berinvestasi secara ambisius dalam mempertahankan kepemimpinan Universal Robots di bidang robot kolaboratif. Dengan semakin banyak dipekerjakannya pengembang robot pada tahun 2015, staf Divisi Pengembangan Universal Robots di Odense meningkat hampir dua kali lipat.

“Dalam beberapa tahun mendatang, kami berharap pasar robot kolaboratif dapat berkembang setidaknya sebesar 50 persen setiap tahun, yang tidak sedikit disebabkan oleh periode balik modal yang singkat, seringkali kurang dari 12 bulan,” tutur CEO Universal Robots, Enrico Krog Iversen. “Kami adalah pemimpin pasar yang nyata dan telah mengembangkan investasi secara luas di bidang teknik, penjualan dan layanan pelanggan untuk memperluas kepemimpinan kami. Meskipun tugas saya akan beralih dari sebagai CEO menjadi konsultan di Universal Robots di akhir tahun ini, saya yakin Universal Robots akan terus berkembang dengan mengandalkan strategi yang begitu jelas berdasarkan tiga kata kunci, yaitu Fokus, Kesederhanaan, dan Pelaksanaan yang tanpa kompromi.”

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 29, 2026 - 0

Sony Hadiahkan US$50 Ribu Untuk Hacker Penemu Komponen Jailbreak

Sony membayar hadiah US$50.000 untuk hacker yang melaporkan celah keamanan…
October 29, 2026 - 0

Epic Games Akan Latih AI Untuk Dukung Unreal Engine

Epic Games akan mengubah EULA Unreal Engine agar game yang…
October 29, 2026 - 0

Nintendo Switch 2 Lite Dikabarkan Pakai Chip Samsung yang Hemat Daya

Nintendo Switch 2 Lite dirumorkan memakai platform Samsung 8LPU+ yang…
October 29, 2026 - 0

Capcom Matikan Server Street Fighter V Demi Atasi Masalah Keamanan

Capcom matikan server Street Fighter V dan hentikan penjualan di…