Review Casing Corsair Carbide 600C

Reading time:
March 5, 2016

Beralih ke bagian front panel. Corsair meletakkan front panel berisi tombol dan port di bagian atas casing ini. Hal ini membuat tampilan bagian depan casing terlihat flat, sehingga menimbulkan kesan elegan. Terdapat tombol power dan reset di bagian ini, di mana keduanya akan menyala dengan backlight dari lampu LED. Corsair menyediakan switch fan control di bagian ini, sehingga pengguna bisa dapat dengan mudah mengatur kecepatan kipas di dalam casing tanpa harus repot membuka casing terlebih dahulu. Carbide 600C menggunakan switch dengan 3 mode kecepatan fan. Sementara untuk konektivitas, terdapat dua USB 2.0 dan dua USB 3.0, beserta port untuk audio.

SONY DSC
Front panel casing ini terletak di bagian atas.

 

SONY DSC
Dari atas ke bawah: tombol reset, 2x port USB 2.0, 2x port USB 3.0, 2x port audio, switch kecepatan fan, dan tombol power.

 

Beralih ke bagian side panel. Untuk Carbide 600C ini, Corsair menyediakan side panel kanan dalam bentuk jendela akrilik frameless. Pengguna dengan mudah dapat melihat ini dari casing ini. Di dekat bagian depan dari side panel, terdapat handle dengan bentuk elegan untuk membuka side panel ini. Ketika dibuka, engsel akan menahan side panel sehingga tidak langsung terlepas dari casing. Namun, bila Anda butuh melepas total side panel tersebut, misalnya ketika perakitan sistem, Anda bisa menariknya ke atas untuk melepasnya dari engsel.

SONY DSC
SONY DSC
Handle untuk membuka pengunci side panel.

 

SONY DSC
Engsel side panel kanan.

 

SONY DSC
Tarik side panel ke atas untuk melepasnya dari engsel.

 

Di bagian belakang, kita dapat melihat lubang untuk port I/O dari motherboard, lubang untuk PSU, serta area slot ekspansi. Casing ini mampu mengakomodasi 8 slot ekspansi untuk berbagai I/O, mulai dari VGA, sound card, dan lain sebagainya.

SONY DSC

Beralih ke bagian dalam, terlihat desain yang berbeda dari biasanya. Seperti yang kami sebutkan sebelumnya, casing ini menggunakan layout inverted atau terbalik. Storage dan power supply ditempatkan di atas, dan terlindungi oleh cover khusus yang membuatnya tidak terlihat dari window sisi kanan casing.

 

SONY DSC
Cover untuk PSU dan storage.

 

SONY DSC
SONY DSC
Bagian dalam Carbide 600C. Terlihat jelas bahwa motherboard akan dipasang terbaik ke dalam casing ini.
SONY DSC
Kabel dari front panel casing.

 

Sepertinya Corsair tetap mencoba menerapkan konsep low noise untuk varian Carbide 600C ini, walaupun tidak setinggi konsep quiet di Carbide 600Q. Ini terlihat dari penempatan dua kipas tipe silent ukuran 140 mm di bagian depan, serta satu kipas serupa di bagian belakang. Tentunya, semua Ini juga bisa diubah sesuai selera pengguna, misalnya dengan memasang sendiri kipas high performance.

 

SONY DSC
Dua kipas 140 mm di bagian depan.

 

SONY DSC
Kipas 140 mm di bagian belakang.

 

Aspek cable management juga diperhatikan Corsair di casing ini. Mereka menyediakan lubang-lubang yang membantu cable management yang baik, yang sebagian dilengkapi dengan rubber grommet untuk menyembunyikan kabel. Selain di bagian tray motherboard, terdapat beberapa lubang lain di bagian bawah yang sayangnya tidak dilengkapi dengan rubber grommet.

 

SONY DSC
Lubang untuk cable management.

 

SONY DSC

 

SONY DSC

 

Sementara di bagian dasar, terdapat lubang ventalasi untuk penempatan berbagai ukuran radiator water cooling, atau kipas pendingin tambahan. Bagian ini juga dilengkapi juga dengan dust filter, yang untuk melepasnya juga sangat mudah dilakukan.

SONY DSC
SONY DSC
Dust filter dilepas dari sisi luar bagian bawah casing.
SONY DSC SONY DSC
SONY DSC
Magnet di dust filter.

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Bodi Axioo Hype AI 5 Form Factor Clamshell atau Laptop…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Bodi ADVAN Workplus AI Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik…
March 28, 2026 - 0

Review ASUS ROG Flow Z13-KJP (2026): Tablet dengan RAM 128 GB untuk AI & Gaming Berat

Bodi ASUS ROG Flow Z13-KJP Form Factor Detachable Laptop Jadi…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Bodi ASUS Zenbook S16 OLED Form Factor Clamshell Material Ceraluminum…

Gaming

April 21, 2026 - 0

Assassin’s Creed Black Flag Resynced Dapatkan Tanggal Reveal

Ubisoft akhirnya tentukan tanggal reveal resmi untuk Assassin’s Creed Black…
April 21, 2026 - 0

Ubisoft Mulai Fokus Development Game Gunakan Generative AI

Ubisoft membuka lowongan kerja yang menuntut keahlian Generative AI, menandakan…
April 21, 2026 - 0

Forza Horizon 6 Diprediksi Tembus 500 Ribu Preorder di Steam

Forza Horizon 6 diperkirakan sudah terjual lebih dari 500 ribu…
April 21, 2026 - 0

Microsoft Akan Kembali Gelar ID@Xbox Showcase di Akhir April 2026

Microsoft akan perlihatkan jajaran game indie yang akan datang di…