Review Headphone Sennheiser HD 231G

Author
Irham
Reading time:
March 3, 2016

Using Experience

Selanjutnya kami akan membahas mengenai pengalaman penggunaan dari Sennheiser HD 231G.Pengujian kami lakukan dengan memutar beberapa traack musik dengan menggunakan handset smartphone. Terlebih karena perangkat ini memang diprioritaskan dengan penggunaan smartphone, dimana pada box juga tertera bahwa headset ini memiliki compatibility pada perangkat-perangkat smartphone Samsung Galaxy. Namun lebih kepada kontrol remote yang tersedia pada headset tersebut.

Kami pun memutar beberapa track musik  salah satunya yaitu track berjudul “September “ dari Daughtry (MP3 320 Kbps, 44.1 KHz). Dimana lagu ini memiliki kompisisi gitar acoustic yang cukup detail dengan musik rock yang dominan. Disertai dengan komposisi bass yang dan drum yang cukup menghentak dan suara vocal yang cerah.

Headset Sennheiser HD 231 G

Yang kami rasakan saat mendengarkan musik ini menggunakan headphone ini cukup memuaskan. HD 231G memberikan detail suara yang begitu jernih dan jelas terutama untuk di wilayah frekuensi high. Suara pertikan gitar akustik sangat bersih terdengar, dan tidak ada kesan pecah meskipun dengan volume suara yang cukup tinggi. Begitu juga suara vokal tetap terasa berada di depan, di tengah instrumen musik lain yang menutup.

Namun untuk dentuman dari drum dan bass tidak terasa sepenuhnya keluar. Frekuensi bass terasa tertahan, seperti mengalami kompresi. Ketika frekuensi bass yang seharusnya lebih mengisi penuh dengan volume yang lebih besar, suara yang keluar tidaklah maksimal. Tidak ada kesan bass yang merambat dalam.

Kami juga mencoba mendengarkan jenis musik lain yaitu EDM, dimana instrumen musik lebih didominasi dengan dentuman bass dan suara synthesizer. Kami memutar track dari ZEDD “I Want You To Know” dengan format FLAC. Menggunakan headphone Sennheiser HD 231G untuk jenis musik seperti in nampaknya kurang optimal. Selain karena suara dentuman bass tidak terasa, suara instrumen synthesizer yang berada di frekuensi tinggi malah terkesan bertumpuk dan terlalu bising.

Headphone ini lebih nampaknya cocok digunakan untuk mendengarkan musik pop atau pun acoustic, yang banyak di dominasi dengan instrumen gitar dan juga piano. Untuk soundstaging, Sennheiser tetap memberikan suara yang megah dan pemisahan jarak yang baik. Musik yang didengarkan terutama untuk musik acoustik terasa lebih real dengan ambience terdengar megah.

Headset Sennheiser HD 231 G

Sennheiser HD 23 memiliki isolasi yang cukup baik meskipun dengan model on-ear.  Headset dengan tipe Closed ini berhasil memberikan isoloasi yang optimal tak hanya dari kebisingan dari luar, tapi suara musik dari dalam juga tidak bocor keluar. Pengguna bisa menyetel musik dengan volume yang cukup tinggi selama dalam batas kenyamanan, tanpa menggangu kenyamanan orang lain di luar. Pengguna bisa asyik mendengarkan musik ataupun menonton video dimana pun dan kapapun.

Microphone yang tersedia juga memiliki kualitas suara yangbaik. Meski tak memiliki fitur noise cancelation, tetapi suara orang berbicara tetap terdengar jelas. Tombol kontrol juga mudah digunakan sesuai dengan instruksi yang tertera pada panduan.

Kesimpulan

Headset Sennheiser HD 231G memiliki desain dengan fleksibilitas yang baik. Pengguna akan merasa nyaman menggunakan perangkat serta membawanya berpergian kemana pun. Durabilitasnya juga cukup terjamin, meskipun menggunakan material plastik namun memiliki kelenturan yang tinggi.  Namun kelengkapan dalam paket penjualan rasanya masih minim. Mungkin akan lebih baik bila disertai pouch-case dan adapter jack.

Headset Sennheiser HD 231 G

Untuk pengalaman penggunaan, Sennheiser HD 231G memiliki suara yang cerah dan dominan di frekuensi tinggi namun tidak begitu menonjol pada frekuensi rendah. Headset ini tampaknya lebih cocok digunakan untuk  mendengarkan musik unplugged, pop dan akustik. Soundstaging yang luas juga menambah kesan real saat mendengarkan musik di genre-genre tersebut. Untuk kebutuhan audio entertainment lain seperti memutar video dan bermain games, Sennheiser HD 231G sudah cukup optimal.

Sennheiser HD231 G saat ini tersedia dengan harga pasaran Rp 1.410.000.

Spesifikasi:

Frequency Response: 18Hz – 22000Hz,

Impedance: 16 ohm

Sensitivity: 110dB

Others: Jack 3.5 mm, Microphone, Cable lenght 1.2m, Compatible for Android Device

Price: Rp 1.410.000.

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 14, 2026 - 0

Review Lenovo IdeaPad Pro 5a (14AGP11): Desain Makin Mewah, Bodi Kokoh, Performa Mantap!

Bodi Lenovo IdeaPad Pro 5a Form Factor Clamshell Material Aluminum…
July 8, 2026 - 0

Review ASUS Vivobook S14 OLED (S5406SAL): Baterai Awet, Bodi Ringkas, Multitasking Lancar

Bodi ASUS Vivobook S14 OLED Form Factor Clamshell Material Logam…
July 7, 2026 - 0

2 Tahun Laptop Snapdragon: Makin Kencang atau Makin Mengecewakan?

Eh, kalian sadar tidak? Laptop Snapdragon X Series itu udah…

Gaming

July 14, 2026 - 0

NVIDIA Pamerkan RTX 5080 Bertema Game Gacha di Bilibili World 2026

NVIDIA memamerkan sejumlah GeForce RTX 5080 bertema game gacha di…
July 14, 2026 - 0

Lenovo Hentikan Handheld G02 yang Tersandung Isu ROM Ilegal

Lenovo resmi menghentikan handheld retro G02 setelah kontroversi gunakan ROM…
July 14, 2026 - 0

Valve Jelaskan “Red Line of Death” di Steam Machine

Valve luruskan kesalahpahaman akan "Red Line of Death" di Steam…
July 14, 2026 - 0

Nintendo Diduga Masih Usahakan VRR di Mode Docked Switch 2

Lowongan kerja terbaru di Nintendo memunculkan dugaan bahwa dukungan VRR…