Review Smartphone Microsoft Lumia 950

Reading time:
March 26, 2016
Lumia 950 - Box

Smartphone premium terbaru Microsoft, sekaligus smartphone perdana dengan sistem operasi Windows 10, akhirnya tiba di lab. pengujian Jagat Review. Smartphone tersebut pastinya adalah Lumia 950, yang telah dibawa Microsoft ke Indonesia di penghujung tahun 2015 lalu. Menanggapi kesempatan untuk mencoba langsung smartphone ini, yang diberikan pihak Microsoft kepada kami, kami akan coba memberikan ulasan terkait fitur dan performa dari smartphone ini dalam artikel ini!

Microsoft Lumia 950

Paket Penjualan

Lumia 950 - Packaging

Sebagai produk kelas premium, kemasan dari paket penjualan Lumia 950 ini bisa dikatakan kurang mencerminkan kelasnya tersebut. Microsoft memilih untuk menggunakan desain kemasan serupa dengan beberapa produk Lumia mereka yang lain, yang justru memberikan kesan sederhana. Sementara untuk perlengkapan pendukung penggunaan smartphone ini, Microsoft memberikan:

  • 1 unit Charger
    Lumia 950 - Charger
  • 1 kabel data USB 3.0 Type-A to Type-C
    Lumia 950 - Data Cable
  • Headset
    Lumia 950 - Headset
  • User Guide

Seperti di beberapa perangkat Lumia keluaran baru, Microsoft tidak menggunakan kabel data untuk menghubungkan unit smartphone ke charger. Mereka menyediakan charger dengan kabel yang tidak dapat dilepas, dengan ujung USB Type-C. Sementara kabel data bisa digunakan oleh pengguna untuk menghubungkan smartphone ke komputer. Hadirnya “konfigurasi” perlengkapan seperti ini, di satu sisi mungkin akan dianggap merepotkan bagi pengguna karena mereka harus berurusan dengan dua buah kabel, terutama saat bepergian, tetapi di sisi lain bisa juga dianggap menguntungkan karena pengguna tidak perlu melepas-pasang kabel ke charger setiap kali akan menguhubungkan smartphone ke PC.

Lumia 950 - Packaging Content

Terlepas dari hal di atas, isi dari paket penjualan Lumia 950 ini bisa dikatakan standar untuk sebuah smartphone masa kini. Sayangnya, mengingat Lumia 950 ini adalah produk premium, isi dari paket penjualan tersebut mungkin akan dirasa terlalu minimalis, mengingat beberapa produsen lain telah mencoba untuk menambahkan beberapa aksesori ke dalam paket penjualan smartphone premium mereka.

Desain dan Spesifikasi

Lumia 950 - 02

 

Satu hal yang langsung kami rasakan ketika pertama kali memegang Lumia 950 adalah bodi dari smartphone ini cukup kokoh walaupun menggunakan bahan plastik. Ketika dipegang, tekstur agak kasar dari bodi bagian belakang smartphone ini membuatnya terasa tidak licin dan tidak menimbulkan kesan mudah lepas dari tangan penggunanya. Sementara untuk desain, cukup disayangkan desain, serta pemilihan bahan bodi, dari smartphone ini kurang mendukung kelasnya sebagai sebuah smartphone premium.

Lumia 950 - 03

Lumia 950 dengan layar 5.2 inch ini memiliki dimensi keseluruhan 145 mm x 73.2 mm x 8.2 mm, dengan screen-to-body ratio sekitar 70%. Walaupun masih cukup jauh dari sebutan sebagai sebuah smartphone dengan layar 5.2 inci teringkas, ukuran ini tetap membuatnya nyaman dipegang dan dioperasikan dengan satu tangan. Tombol volume up-down dan power dari smartphone ini diletakkan di sisi kanan-atas perangkat sehingga mudah dijangkau, baik ketika pengguna mengoperasikan smartphone ini dengan tangan kanan ataupun tangan kiri.

Lumia 950 - 04
Dari atas ke bawah: volume up & volume down, power/lock, camera

Resolusi dari layar 5.2 inch di Lumia 950 ini adalah 2560 x 1440 (QHD). Penggunaan resolusi ini membuat layar smartphone ini memiliki kerapatan piksel yang tinggi, sehingga tampilan di layar smartphone ini terlihat tajam, ditambah lagi penggunaan layar AMOLED yang membuat warna yang ditampilkan layar ini terlihat baik. Microsoft melindungi layar tersebut dengan Gorilla Glass 3. Kamera depan dengan sensor 5 MP dan iris scanner diletakkan di samping earpiece, di bagian atas dari layar smartphone ini.

Lumia 950 - 10
Port USB Type C
Lumia 950 - 09
Earpiece, kamera depan, mic dan iris scanner di atas layar

Konektor USB Type-C untuk transfer data atau pengisian daya dari smartphone ini diletakkan di sisi bawah. Sementara, audio jack diletakkan di sisi atas. Terdapat satu tombol lagi di smartphone ini yang diletakkan di sisi kanan-bawah, yaitu tombol kamera. Tidak terlihat adanya akses ke slot SIM maupun Micro SD di bagian sisi-sisi dari smartphone ini, karena Microsoft memang meletakkan kedua slot tersebut di bagian belakang dari smartphone, yang bisa diakses dengan terlebih dahulu membuka penutup bodi perangkat.

Lumia 950 - 06
Lumia 950 - 08
Back Cover Lumia 950 dengan modul NFC dan wireless charging.
Lumia 950 - 07
Slot Micro SD ditempatkan di atas slot Nano SIM.

Di sisi belakang dari Lumia 950, terlihat kamera utama dari smartphone ini, dengan lensa Carl Zeiss dan dikelilingi oleh frame metal. Kamera tersebut menggunakan sensor 20 MP, serta dilengkapi dengan Triple-LED RGB Flash, yang disebut bisa menghasilkan warna yang lebih natural untuk pemotretan menggunakan flash. Di dekat kamera, terdapat juga lubang speaker dari smartphone ini. Sementara di bagian tengah sisi belakang ini terdapat logo dari lini Windows Phone.

Lumia 950 - 05
Kamera utama Lumia 950, dengan lensa Zeiss dan Triple LED Flash

Ketika penutup belakang dari Lumia 950 dibuka, langsung terlihat tempat dari removable battery 3000 mAh dari smartphone ini, serta slot untuk Micro SD dan Nano SIM. Slot untuk Micro SD dan Nano SIM didesain dengan posisi bertumpuk, dengan slot Micro SD di atas Nano SIM. Sedangkan di bagian penutup belakang perangkat, terdapat komponen untuk Wireless Charging dan NFC.

Lumia 950 - AIDA 64 CPU Lumia 950 - AIDA 64 Sensor

 

Smartphone Lumia 950 ini menggunakan SoC Snapdragon 808, dengan 4 core Cortex A53 1.44 GHz dan 2 core Cortex A57 1.82 GHz, dengan GPU Adreno 418. Microsoft melengkapi smartphone ini dengan RAM 3 GB, serta storage internal 32 GB. Lumia 950, seperti smartphone premium masa kini, telah mendukung jaringan 4G LTE Cat. 6, dengan kecepatan download hingga 300 Mbps, serta upload hingga 50 Mbps.

Untuk sensor, Microsoft memberikan cukup banyak sensor di Lumia 950, termasuk di antaranya accelerometer, altimeter, barometer, compass, gryoscope, inclinometer, ambient light sensor, magnetometer, orientation sensor, proximity sensor, serta Sensor Core. Ini cukup wajar mengingat sebuah smartphone kelas atas seharusnya menawarkan fitur yang melimpah, termasuk yang bisa dibuka dengan hadirnya berbagai sensor di dalamnya.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 6, 2026 - 0

Review MSI Titan 18 HX Dragon Edition Draco Epic: Laptop Super Kencang Pengganti PC Desktop

Sudah nggak butuh PC Desktop kalau punya Laptop “Monster” yang…
October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Butuh laptop gaming yang cocok dipakai buat kerja sampai kuliah?…
September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Ini adalah laptop thin and light terbaru dari Axioo yang…
September 23, 2026 - 0

Review ADVAN Air Neo: ADVAN Punya Laptop Super Ringan?

Ini adalah laptop Ultra Thin – Ultra Light terbaru dari…

Gaming

October 19, 2026 - 0

ASUS ROG Bulwark Dock DG310 Ubah ROG Xbox Ally Jadi Console 4K 144Hz

ASUS ROG Bulwark Dock DG310 berikan akses untuk ubah handheld…
October 19, 2026 - 0

Modder Bawa DLSS 5 Versi Baru ke Game yang Belum Didukung

Modder menguji model DLSS 5 terbaru di Forza Horizon 6…
October 19, 2026 - 0

Sony Patenkan Teknologi Prediksi Frame untuk Kurangi Input Lag

Sony mematenkan teknologi prediksi frame untuk PlayStation untuk kurangi input…
October 19, 2026 - 0

Fanatec & Trak Racer Pamerkan Setir Sim Racing Generasi Baru

Fanatec dan Trak Racer pamerkan Project Obsidian sebagai konsep pengembangan…