Cloudera Hadirkan Inisiatif BASE
Saat ini, pelaku bisnis, baik dari skala kecil, menengah, besar, hingga raksasa sudah sadar akan pentingnya data yang dikumpulkan dari berbagai sumber di sekitar lingkungan mereka. Namun, pada prakteknya, informasi yang bisa didapatkan dari pengolahan data tersebut masih sangat sedikit. Hal itu disebabkan karena masih kurangnya data professional yang memang memiliki kemampuan untuk melakukan pengolahan data dengan baik.

Masalah kurangnya data professional ini tidak hanya dijumpai di Indonesia, atau negara-negara berkembang lain. Masalah ini ternyata juga dihadapi negara-negara besar sekalipun. Untuk itulah, Cloudera, salah satu perusahaan yang erat dengan dunia pengolahan big data, mencoba berinisiatif menghadirkan BASE, yang diharapkan mendorong lahirnya data professional baru.
BASE sendiri merupakan singkatan dari Big Analytics Skills Enablement. Cloudera akan bekerja sama dengan beberapa institusi pendidikan untuk mendorong program pembelajaran untuk data professional melalui Cloudera Academic Partnership (CAP). Namun, tidak hanya menawarkan program pembelajaran saja, di BASE, Cloudera juga akan mendorong penerapan ilmu yang didapatkan melalui program internship dan Training Partner, serta Executive Search ketika data professional baru sudah siap untuk bekerja.
Di Asia Tenggara, BASE ini akan mulai dijalankan di Singapura dan Malaysia. Cloudera akan meluncurkan BASE di Singapura hari ini, bekerja sama dengan National University of Singapore. Sementara di Malaysia, mereka akan meluncurkan kerja sama dengan Universiti Tun Abdul Razak besok, 13 April 2016. Cloudera mengatakan bahwa mereka akan terus berupaya menambah jumlah negara yang turut didukung inisiatif BASE ini, termasuk juga Indonesia.













