Direct Release: INFOGRAFIK Dampak Data dalam Teknologi

Dalam beberapa tahun terakhir, teknologi informasi (TI) di bidang jasa keuangan telah fokus pada keamanan dan kepatutan regulasi. Kini , semakin banyak perusahaan jasa keuangan menggunakan data dan berinvestasi dalam inovasi guna memberikan pelayanan terbaik. Pengelolaan keuangan telah berevolusi untuk semua kalangan, baik mereka yang tech savvy atau mengerti teknologi maupun mereka yang memiliki literasi keuangan rendah.
Dampak dari data dalam teknologi
Seiring dengan semakin besarnya investasi jasa keuangan dalam inovasi teknologi, data pun memicu revolusi atas tingkat pencapaian yang bisa diraih industri keuangan dan konsumen dalam hal ini. Di bawah ini merupakan temuan terkait pemanfaatan data dalam industri jasa keuangan di seluruh dunia:
- 15 Miliar+
Jumlah pesan bank-to-bank atau dari antar bank yang dikirim oleh Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunication (SWIFT) dalam setahun. Tidak hanya itu, 1 dari 3 investasi finansial merupakan transaksi internasional.
- Merampingkan Transaksi Finansial Menggunakan Cloud
15 persen dari pembelian Starbucks dilakukan melalui aplikasi mobile. Hal ini menyederhanakan proses pembelian dan mempersingkat waktu menunggu.
Layanan seperti Amazon dan Uber menyimpan data kartu kredit konsumen dalam cloud yang aman agar pembeli tidak perlu memasukkan ulang data untuk setiap pembelian, sehingga kian mempersingkat dan mempermudah pembelian.
- Meningkatkan Akses untuk Layanan Keuangan yang Aman dan Murah di Seluruh Dunia
Sekitar 2 miliar penduduk dunia tidak memiliki akses ke layanan keuangan dan masih menggunakan uang tunai dalam transaksi. Perpindahan layanan keuangan ke cloud akan membuka akses keuangan bagi para individu yang mempunyai handphone tapi tidak mempunyai akses ke ATM dan bank.
M-Pesa, sebuah layanan dari Safaricom (perusahaan telekomunikasi dari Kenya), memberikan kesempatan untuk pengguna untuk melakukan transaksi keuangan melalui handphone. Di tahun 2012, 17 juta penduduk Kenya mempunyai akun M-Pesa.
80% penduduk Afrika tidak memiliki tabungan bank, tetapi teknologi telah membuka akses terhadap layanan keuangan bagi populasi tersebut. 183 juta penduduk Afrika kini memiliki dompet mobile; apabila perkembangan terus melaju seperti sekarang, semua penduduk Afrika akan memiliki dompet mobile di tahun 2021.
Lebih dari 1,5 juta petani di India menggunakan handphone untuk mengakses data mengenai harga pasar, volume panen serta ramalan cuaca.
Akses terhadap layanan keuangan juga menjadi isu kesetaraan gender; Wanita di negara berkembang mempunyai 20% kemungkinan lebih kecil dibanding pria untuk memiliki rekening dalam institusi keuangan formal. Wanita juga memiliki 17% kemungkinan lebih kecil untuk melakukan peminjaman uang melalui institusi keuangan dalam setahun terakhir.
- Data merupakan Mata Uang Global
Perusahaan layanan keuangan menggunakan data untuk menghemat jutaan dolar per tahun melalui deteksi penipuan dini. Berkat inovasi cloud, pelanggan di Interbank dapat membuka rekening giro dalam 10 menit, menghemat waktu selama 25 sampai 40 menit.
ING Direct menggunakan solusi private cloud “bank dalam box” guna menyediakan lingkungan yang menyeluruh dan mempercepat time-to-market dalam menyediakan ide-ide baru bagi konsumen.
Ke depannya: Bayangkan jika…
- Penasihat keuangan bisa mengirimkan email menawarkan video call mobile saat portofolio investasi keuangan Anda butuh penyesuaian?
- Bank bisa melakukan pemeriksaan “kesehatan finansial” secara harian untuk memprediksi dan memberikan pemberitahuan kepada pelanggan jika mereka mulai kelebihan mengambil uang?















