Hands-On Review Router Linksys EA8500

Reading time:
April 15, 2016
Linksys EA8500 - 01

Di akhir tahun 2015 lalu, kami sempat memuat hasil percobaan MU-MIMO (Multi User – Multiple In Multiple Out) dari salah satu router perdana yang mendukung fitur tersebut, yaitu Linksys EA8500 MAX-STREAM. Beberapa waktu berselang, Linksys mengirimkan router tersebut ke kantor Jagat Review agar kami bisa memberikan ulasan lebih dalam mengenai apa saja yang ditawarkan oleh router tersebut. Penasaran? Kami akan memuat ulasan terkait apa yang ditawarkan oleh EA8500 dalam artikel ini!

Paket Penjualan

Linksys EA8500 - 02

Linksys mengirimkan router EA8500 ini lengkap dengan paket penjualannya yang dikemas dalam sebuah boks berwarna dasar putih. Corak dasar boks ini tentunya telah mengikuti desain dari boks terbaru Linksys, yang mulai mereka gunakan sesaat setelah berada di bawah Belkin. Di dalam boks tersebut, terdapat perlengkapan pendukung penggunaan router ini, berupa:

  • Adapter daya
    Linksys EA8500 - 03 Linksys EA8500 - 04
  • Kabel Ethernet
    Linksys EA8500 - 05
  • Quick Start Guide
  • Support CD
    Linksys EA8500 - 06
  • 4x Antena
    Linksys EA8500 - 07

Walaupun telah mencakup berbagai perlengkapan dasar untuk mendukung operasional dari sebuah wireless router, paket penjualan yang disertakan oleh Linksys untuk router ini bisa dikatakan cukup minim.

Linksys EA8500

Linksys EA8500 - 08

Wireless router EA8500 ini mengusung label AC2600, yang berarti mendukung data rate maksimal hingga 2600 Mbps. Data rate tersebut didapatkan dari kombinasi data rate maksimal di dua band WiFi yang didukungnya, yaitu 1733 Mbps di 5 GHz dan 800 Mbps di 2.4 GHz. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, untuk WiFi AC di 5 GHz, router ini juga telah mendukung MU-MIMO yang akan memberikan throughput yang lebih baik di kondisi penggunaan tertentu.

Linksys EA8500 - 10

Terdapat 4 buah antena di EA8500. Keempat antena tersebut bisa dilepas dengan mudah dari bodi router ini. Pengguna juga bisa mengarahkan keempat antena tersebut secara bebas. Dua antena diposisikan di bagian belakang perangkat. Sementara untuk dua antena lain, satu ditempatkan di sisi kanan dan satu lagi di sisi kiri. Empat antena di perangkat ini dibutuhkan untuk mengakomodasi konfigurasi WiFi AC 4×4.

Linksys menyebutkan bahwa router EA8500 ini memiliki dimensi 256.3 x 56.2 x 183.5 mm dalam kondisi antena tidak terpasang. Dimensi tersebut membuat router ini memiliki ukuran yang cukup besar, tidak berbeda jauh dari ukuran berbagai wireless router high-end dari beberapa produsen yang sebelumnya telah singgah ke kantor kami.

Port koneksi di EA8500 ini seluruhnya diletakkan di bagian belakang perangkat. Linksys menyediakan port koneksi yang cukup lengkap untuk router ini, yaitu:

Linksys EA8500 - 09
  • 1 Gigabit Ethernet untuk WAN
  • 4 Gigabit Ethernet untuk LAN
  • 1 eSATA/USB 2.0 Combo
  • 1 USB 3.0
  • 1 port DC In
Linksys EA8500 - 12

Satu hal yang menarik, router ini memiliki port eSATA/USB 2.0 Combo (eSATAp). Port eSATAp memungkinkan pengguna yang memiliki enclosure untuk external storage berkemampuan tinggi menghubungkan langsung perangkat itu ke router ini. Walaupun belum menawarkan kecepatan setinggi USB 3.0, hadirnya port eSATAp ini tentu akan memudahkan pengguna yang masih memiliki enclusure dengan konektor eSATA untuk membagi konten dari storage tersebut ke jaringan lokal, layaknya sebuah NAS.

Switch dan tombol pendukung operasional perangkat juga ditempatkan di bagian belakang, membaur dengan deretan port koneksi dari router ini. Terdapat 4 switch/tombol di router ini, yaitu:

  • Switch power on/off
  • Tombol WPS
  • Tombol WiFi on/off
  • Tombol reset

Penempatan tombol WPS dan WiFi on/off di bagian belakang akan menyulitkan pengguna yang butuh menekan tombol-tombol tersebut, terlebih lagi ukuran dari kedua tombol tersebut terbilang kecil, dan Linksys tidak menyediakan penanda lokasi tombol yang dapat terlihat dengan mudah dari depan atau atas router. Selain kedua tombol tersebut, penempatan port USB 3.0 dan eSATA/USB 2.0 Combo juga berpotensi sedikit menyulitkan pengguna ketika ingin memasang storage atau perangkat lain ke kedua port tersebut.

Linksys EA8500 - 14

Di router EA8500 ini, Linksys tidak menyediakan lampu indikator untuk status berbagai komponen dari router ini. Satu-satunya indikator yang tersedia adalah indikator untuk Internet yang menyatu dengan logo Linksys yang bisa menyala di bagian atas-depan router ini. Berdasarkan informasi dari pihak Linksys, tidak adanya lampu indikator ini disebabkan karena filosofi desain yang mereka anut untuk jajaran router E Series ini, termasuk EA8500. Tanpa lampu indikator, pengguna masih bisa melihat berbagai informasi yang umumnya diwakili oleh lampu-lampu tersebut dari dashboard perangkat. Sayangnya, bila dibandingkan dengan melihat langsung lampu indikator untuk mencari tahu penyebab masalah yang mungkin terjadi, membuka dashboard terlebih dahulu tentu saja akan jauh lebih merepotkan.

Linksys EA8500 - 13

Terdapat dua buah lubang mounting di bagian dasar dari router EA8500 yang membuat router ini bisa dioperasikan terpasang ke dinding. Bentuk lubang mounting menyerupai huruf “T” membuat pengguna bisa mengatur posisi pemasangan router ini di dinding, baik dengan posisi router menghadap ke bawah, kiri, atau kanan. Selain terpasang ke dinding, router ini tentunya juga bisa ditempatkan di meja dalam posisi tidur seperti router pada umumnya.

Sepanjang menjalani pengujian di kantor kami, kami tidak merasakan suhu operasi yang terlampau tinggi dari router EA8500 ini. Tampaknya solusi pendingin pasif yang dikombinasikan dengan lubang ventilasi di sekujur bodi dari router ini bisa menjalankan tugasnya dengan baik menjaga suhu operasi tetap di batas yang wajar.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Ini adalah Laptop High Performance terbaru dari Acer, yang tak…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…
January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…

Gaming

February 11, 2026 - 0

Remedy Entertainment Nobatkan CEO Baru, Veteran Dari EA & CCP Games

Demi sukseskan Control Resonant, Remedy Entertainment angkat CEO baru yang…
February 11, 2026 - 0

Black Myth: Zhong Kui Berikan Trailer Spesial Rayakan Tahun Baru Imlek

Demi sambut datangnya tahun baru Imlek, Black Myth: Zhong Kui…
February 11, 2026 - 0

Pimpinan Studio Build a Rocket Boy Umumkan Ambil ‘Cuti Panjang’

Setelah alami beragam masalah, baik dari sisi kegagalan MindsEye maupun…
February 11, 2026 - 0

Escape from Tarkov Gelar Kolaborasi Dengan Escape from Duckov

Kolaborasi antara Escape from Tarkov dengan Escape from Duckov akhirnya…