Hands-On Review Router Linksys EA8500
Penggunaan

Linksys masih mempertahankan desain user interface modern mereka, yang sudah mereka gunakan sejak beberapa tahun lalu, untuk router EA8500 ini. Hal ini tentu saja akan memudahkan pengguna produk lain dari Linksys untuk beralih ke router yang satu ini tanpa perlu repot mempelajari cara konfigurasi dari awal. Sementara untuk pengguna baru, user interface ini tetap menawarkan kemudahan, termasuk akses cepat ke beberapa menu pengaturan parameter operasi router ini.

Untuk pengguna baru, terutama untuk yang kurang familiar dengan konfigurasi perangkat jaringan, Linksys menyertakan fitur konfigurasi otomatis di EA8500. Fitur ini bisa dikatakan merupakan suatu hal yang harus ada di perangkat jaringan kelas rumahan dan SOHO untuk saat ini. Melalui fitur ini, pemasangan router untuk jaringan lokal tentu saja akan menjadi semakin mudah.

Opsi konfigurasi terpisah tersedia untuk kedua band wireless network dari router ini, 2.4 GHz dan 5 GHz. Hanya saja, opsi pengaturan yang tersedia benar-benar terbatas. Memang, secara umum, hanya opsi-opsi itulah yang akan digunakan oleh pengguna rumahan. Namun, di kondisi tertentu, beberapa opsi pengaturan tingkat lanjut mungkin saja akan dibutuhkan.

EA8500 ini mendukung penggunanya untuk membuka Guest Network. Tersedia opsi Guest Network untuk kedua band wireless network dari router ini, dengan konfigurasi terpisah. Selain itu, pengguna juga bisa membatasi berapa jumlah pengguna Guest Network, hingga max. 50 koneksi.

Ketika kami menjelajahi menu-menu pengaturan yang ada di dashboard EA8500 ini, kami mendapati bahwa Linksys hanya menyertakan berbagai opsi konfigurasi dasar di router ini. Kebanyakan opsi pengaturan yang ada adalah opsi yang umum digunakan untuk mengatur fitur-fitur utama dari router. Hal ini di satu sisi tidak akan membingungkan pengguna yang memang tidak terlalu mengerti fungsi-fungsi lanjut dari sebuah router. Namun, di sisi lain, untuk pengguna yang membutuhkan kontrol lebih atas berbagai hal, terbatasnya opsi pengaturan lanjut ini mungkin akan membawa sedikit masalah.
Sebenarnya, kami sempat menjumpai opsi pengaturan untuk beberapa fitur lanjut dari router ini, termasuk untuk MU-MIMO dan Beamforming. Namun, opsi pengaturan tersebut tidak bisa langsung diakses dari menu utama dashboard. Linksys menyembunyikan opsi pengaturan tersebut sehingga pengguna harus memasukkan alamat khusus ke address bar browser untuk mengaksesnya. Khusus untuk fitur-fitur unggulan dari EA8500 tersebut, Linksys memastikan bahwa fitur-fitur tersebut akan aktif di konfigurasi standar dari router ini.

Linksys menambahkan fitur Troubleshooter untuk membantu menyelesaikan masalah koneksi. Terdapat juga Network Map yang bisa dimanfaatkan pengguna untuk melihat bagaimana perangkat-perankgat terhubung ke EA8500 di jaringan lokal. Kedua fitur ini akan membantu pengguna memantau kondisi jaringan lokal, serta menangani hal-hal yang mengganggu koneksi perangkat di jarinngan lokal.
Router EA8500 ini mendukung fitur Linksys Smart WiFi, yang memungkinkan pengguna melakukan kontrol beberapa fungsi jaringan dari router ini dari situs khusus yang disediakan ataupun dari aplikasi di perangkat mobile. Fitur ini telah diperkenalkan Linksys sejak beberapa tahun lalu. Tentu saja, fitur ini akan sangat membantu pengguna dalam memantau aktivitas jaringan lokal di belakang router ini dari manapun mereka berada.
Parental Control juga tersedia di router EA8500 ini. Opsi yang ada di Parental Control di router ini memungkinkan penggunanya melakukan blokir untuk situs-situs tertentu, serta pengaturan waktu akses Internet untuk perangkat-perangkat tertentu. Terdapat juga fitur Quality of Service (Media Prioritization) serta kontrol untuk External Storage di EA8500 ini.

Selama menggunakan router EA8500 ini selama beberapa minggu di ruang kerja kami, kami tidak menjumpai adanya masalah kestabilan yang menganggu. User Interface yang digunakan pun sudah jauh lebih stabil bila dibandingkan beberapa router dengan versi awal yang kami jumpai beberapa tahun lalu. Hanya saja, kami akui, router ini kurang banyak menawarkan fitur-fitur tambahan.
Kesimpulan

(+) WiFi AC + MU-MIMO
(+) Antena eksternal
(+) USB 3.0 dan eSATAp (eSATA + USB 2.0 Combo)
(+) Fitur konfigurasi otomatis & Smart WiFi
(+) Guest Access (Guest Network) dengan opsi pembatasan jumlah koneksi
(+) Media Prioritization (QoS) dan kontrol akses ke storage eksternal
(+) Mode operasi router, wireless bridge, dan access point
(+) Menu Troubleshooting dan Network Map
(+) Dashboard informatif dan mudah digunakan
(+) Tidak ada masalah kestabilan
(-) Paket penjualan minim
(-) Tombol WPS & WiFi On/Off sulit dijangkau
(-) Port USB 3.0 dan eSATAp sulit dijangkau
(-) Tidak ada penanda untuk posisi tombol/konektor di sisi belakang
(-) Tidak ada lampu indikator (kecuali untuk penanda Internet yang menyatu dengan logo Linksys)
(-) Opsi konfigurasi yang terbatas, dengan beberapa opsi pengaturan lanjut yang disembunyikan
(-) Minim fitur tambahan

Daya tarik utama dari router ini, tidak bisa dipungkiri, adalah dukungan untuk MU-MIMO di WiFi AC yang dimilikinya. Linksys EA8500 ini memang merupakan salah satu router awal yang mendukung fitur tersebut. Hadirnya fitur ini membuat WiFi AC dari router ini seakan berada satu kelas di atas WiFi AC “polos” yang ditawarkan oleh berbagai router yang ada saat ini.
Selain dapat digunakan untuk koneksi berbagai perangkat, WiFi AC yang dimiliki router ini juga bisa dimanfaatkan untuk membangun wireless bridge antar router di lingkungan jaringan lokal. Hadirnya mode operasi sebagai wireless bridge ini tentu saja sangat membantu mendorong pemanfaatan perangkat ini, mengingat mode yang satu ini masih jarang dijumpai di router WiFi AC masa kini. Linksys patut diapresiasi karena menyediakan opsi ini di EA8500.
Sebagai sebuah router kelas atas, tentu saja banyak yang mengharapkan EA8500 ini dilengkapi dengan berbagai fitur tambahan yang menarik, misalnya dukungan apps untuk menambah fungsionalitas perangkat. Hanya saja, Linksys ternyata tidak menyertakan fitur-fitur tambahan seperti yang diharapkan. Fitur tambahan yang cukup menarik yang tersedia di router ini hanyalah Linksys Smart WiFi saja.
Terlepas dari hal itu, router ini tetaplah cocok digunakan di lingkungan rumah pribadi yang penghuninya ingin memiliki wireless network dengan standar terbaru yang siap mengakomodasi berbagai perangkat yang mereka miliki. Terbatasnya opsi pengaturan lanjut umumnya tidak akan menjadi masalah bila router ini digunakan di lingkungan rumah. Dukungan MU-MIMO juga akan menjadi hal yang sangat menarik untuk pengguna rumahan modern dengan banyak perangkat yang telah mendukung WiFi AC.














