Review Notebook Gaming: Xenom Pegasus PS15S

Reading time:
April 13, 2016

Hasil Pengujian – System Benchmark

PCMark 7

Xenom Pegasus PS15S PCMark 7 Detail Xenom Pegasus PS15S PCMark 7

PCMark 7 Creativity berisi sekumpulan pengujian untuk menilai performa sistem dalam melakukan viewing, editing, transcoding, dan storing file foto dan video.

PCMark 7 Entertainment berisi sekumpulan pengujian untuk menilai performa sistem dalam melakukan recording, viewing, streaming, dan transcoding acara televisi beserta film. Performa sistem dalam melakukan importing, organizing, dan browsing file musik beserta bermain game juga diuji disini.

PCMark 7 Productivity berisi sekumpulan pengujian untuk menilai performa sistem dalam melakukan loading halaman werbsite dan menjalankan aplikasi office kelas rumahan.

PCMark 7 Computation berisi sekumpulan pengujian untuk menilai performa komputasi CPU dan GPU.

PCMark7 Storage berisi sekumpulan pengujian untuk menilai performa komponen storage pada sebuah sistem.

PCMark 8

PCM8 Xenom Pegasus PS15S PCMark 8 Home

PCMark 8 Home berisi sekumpulan beban pengujian yang menggambarkan aktivitas pengguna pada umumnya pada sistem rumahan mereka. Beban pengujian mencakup aktivitas Web Browsing, Writing, Casual Gaming, Photo Editing, dan Video Chat.

Xenom Pegasus PS15S PCMark 8 Creative

PCMark 8 Creative berisi sekumpulan beban pengujian yang menggambarkan aktivitas pengguna tingkat lanjut pada sistem rumahan mereka. Beban pengujian mencakup aktivitas Web Browsing, Photo Editing, Batch Photo Editing, Video Editing, Media To Go, Mainstream Gaming, dan Video Group Chat. Pengujian ini memiliki beban lebih berat terhadap sistem dibandingkan PCMark 8 Home.

Xenom Pegasus PS15S PCMark 8 Work

PCMark 8 Work berisi sekumpulan beban pengujian yang menggambarkan aktivitas pengguna di lingkungan perkantoran. Beban pengujian mencakup aktivitas Web Browsing dan Writing.

Xenom Pegasus PS15S PCMark 8 Storage

PCMark 8 Storage berisi sekumpulan beban pengujian untuk mengukur performa komponen storage seperti HDD, SSD, dan Hybrid Drive pada sebuah sistem. Pengujian ini akan menguji performa storage pada aplikasi Microsoft Word, Microsoft Excel, Microsoft PowerPoint, Adobe Photoshop, Adobe After Effects, World of Warcraft, & Battlefield 3.

Cinebench

CINEBENCH R15 SS

Cinebench merupakan aplikasi pengujian untuk mengukur kemampuan prosesor atau graphics card saat melakukan render sebuah objek 3D. Hasil pengujian disajikan dalam bentuk skor. Semakin tinggi skor yang dihasilkan, semakin baik. Grafik di bawah merupakan hasil pengujian pada komponen prosesor.

Xenom Pegasus PS15S Cinebench R115 01 Xenom Pegasus PS15S Cinebench R115 02 Xenom Pegasus PS15S Cinebench R15 01 Xenom Pegasus PS15S Cinebench R15 02

Handbrake

Handbrake

Handbrake merupakan salah satu aplikasi transcoding video gratis yang cukup popular. Aplikasi tersebut mampu memanfaatkan sejumlah thread prosesor dan sangat menyukai prosesor dengan clock speed tinggi. Oleh karena itu aplikasi tersebut sangat ideal untuk menguji “kekuatan” sebuah prosesor. Hasil pengujian disajikan dalam average frame per second alias jumlah frame yang dapat dikonversi/diolah prosesor setiap detiknya.

Xenom Pegasus PS15S Handbrake 01 Xenom Pegasus PS15S Handbrake 02

Video Source: 3840 x 1714 pixels (H.264; Bitrate 73,244 Mb/s; Total Frame 17616)

Video Output: 1920 x 1080 pixels (H.264; Handbrake Normal Preset)

Core i7 6700HQ sukses menunjukkan kelasnya sebagai prosesor mobile dengan performa tinggi dengan kemampuan tanscoding video lebih dari 2x lebih cepat dari durasi film itu sendiri. Bahkan dengan mengaktifkan fitur Quick Sync Proses tanscoding video mampu dijalankan 3,9x lebih cepat dari durasi film itu sendiri.

Storage Test

Crystal Disk Mark

Xenom Pegasus PS15S Crystal Disk Mark 01 Xenom Pegasus PS15S Crystal Disk Mark 02

Temperature & Power Consumption

Suhu Operasional

Xenom Pegasus PS15S CPU Temp 01 Xenom Pegasus PS15S CPU Temp 02 Xenom Pegasus PS15S GPU Temp 01 Xenom Pegasus PS15S GPU Temp 02

Performa sistem pendingin Xenom Pegasus PS15S tergolong cukup memuaskan terlebih mengingat penggunaan prosesor mobile performa tinggi dan tipisnya notebook/laptop gaming ini sehingga menyebabkan ukuran sistem pendingin menjadi terbatas. Xenom Pegasus PS15S menyediakan dua opsi kecepatan kipas yaitu Auto atau Maximum yang dapat diaktifkan melalui utility Control Center atau menekan kombinasi tombol Fn+1. Mode Auto menawarkan keseimbangan antara performa pendinginan dan tingkat kebisingan kipas. Sementara itu mode Maximum menawarkan performa pendinginan maksimal tetapi dibayar dengan tingkat kebisingan paling tinggi. Pada saat menjalankan aplikasi kelas berat seperti bermain game atau melakukan rendering, kami sarankan untuk menggunakan mode Full Speed.

Konsumsi Daya

Xenom Pegasus PS15S Power

Note: Total system power consumption (In Watts)

Pada saat beban tertinggi, secara mengejutkan Xenom Pegasus PS15S mengonsumsi daya kurang dari 90 Watt. Untuk ukuran sebuah sistem gaming, penggunaan daya listrik Xenom Pegasus PS15S tergolong memuaskan baik pada kondisi beban tertinggi maupun kondisi idle yang membuat kami tercengang tidak percaya.

Battery Life

Xenom Pegasus PS15S Battery Life

Setting: Windows Power Option – Balanced | Screen Brightness – 50% | Speaker Volume – 50 % | Airplane Mode – On

Memang tidak aneh jika notebook/laptop gaming hanya mampu menawarkan daya tahan tidak lebih dari satu jam saat menjalankan aplikasi game. Akan tetapi untuk aktivitas non-gaming, notebook/laptop gaming sanggup bertahan beberapa jam, layaknya notebook/laptop normal.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Bodi Form Factor Clamshell tapi dengan engsel layar yang bisa…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik. Material Polikarbonat dengan…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Bodi Acer TravelMate X4 14 AI Form Factor Clamshell atau…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Bodi ASUS Zenbook DUO 2026 Form Factor Clamshell atau Laptop…

Gaming

June 22, 2026 - 0

Honkai: Nexus Anima Siapkan Closed Beta Baru, Hadirkan Karakter dan Sistem Baru

HoYoverse akan menggelar closed beta dari game monster collection baru…
June 22, 2026 - 0

SteamOS 3.8 Resmi Meluncur, Beri Dukungan Awal untuk Steam Machine

SteamOS 3.8 resmi dirilis dengan dukungan awal untuk Steam Machine,…
June 22, 2026 - 0

PS6 Diprediksi Bisa Mundur ke 2028 atau 2029 Oleh Embracer Group

Laporan dari Embracer Group memprediksi Sony kemungkinan besar mempertimbangkan memundurkan…
June 22, 2026 - 0

Bocoran Retailer Portugal Indikasikan GTA 6 Bisa Dibanderol Sekitar $105

Listing bocoran dari FNAC Portugal mengindikasikan GTA 6 edisi standar…