Asean Cisco Connect & IoT 2016: Digital Vortex dan Digital Disruption

Author
Bimanto
Reading time:
May 29, 2016
SONY DSC

 

Tidak dapat dibendung lagi, perkembangan era digital yang mana kita sendiri tidak menyadarinya secara langsung tetapi hadir di depan kita dan kita telah menggunakannya secara masif yang mengakibatkan era digital maju dengan pesat. Hal tersebut yang mungkin tanpa kita sadari telah menggunakannya ketika sedang berbelanja barang maupun jasa, melakukan transaksi perbankan, mengirim pesan ke sesama teman dan lain sebagainya.

Digital Vortex sendiri digambarkan seperti sebuah black hole yang mana akan menghisap apapun yang di depannya sehingga mengakibatkan Digital Disruption atau kita artikan sebagai terkikis dan akhirnya menghilang. Hal ini bisa kita lihat dalam keseharian kita, beberapa yang telah terkena dampaknya, seperti SMS yang sempat digunakan oleh banyak orang telah digantikan dengan sangat cepat dan nyaris ditinggalkan oleh orang banyak dengan hadirnya instant messenger (WhatsApp. Line, Kakao dan lain sebagainya). Untuk Indonesia, Anda sedang melihat Digital Disruption pada sektor jasa dengan hadirnya layanan Gojek yang menggantikan jasa tradisional, hal ini berkat kemudahan dan rasa aman yang lebih tinggi bila kita menggunakannya.

Berbagai layanan jasa saat ini hampir semuanya akan terkena dampak dari Digital Disruption. Menurut Cisco ada 12 industri atau layanan jasa yang akan terkena dengan Digital Disruption, salah satu yang sangat rentan adalah layanan di bidang teknologi menempati urutan pertama, lalu disusul dengan Media dan Entertainment yang mulai kita rasakan saat ini. ketiga adalah jasa retail yang juga sudah memasuki babak digitalisasi dan yang terakhir adalah Pharmaceutical atau lebih dikenal dengan nama pharmasi atau obat-obatan.

Lalu apa yang harus dilakukan para pelaku bisnis untuk menghadapi Digital Vortex dan Digital Disruption pada layanan barang dan jasa yang mereka miliki. Mereka harus mempersiapkan juga untuk masuk dalam dunia digital. Bagaimana caranya? Kami akan membeberkan kepada Anda nanti apa yang telah kami dapatkan pada Asean Cisco Connect & IoT 2016.

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

November 5, 2026 - 0

Review ASUS Vivobook S14 (S5452MA) 2026: Laptop “Wildcat Lake” Terbaik?

Ini Laptop “Intel Core Series 3” terbaik dan terkencang saat…
October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…

Gaming

November 8, 2026 - 0

CORSAIR Luncurkan Kursi Gaming Dark Cherry Blossom TC500 & TC100

CORSAIR berikan nuansa yang lebih estetik untuk kursi gaming TC500…
November 8, 2026 - 0

AMD Rilis FSR Upscaling 4.1.2 di Console & Handheld Xbox

AMD FSR 4.1.2 akhirnya hadir di Xbox Series X|S dan…
November 8, 2026 - 0

Nintendo Rilis Pernyataan Mengenai Harga Switch 2 di Akhir 2026

Nintendo berikan pernyataan resminya mengenai isu harga console Switch 2…
November 8, 2026 - 0

Sony Pastikan Pengembangan PS6 Masih Sesuai Jadwal

Sony memastikan pengembangan PlayStation 6 masih sesuai jadwal, tetapi kenaikan…