Warga AS Tidak Terlalu Tertarik Mobil Otomatis

Reading time:
May 25, 2016

Pengembangan mobil otomatis, yang kini telah melibatkan banyak perusahaan besar, diharapkan akan melahirkan produk yang bisa dinikmati masyarakat luas dalam waktu tidak lama lagi. Selain Google, beberapa perusahaan, baik dari bidang teknologi, otomotif, maupun transportasi memang telah mengucurkan dana yang tidak sedikit untuk mobil otomatis. Namun, di Amerika Serikat, masyarakat di negara tersebut ternyata tidak terlalu tertarik mobil otomatis.

Uber Self Driving Car

Berdasarkan penelitian dari University of Michigan, hanya sekitar 10% dari responsen survei yang menyatakan bahwa mobil otomatis telah menarik perhatian mereka, dan mereka tidak masalah bila harus menggunakannya di kemudian hari. Selebihnya, banyak responsen yang justru khawatir dengan mobil otomatis, dan sebagian besar malah bimbang apakah mereka benar-benar akan membutuhkan teknologi tersebut. Bahkan, porsi responden yang mengungkapkan keraguan mereka disebut mencapai 2/3 dari total responden.

Sementara untuk mobil otomatis yang tetap dilengkapi dengan kontrol manual, lebih banyak responden yang percaya terhadap jenis mobil otomatis yang satu ini. Sebanyak 16% dari keseluruhan responden menyebutkan bahwa mereka tidak bermasalah bila harus berada di dalam mobil otomatis yang masih dilengkapi dengan kontrol manual. Hanya saja, angka tersebut masih terlihat cukup kecil bila melihat berapa dana yang sudah dikucurkan untuk proyek mobil otomatis oleh berbagai perusahaan.

Sayangnya, terkait penelitian dari University of Michigan ini, jumlah responden yang berpartisipasi masih bisa dikatakan cukup sedikit. Tim peneliti hanya menyebutkan mereka melakukan survei ke 618 responden dari berbagai kelompok usia di Amerika Serikat. Walaupun bisa sedikit menggambarkan pandangan warga negara tersebut terkait mobil otomatis, bisa jadi bila jumlah responden meningkat, akan terjadi pergeseran persentase, meskipun mungkin saja tidak terlalu jauh dari hasil yang ada saat in.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 24, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition: Laptop Gaming Kolaborasi Spesial Piala Dunia!

Ini adalah laptop gaming limited edition dari Lenovo, yang kolaborasi…
June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Laptop 18-Core ini bodinya tipis dan beratnya enteng banget cuman…
June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Laptop Gaming kekinian tuh harusnya kayak gini. Ini adalah “ASUS…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…

Gaming

June 25, 2026 - 0

Valve Dorong SteamOS Untuk Ubah PC Gaming Jadi Console

Valve memperluas SteamOS ke PC gaming dengan rangkul NVIDIA demi…
June 25, 2026 - 0

Valve Ungkap Alasan Tingginya Harga Steam Machine

Valve menjelaskan alasan Steam Machine dibanderol di atas $1000, menyoroti…
June 25, 2026 - 0

Unreal Engine 5.8 Siapkan Optimisasi Performa yang Besar

Epic Games sebutkan Unreal Engine 5.8 akan menjadi versi paling…
June 25, 2026 - 0

Rumor: PS6 Diklaim Akan Gunakan Frame Generation Berbasis AI

Bocoran terbaru menyebut PS6 akan mengandalkan AI, Super Resolution, dan…