Computex 2016: Penerapan IoT Dengan Teknologi dari Qualcomm

Author
Irham
Reading time:
June 2, 2016

IoT (Internet of Things) terus menjadi sorotan dalam perkembangan teknologi akhir-akhir ini. DI waktu mendatang semua hal yang berkaitan dengan aktivitas keseharian manusia, akan terkoneksi dengan internet guna meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam kehidupan sehari-hari.

Qualcomm menjadi salah satu perusahaan teknologi yang fokus dalam mengembangkan dan menyediakan solusi IoT melalui produk-produk mereka. Tentunya berkaitan dengan pengembangan hardware dan platform yang menunjang teknologi IoT tersebut. Di ajang Computex 2016 yang digelar di Taipei kali ini, Qualcomm menampilkan beberapa jajaran produk yang termasuk dalam solusi IoT (Internet of Things)

QCA401-Qualcomm

Misalnya adalah chipset QCA4010, di mana chipset ini biasanya dipasang pada Wi-Fi Platfroms untuk beberapa perangkat home automation seperti kontrol lampu otomatis, kontrol suhu ruangan, smart TV, sistem keamanan, dan lain-lain. Chipset ini mendukung dual-band Wi-Fi (2,4 GHz & 5 GHz), prsesor 130Mhz dan RAM 1,5 MB serta dilengkapi dengan Secure IC. Chipset ini juga memiliki konsumsi daya yang rendah dan jangkauan yang luas. Setelah diimplementasikan dengan Wi-Fi platforms, orang-orang dapat mengontrol semua perangkat IoT mereka menggunakan smartphone atau gadget lainnya di mana pun dan kapanpun.

Wi-Fi-Platforms-Chipset-Qualcomm

Kemudian adapula CSR Mesh, modul protokol yang menggunakan sinyal Bluetooth. Modul ini menjadi semacam repeater dan juga receiver menggunakan sinyal Bluetooth, yang nantinya akan mengirim sinyal dari kontrol utama ke beberapa perangkat lain. Misalnya untuk untuk kontrol lampu dalam sebuah ruangan. CSR Mesh tidak hanya mampu mengirim sinyal digital, tetapi juga dapat mentransformasikan pesan berupa data analog yang nantinya diubah ke digital.

CSRmesh-Qualcomm

Misalnya seperti yang di demonstrasikan pada booth, dengan menggunakan Amazon Echo, pengguna bisa memeberi perintah untuk menyalakan lampu menggunakan suara. Nantinya suara perintah akan dikirim melalui CSR Mesh dan diunggah ke cloud, lalu perintah suara diubah ke bentuk digital dan dikirim kembali ke CSR Mesh untuk mengekskusi perintah, yaitu menyalakan lampu.

Beberapa inovasi lainya yang dipamerkan pada booth Qualcomm untuk solusi IoT antara lain Wi-Fi SON, MU-MIMO dan Wi-Fi AD. Qualcomm juga memberikan peningkatan efisiensi  daya pada modem di SoC premium untuk smartphone seperti Snapdragon 820 dengan teknologi baru, dimana secara teknis akan mengaktifkan switch antara sinyal Wi-Fi dan LTE secara bergantian. Ini diklaim dapat menghemat konsumsi daya hingga 45 %.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HP yang baru aja…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Ini Laptop Covertible paling terjangkau dari ADVAN untuk saat ini.…
March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…