Computex 2016: Thermaltake Mewarnai Solusi Coolingnya

Reading time:
June 2, 2016
Thermaltake memperlihatkan solusi cooling penuh warna tahun ini
Thermaltake memperlihatkan solusi cooling penuh warna tahun ini

Solusi water cooling dan air cooling merupakan produk yang pada awalnya membentuk Thermaltake. Pada pameran Computex 2016, booth Thermaltake tentu saja dimeriahkan dengan solusi baru yang ditawarkan produsen ini. Kembali menengok kepada fokus Thermaltake yang sempat dibicarakan oleh Kenny Lin, CEO & President Thermaltake Technology pada pembukaan boothnya, terlihat jelas produsen ini menekankan pada kreasi pengguna dengan solusi custom cooling. Bukan itu saja, Thermaltake juga memberikan nuansa lebih ceria dan keren pada solusi coolingnya, yaitu dengan memberikan banyak varian warna dan iluminasi.

Air cooling Thermaltake dilengkapi dengan lampu yang dapat memperlihatkan banyak variasi warna
Air cooling Thermaltake dilengkapi dengan lampu yang dapat memperlihatkan banyak variasi warna
Menggunakan aplikasi Riing 12, hingga puluhan kipas dapat diatur secara bersamaan
Menggunakan aplikasi Riing 12, hingga puluhan kipas dapat diatur secara bersamaan

Bila Anda sempat melihat artikel kami lainnya mengenai beragam produk baru dari Thermaltake tahun ini, maka terlihat jelas bahwa tema RGB ada di mana-mana. Mulai dari produk gaming sampai power supply, semua menggunakan iluminasi warna. Begitu pula dengan solusi coolingnya. Hal ini terlihat dengan adanya iluminasi warna pada kipas pendingin Thermaltake. Lampu yang dipasang melingkar bagaikan cincin pada bagian luar kipas dapat diatur warnanya dengan variasi yang besar.

Aplikasi Riing 12 mampu mengatur dan mendeteksi anomali dari kerja kipas
Aplikasi Riing 12 mampu mengatur dan mendeteksi anomali dari kerja kipas
Komponen cooling dirancang untuk memperlihatkan warna dari cairan pendingin di dalamnya
Komponen cooling dirancang untuk memperlihatkan warna dari cairan pendingin di dalamnya

Menariknya, semua cahaya berwarna yang dapat ditemukan pada kipas Thermaltake ternyata dapat diatur dengan satu program di PC. Aplikasi bernama Riing 12, Radiator Fan TT Premium Edition yang kami temukan pada booth produsen ini memperlihatkan kemampuannya untuk mengatur sampai 48 kipas. Semua itu dikendalikan secara digital dengan software Riing RGB. Bukan hanya itu saja, semua kipas tersebut juga dapat diatur warna individualnya, dapat berkedip, sampai bisa diatur pula kecepatannya untuk mode sunyi atau kinerja. Warnanya dapat dipilih dari palet yang banyak variannya, serta dapat pula diatur kekuatan cahayanya. Ketika kipas terhalang dan berhenti, aplikasi ini juga langsung mendeteksinya dan memberikan peringatan di PC.

Beragam ukuran disiapkan oleh Thermaltake untuk mendukung kreasi dari penggunanya
Beragam ukuran disiapkan oleh Thermaltake untuk mendukung kreasi dari penggunanya
Warna yang bisa dihasilkan tergantung dari imajinasi penggunanya
Warna yang bisa dihasilkan tergantung dari imajinasi penggunanya

Solusi berwarna lain yang diberikan oleh Thermaltake adalah cairan pendingin C1000 Opaque Coolant. Cairan pendingin tersebut dapat dipadupadankan warnanya dengan beberapa warna lain untuk menghasilkan kombinasi warna yang banyak jumlahnya. Untuk mendukung lebih jauh opsi aneka warna tersebut, Thermaltake juga menyediakan beragam komponen pendinginan water cooling transparan, supaya semua warna tersebut dapat dinikmati mata. Selain tema transparan, Thermaltake juga memberikan nuansa metalik pada komponen coolingnya.

Hanya dengan mengkombinasikan warna yang ada, Anda bisa membuat tema warna yang seragam di dalam PC
Hanya dengan mengkombinasikan warna yang ada, Anda bisa membuat tema warna yang seragam di dalam PC
Beragam gradasi warna dapat dihasilkan, tergantung komposisi warna di dalamnya
Beragam gradasi warna dapat dihasilkan, tergantung komposisi warna di dalamnya
Tidak hanya terbatas dipasang di dalam PC, pipa coolingnya juga bisa digunakan seperti kreasi modder ini
Tidak hanya terbatas dipasang di dalam PC, pipa coolingnya juga bisa digunakan seperti kreasi modder ini
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…
March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HP yang baru aja…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Ini Laptop Covertible paling terjangkau dari ADVAN untuk saat ini.…

Gaming

April 3, 2026 - 0

Shift Up Resmi Akuisisi Studio Milik Shinji Mikami, Unbound

Kreator Stellar Blade, Shift Up, resmi akuisisi penuh studio Unbound…
April 3, 2026 - 0

ARC Raiders Perbaiki Masalah “Late Spawn” Melalui Update Flashpoint

Setelah sekian lama menjadi keluhan pemain, ARC Raiders akhirnya perbaiki…
April 3, 2026 - 0

Rumor: Steam Deck 2 Diklaim Rilis 2028 Oleh Tech Insider

Valve dikabarkan menargetkan rilis Steam Deck 2 pada 2028, tetapi…
April 2, 2026 - 0

Patent Kontroversial Pokemon Milik Nintendo Ditolak Kantor Patent Amerika

Setelah cukup lama diproses, patent kontroversial Nintendo terkait summon monster…