Direct Release: IMS Health Tunjuk Cloudera Enterprise untuk Mendukung Big Data Factory Bagi Ilmu Hayati dan Kesehatan

Reading time:
July 25, 2016

Teknologi Open Source Mendorong Pengolahan Data Generasi Berikutnya dan Menghadirkan Informasi Mendalam yang Lebih Komprehensif Secara Lebih Cepat

DNA Sequence
DNA Sequence

Jakarta, 22 Juli 2016 – IMS Health (NYSE: IMS) hari ini mengumumkan bahwa mereka telah memilih Cloudera Enterprise untuk mendukung Big Data Factory perusahaan, yaitu sebuah platform berbasis cloud yang mengubah data menjadi informasi inteligensi bagi para klien mereka yang bergerak di bidang ilmu hayati dan kesehatan seiring klien-klien tersebut menavigasi pasar yang dinamis, mendorong keunggulan operasional dan membuktikan betapa berharganya suatu pengobatan. Kolaborasi dengan Cloudera, yang terdepan dalam manajemen data analitik perusahaan yang dibangun atas Apache Hadoop dan teknologi-teknologi open source terbaru, akan mempercepat dan meningkatkan akuisisi, pengolahan dan penyimpanan data dalam Big Data Factory. 

“Sebagaimana IMS Health terus berinovasi dengan Big Data, Cloudera akan meningkatkan upaya-upaya kami untuk membangun dan menyediakan terobosan pengolahan data dan solusi penyimpanan data,” ungkap Karl Guenault, Chief Information Officer and Vice President of Operations, IMS Health. “Kami sangat antusias untuk menerapkan Hadoop dan teknologi-teknologi  open source lainnya untuk pengintegrasian, pengolahan dan penafsiran data yang lebih luas dan terperinci, yang membantu para pelanggan kami dalam mendorong kinerja di bidang kesehatan.” 

Solusi gabungan tersebut akan mendukung:

Pengolahan data generasi berikutnya. Platform-platform teknologi open source terbaru Cloudera mendukung pembelajaran mesin yang menggunakan sistem kognitif untuk mengotomatisasi kontrol kualitas, penghubung dan pemodelan data, serta tugas-tugas pengulangan lainnya serta untuk menghasilkan keputusan-keputusan berbasis bukti bagi para klien. Menggunakan teknologi cluster Hadoop, IMS Health dapat mengekstrak, menyimpan dan menganalisis data yang tidak terstruktur dalam jumlah besar untuk menghasilkan informasi-informasi mendalam yang lebih komprehensif bagi para pelanggan. 

Percepatan waktu untuk mendapatkan informasi mendalam.  Big Data Factory dari IMS Health akan memanfaatkan teknologi pengolahan paralel Hadoop untuk mempersingkat  akuisisi dan manajemen data, yang menghadirkan informasi mendalam yang kuat dengan tingkat efisiensi yang lebih tinggi.

Management data yang skalabel. Hadoop Distributed File System (HDFS) mengeliminasi penghambatan transfer data, penundaan kapasitas penyimpanan dan waktu yang dibutuhkan untuk penambahan server-server baru demi meningkatkan cluster data tradisional, yang memungkinkan IMS Health untuk meningkatkan kecepatan dan skalabilitas manajemen Big Data. 

“Informasi-informasi mendalam yang IMS Health akan dapatkan melalui platform tersebut pada akhirnya dapat diukur dari hasil akhir pasien yang lebih baik, dan Cloudera senang bekerja sama dengan IMS Health dalam upaya ini,” ujar Shawn Dolley, Cloudera Industry Leader for Health and Life Sciences. “Sebagai penyedia solusi Hadoop open source terkemuka, Cloudera dan IMS Health secara unik diposisikan untuk mendukung pertumbuhan kebutuhan organisasi-organisasi kesehatan yang sedang mencari cara untuk mengoptimalkan pemanfaatan data mereka dan memberikan perawatan kesehatan yang lebih baik.”

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 29, 2026 - 0

Epic Games Akan Latih AI Untuk Dukung Unreal Engine

Epic Games akan mengubah EULA Unreal Engine agar game yang…
October 29, 2026 - 0

Nintendo Switch 2 Lite Dikabarkan Pakai Chip Samsung yang Hemat Daya

Nintendo Switch 2 Lite dirumorkan memakai platform Samsung 8LPU+ yang…
October 29, 2026 - 0

Capcom Matikan Server Street Fighter V Demi Atasi Masalah Keamanan

Capcom matikan server Street Fighter V dan hentikan penjualan di…
October 28, 2026 - 0

ASUS Luncurkan TUF Gaming Radeon RX 9070 XT Onimusha Special Edition

ASUS hadirkan kartu grafis TUF Gaming Radeon RX 9070 XT…