Microsoft Akan Sederhanakan Konfigurasi Multi VGA di DirectX 12

Reading time:
July 20, 2016

Demo game berbasis DirectX 12 terbaru yang dilakukan raksasa software, Microsoft, menjadi buah bibir dari beberapa kalangan. Di samping karena dapat membuat peningkatan Draw Call yang cukup signifikan, platform ini juga dapat mengkombinasikan konfigurasi multi platform VGA. Contohnya seperti memungkinkan konfigurasi GTX 1080 dan RX 480 dalam satu sistem untuk menghasilkan performa maksimal dalam gaming. Tetapi kenyataannya, banyak game DirectX 12 saat ini tidak mendukung konfigurasi tersebut.

GPU combo

Satu-satunya game yang pernah menggunakan multi GPU adalah Ashes of Singularity, yang mana game ini telah melewati proses coding yang sedemikian rumit dan waktu kerja keras yang bisa dibilang tidak sedikit untuk menghasilkan konfigurasi multi GPU tersebut. Sepertinya saat ini ,developer merasa hal tersebut terlalu berat untuk diimplementasikan ke pengembangan semua game DirectX 12. Mereka berpikir semua pengguna rata-rata hanya menggunakan single GPU.

GPU combo 2

Melihat fenemona ini Microsoft, akhirnya memutuskan membuat abstraction layer atau penyederhanaan untuk menolong developer dapat mencapai basic konfigurasi Multi VGA Support sehingga para developer dapat dengan mudah mengimplementasikan versi mereka sendiri, namun dengan cara yang jauh lebih mudah dan tidak memakan waktu lama. Abstraction layer yang dijanjikan Microsoft ini memang masih belum terdengar kapan akan dirilis. Tetapi Microsoft berjanji akan segera merilisnya untuk publik.

GPU combo 3

Dengan adanya konfigurasi ini tentunya diharapkan pengguna bisa banyak diuntungkan. Mereka dapat mengambil dua konfigurasi dan dua fitur dari dua kartu grafis berbeda yang biasanya tidak akan ditemukan dalam satu sistem. Pastinya konfigurasi ini juga memerlukan dukungan dari pemegang merk GPU itu sendiri, karena tanpa peran mereka fitur multi GPU dari DirectX 12 ini pasti akan sia-sia.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

August 11, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 535: Harga Terjangkau Tapi Sekencang Apa?

Ini Laptop Gaming terjangkau dan terbaru dari Axioo, dengan GPU…
August 6, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 16 Valorant Edition: Desain Keren, Performa Kenceng, Suhu Super Adem!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HyperX, yang berkolaborasi dengan…
July 29, 2026 - 0

Review Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition (14IPH11): Laptop Mewah Idaman Kami!

“Laptop Premium Idaman” itu harusnya kaya gini nih! Desainnya cantik,…

Gaming

August 16, 2026 - 0

LuvPlace Buka Masa Pre-Registration, Hadirkan Game Dance & Social Hangout

LuvPlace buka pre-registration di Indonesia, dengan konsep game dance, social…
August 16, 2026 - 0

Modder Berhasil Kemas Steam Deck ke Dalam Handheld Mirip Game Boy

Modder mengubah Steam Deck menjadi handheld ringkas bergaya Game Boy,…
August 16, 2026 - 0

Epic Games Launcher Akan Hadir di Linux

Epic Games Launcher dikabarkan akan segera hadir di Linux, membuka…
August 16, 2026 - 0

Bisnis Pembuatan Game Fisik Indie Menemukan Pasar Baru

Langkah Sony menghentikan produksi disc untuk PlayStation pada 2028 ternyata…