DJI “Larang” Drone Mereka Terbang di Arena Olimpiade 2016

Reading time:
August 6, 2016

Salah satu kekhawatiran yang muncul menjelang perhelatan akbar di dunia olahraga, Olimpiade 2016, adalah munculnya drone “liar” yang mengganggu jalannya pertandingan ataupun keamanan para atlet dan penonton. DJI, salah satu produsen drone ternama, mencoba untuk membatasi aktivitas drone, terutama untuk drone buatan mereka, di sekitar arena Olimpiade di Brazil. Hal ini mereka lakukan dengan dasar permintaan dari pemerintah Brazil.

DJI Drone

Modifikasi Software untuk “Larangan” Terbang

DJI menyebutkan bahwa mereka mencoba “melarang” drone produksi mereka terbang di dekat arena Olimpiade 2016 melalu modifikasi di software. Mereka membangun no-fly zone di sekitar arena Olimpiade 2016, di 6 kota di Brazil. Nantinya, drone produksi DJI tidak akan bisa terbang di “daerah terlarang” tersebut selama Olimpiade 2016 berlangsung.

Ini bukan pertama kalinya DJI memberlakukan no-fly zone. Sebelumnya, bulan Juni – Juli 2016 lalu, mereka juga memberlakukan no-fly zone di Perancis, tepatnya di sekitar stadion yang digunakan untuk EURO 2016. Tindakan DJI itu tampaknya efektif, sehingga mereka kembali memberlakukan larangan tersebut di Brazil, untuk Olimpiade 2016 ini.

Pengecualian untuk Drone Televisi

Beberapa stasiun televisi menyebutkan bahwa mereka ingin memanfaatkan drone untuk mendapatkan video footage yang lebih baik untuk Olimpiade 2016. Oleh karena itu, terdapat pengecualian untuk drone yang dioperasikan oleh stasiun televisi, di mana drone mereka masih bisa dioperasikan di dalam no-fly zone. Namun, stasiun televisi tampaknya sudah memiliki set peraturan tertentu untuk membatasi aktivitas drone mereka agar tidak menganggu atlet dan penonton di Olimpiade 2016 ini.

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 6, 2026 - 0

Review MSI Titan 18 HX Dragon Edition Draco Epic: Laptop Super Kencang Pengganti PC Desktop

Sudah nggak butuh PC Desktop kalau punya Laptop “Monster” yang…
October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Butuh laptop gaming yang cocok dipakai buat kerja sampai kuliah?…
September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Ini adalah laptop thin and light terbaru dari Axioo yang…
September 23, 2026 - 0

Review ADVAN Air Neo: ADVAN Punya Laptop Super Ringan?

Ini adalah laptop Ultra Thin – Ultra Light terbaru dari…

Gaming

October 10, 2026 - 0

FATAL FURY: City of the Wolves Kolaborasi Dengan Anime Tokyo Revengers

Mikey dan Draken dari anime Tokyo Revengers hadir di FATAL…
October 10, 2026 - 0

AMD Bawa FSR 4 ke APU, Dorong Performa Gaming Laptop & Handheld

AMD memastikan FSR 4 akan hadir di APU, guna meningkatkan…
October 10, 2026 - 0

Sony Patenkan AI yang Bisa Belajar dari Reaksi dan Kegagalan Pemain

Sony patenkan AI musuh yang membaca reaksi, dodge, parry, penggunaan…
October 9, 2026 - 0

GMK TriggerKey Hadirkan Tombol WASD Mechanical Yang Bisa Atur Titik Aktuasi

GMK hadirkan keycap TriggerKey, memungkinkan gamer mengatur titik aktuasi WASD…