NFV dari ZTE Gantikan Infrastrukur Hardware Telekomunikasi

NFV adalah bentuk migrasi untuk solusi hardware platfrom telekomunikasi konvensional, dengan metoder server Cmmercial Off The Shelf(CORS). NFV sangat berguna untuk meningkatkan kapasitas dalam jaringan telekomunikasi saat trafikdata meningkat. Penyedia layanan telekomunikasi yang memanfaatkan NFV tidak perlu membangun infrastruktur baru seperto router data, perangkat core networkm dan server untuk memenuhi demand dari melonjaknya trafik data. Tentunya ini lebih efektif dan efisien.
“Jangka waktu untuk penerapan teknologi baru pada jaringan telekomunikasi membutuhkan waktu hingga berbulan-bulan dan memakan biaya yang besar, “ ujar Tom Mao selaku VP Head of Presales ZTE USA. “Dengan NFV dimana semua teknologi hardware digantikan dengan sistem cloud, penyedia telekomunikasi bisa melakukannya hanya dengan hitungan jam bahkan menit,” lanjutnya.
Hal tersebut karena penyedia jaringan telekomunikasi tidak perlu repot-repot membeli hardware, mengimpor barang, melakukan konfigurasi dan uji coba sebelum digunakan. Dengan NFV semua menjadi serba instan. NFV nantinya juga akan sangat berguna dalam penerapan IoT yang tentunya sangat bergantung pada kondisi jaringan telekomunikasi
Saat ini solusi jaringan dengan teknologi NFV yang ditawarkan oleh ZTE telah digunakan setidaknya oleh 6 operator telekomunikasi besar global. Salah satunya adalah China Mobile dan AT&T. Saat ini ZTE juga telah berdiskusi dengan beberapa operator telekomunikasi di tanah air untuk penerapan teknologi NFV ini.
Membahas mengenai IoT (Internet of Things), ZTE adalah salah satu pemain industri yang fokus dalam pengimplementasian Internet of Things. Seperti yang dijelaskan oleh Silvio Fernandez selaku Director Marketing and Busssines Strategy of Global IoT Strategy ZTE Corp, IoT akan sangat memberikan efisiensi dan efektivitas dalam kehidupan manusia di segala bidang. Mulai dari industri, transportasi, kesehatan hingga sektor pemerintahan.
Dengan informasi yang disajikan secara realtime dan automatisasi beragam teknologi, semua aspek dalam aktivitas menjadi lebih lebih mudah. Misalnya pada sebuah perusahaan yang menggunakan banyak mesin alat berat, semua bisa dikendalikan dari jarak jauh. Informasi mengenai maintenance dan kondisi peralatan juga bisa dipantau dengan akurat. Ini bukan hanya di sektor industri, tetapi di semua bidang.
ZTE telah memiliki beberapa implementasi IoT di beberapa negara termasuk diantaranya China, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin. Adapun solusi yang dihadirkan sangat beragam termasuk Smart Home, Smart Lighting, Energy Metering, Survelliance, Helath dan lain-lain.
“Kami melihat potensi penerapan IoT yang besar di Indonesia adalah di bidang transportasi, logistik, healthcare, dan home,” ujar Silvio Fernandez. “IoT juga membuka kesempatan besar berbagai startup untuk menghadirkan inovasi baru yang berguna bagi masyarakat luas,” Lanjutnya.













